MY SWEET BABYSITTER

MY SWEET BABYSITTER
Extra Part 2


__ADS_3

Jasmine dan bayinya sudah di pindahkan ke ruang rawat VIP. Semua keluarganya termasuk kedua anaknya berkumpul di sana untuk melihat bayi gembul.


"Uluh ... uluh gemasnya. Ya, ampun ini pipi atau bakpao?" Ratih rasanya ingin menggigit pipi gembul cucunya yang ada di pangakuannya.


"Kenapa bayi kalian bisa sebesar ini? Jadi gemas banget." Kirana menggigit kecil lengan cucunya hingga membuat cucunya itu menangis keras, tapi untungnya si gembul langsung diam ketika di timang-timang oleh Ratih. Tidak lupa, Ratih memarahi besannya yang telah menggigit cucunya.


"Dari awal kehamilan Jasmine suka makan dan minum yang manis-manis, padahal dokter sudah menyarankan untuk tidak memakan atau minum yang manis, tapi menantumu ini sangat bandel." Ricko mencubit gemas hidung istrinya yang duduk di atas bed pasien.


Kirana tersenyum melihatnya, sambil berkata, "yang penting bayinya sehat dan selamat."


"Benar, Mom," jawab Jasmine sambil mencebik ke arah suaminya.


"Jadi, nama adik bayi siapa, Mom?" tanya Raisa sambiln mengelus pipi adiknya yang sangat menggemaskan. Raisa sangat senang dan bahagia saat melihat adiknya yang sangat menggemaskan.


"Raka Clark," jawab Ricko kepada putrinya.


"Kenapa nama anak-anakku berawalan dengan huruf 'R' semua?" protes Jasmine kepada suaminya.


"Hanya namanya saja sayang, kau tetap menjadi pemenangnya karena wajah ketiga anak kita mirip denganmu! Ah, sial ... padahal aku yang paling bekerja keras!" dumel Ricko seraya berdecap.

__ADS_1


"Hei! Kata siapa hanya kau yang bekerja keras? Kau pikir mengandung selama 9 bulan itu tidak melelahkan? Kau pikir melahirkan itu tidak menyakitkan? Hah?" kesal Jasmine seraya menyipitkan kedua matanya, menatap sengit pada suaminya yang kini tersenyum meringis ke arahnya.


"Ha ha ha, jangan marah ya. Aku hanya bercada. Sayangku, cantiku dan bidadariku," rayu Ricko pada istrinya yang terlihat kesal kepadanya.


"Lupakan saja, sekarang aku sangat lapar, ingin makan soto ayam, sate ayam, sup daging yang di makan dengan nasi hangat, emh ... ketoprak sepertinya juga sangat enak." Ucapan Jasmine membuat semua orang di sana melongo.


"Jas, kau baru saja operasi jadi tidak boleh makan banyak-banyak lebih dulu." Jeje memberitahu cucu menantunya dengan lembut agar Jasmine tidak tersinggung, maklum wanita yang baru saja melahirkan itu mood swing.


Melihat wajah istrinya yang sedih, membuat Ricko langsung bersuara.


"Atau kamu pilih salah satu makanan yang kamu inginkan itu, aku akan membelikannya untukmu, Sayang," ucap Ricko seraya mengelus pucuk kepala istrinya.


"Boleh?" tanya Jasmine menatap suaminya.


"Kalau begitu sup daging saja dan nasi hangat. Terima kasih, Daddy." jawab Jasmine lalu memeluk suaminya dengan penuh kehangatan.


"Apa pun untukmu," bisik Ricko penuh cinta.


Jasmine menjadi lumer mendengarnya.

__ADS_1


"Daddy, aku juga lapar," rengek Rayan dan Raisa bersamaan.


"Hooh, kami juga lapar!" sahut yang lainnya.


Ricko terkekeh lalu segera mengambil ponselnya untuk memesan makanan melalui aplikaso Food-Go.


"Baiklah, kalian sebentar lagi akan mendapatkan makanan kalian," jawab Ricko seraya menyimpan ponselnya ke dalam kantong celana, lalu kembali memeluk istrinya dengan erat.


"Apakah perutmu sakit?" tanya Ricko.


"Tidak, dokter memberikan obar terbaik, jadi luka sayatannya sudah mengering," jawab Jasmine.


"Secepat itu?" tanya Ricko, dan diangguki oleh istrinya.


"Aku harap cepat kering dan kamu segera pulih, agar kita bisa membuat adik untuk si gem ... Arghh!!" belum selesai  bicara, ia mendapatkan cubitan dari istrinya.


"Kau saja yang hamil dan melahirkan!" kesal Jasmine, bisa-bisanya suaminya berkata seperti itu, padahal dia baru saja melahirkan si gembul 3 jam yang lalu.


"He he he." Ricko tertawa meringis menanggapi ucapan istrinya sambil mengelus perutnya yang masih terasa sakit karena di cubit Jasmine.

__ADS_1


***


LIke-nya bestie


__ADS_2