MY SWEET BABYSITTER

MY SWEET BABYSITTER
Masa lalu Jasmine


__ADS_3

Jasmine dan kedua anak asuhnya saat ini sudah berada di caffe. Mereka bertiga duduk bersisian dengan formasi Jasmine berada di tengah Rayan dan Raisa, dan di hadapan mereka ada wanita cantik bernama Nita.


"Hemmm." Nita bergumam sembari menyedos es jeruknya, kedua matanya memperhatikan dua bocah kembar yang menggemaskan itu.


"Jadi, kamu mengurus dua anak kembar ini?" tanya Nita dengan rasa penasaran yang masih berapi-api.


"Iya," jawab Jasmine mengangguk pelan.


"Sekarang jelaskan ke mana kau pergi selama 5 tahun ini? Kau hilang tanpa kabar bak di telan bumi! Oh My God!" Nita berbicara dengan gaya lebainya sembari memegangi kepalanya.


"Ceritanya sangat panjang, Nit-Nit. Kau pasti tidak akan pernah paham," jawab Jasmine seraya menghela nafas kasar.


"Jika kau menceritakan dengan detail, pasti akan bisa di pahami. Ya 'kan anak-anak manis," ucap Nita tersenyum manis pada dua anak kembar itu.


"Iya," jawab Rayan dan Raisa bersamaan, karena mereka saat ini sedang asyik memakan kentang keju, makanan favorite mereka.


Jasmine menghela nafas kasar, lalu menjelaskan dengan detail kepada Nita tentang kejadian 5 tahun ini. Jasmine menjelaskan kalau dirinya mengidap kanker otak stadium akhir, nyawanya hampir tidak bisa di selamatkan. Di saat bersamaan rumah sakit tempatnya berobat sedang melakukan eksperimen yang sangat ekstrime. Yaitu membekukan manusia yang nyawanya sedang kritis.


"Oh My God! Jadi kau di jadikan eksperimen?" Nita menganga tidak percaya. Ia pikir kejadian itu hanya ada di dunia film fantasi ternyata di kehidupan nyata pun ada.

__ADS_1


"Iya, selama 5 tahun tubuhku berada di dalam kapsul pembekuan. Aku di letakkan di sana sampai para dokter ahli menemukan obat untuk menyembukan penyakit mematikan yang sedang aku idap," jelas Jasmine lagi sembari menyesap jus yang ada di hadapannya.


"Maka dari itu semua biaya perawatan selama 5 tahun yang kau jalani di tanggung pihak rumah sakit? Karena kau menjadi eksperimen mereka?" tebak Nita.


"Yap! 1000 rupiah untukmu!" jawab Jasmine sambil tertawa pelan.


"Ish! Masak 1000 rupiah sih! satu jetong kek!" Nita pura-pura cemberut.


Jasmine tergelak melihat ekspresi temannya itu.


"Sekarang aku sudah tidak resah dan gelisah memikirkan hilangnya seorang mahasiswi terbaik dan tercerdas di fakultas Fashion designer." Nita tersenyum cerah dan bahagia sembari bertepuk tangan kecil.


"Iya, aku juga mau, Kak," sahut Rayan tidak mau kalah.


"Tenang anak-anak manis. Ada Kak Nita yang akan mentraktir kalian semua." Nita menepuk dadanya dengan gaya sok sombong lalu memanggil waitres untuk memesan kentang keju dua porsi.


"Terima kasih Kak Genit," jawab Rayan dan Raisa bersamaan sambil tertawa cekikikan.


"Hei!!! Bukan Genit tapi Nita!" Nita pura-pura kesal dan marah kepada dua anak kembar itu.

__ADS_1


"Hih! Lagi pula yang di bicarakan anak-anak memang benar, kalau kau adalah gadis yang genit!" Jasmine membelea kedua anak asuhnya, lalu tergelak keras.


Nita semakin cemberut di buatnya, sambil menatap Jasmine dan dua anak kembar itu tertawa bersamaan.


"Jas! Aku baru menemukan sesuatu yang mustahil!" seru Nita pada Jasmine yang masih menertawakannya.


"Apa?" tanya Jasmine masih menyisakan tawanya.


"Mereka berdua sangat mirip denganmu, jangan-jangan ..." Nita menggantung ucapannya sembari menatap Jasmine dengan sangat serius.


"Apa?" Jasmine masih tidak mengerti.


"Kau ingat kejadian 5 tahun yang lalu, mungkin sebelum kau di bekukan, bukankah kau pernah ..." Nita menggantung ucapannya lagi, kedua tangannya bergerak di depan perut seolah membentuk bulatan, seperti bulatan perut wanita hamil.


Jasmine mematung beberapa saat. Ia berusaha mengingat kejadian 5 tahun yang lalu, dan tiba-tiba ia melotot lebar seraya menatap Nita lalu ia menggeleng dengan pelan.


"Tidak mungkin, Nit-Nit," jawab Jasmine dengan lirih karena dirinya sangat syok.


***

__ADS_1


Kira-kira apa yang terjadi? Jangan lupa like-nya ya❤❤💋


__ADS_2