
Hallo, semuanya. Maaf beberapa hari ini nggak update, karena emak otor lagi sakit🙏. Dan hari ini mulai update lagi, tapi mohon maaf bila sedikit, karena kondisiku belum stabil. Terima kasih semuanya, atas kesediaanya menunggu kisah JaRik❤🥰
*
*
Dua minggu kemudian. Hasil Tes DNA sudah keluar, begitu pula dengan hasil serangkaian tes lainnya. Ricko sangat senang dan juga bahagia karena hasil tes membuktikan kalau Jasmine adalah ibu kandung dari kedua anak kembarnya. Selain itu, sumsum tulang belakang Jasmine juga cocok dengan Raisa. Pada hari itu juga, Ricko memerintahkan dokter untuk secepatnya melakukan operasi pendonoran sumsum tulang belakang.
“Apakah kau siap, Jas?” tanya Ricko kepada Jasmine yang sudah memakai baju steril.
Jasmine menghela nafas panjang kemudian mengangguk pelan sebagai jawaban. Dia sebenarnya takut, akan tetapi dia harus bisa melakukan semua ini demi putrinya.
“Aku sangat berterima kasih kepadamu, karena sudah mau berkorban untuk Raisa,” ucap Ricko dengan raut wajah yang tidak terbaca.
Jasmine menggigit bibir bawahnya dengan kuat, kedua matanya berkaca-kaca, “aku tidak pernah memberikan apa-apa kepada mereka, dan anggap saja ini sebagai gantinya,” jawab Jasmine dengan suara yang bergetar.
Ricko menganggukkan kepalanya beberapa kali, kemudian ia memundurkan langkahnya, saat tempat tidur pasien itu akan di dorong oleh beberapa perawat menuju ruang operasi. Sedangkan Raisa sudah berada di ruang operasi sejak beberapa menit yang lalu.
__ADS_1
*
Ratih—ibu Jasmine—berlari di koridor rumah sakit menuju ruang operasi. Wanita paruh baya itu tidak kenal lelah meski nafasnya sudah tersengal. Sampai di depan ruang operasi, ia melihat sosok Ricko yang menjadi majikan putrinya.
“Sebenarnya apa yang terjadi kepada putriku? Sehingga dia mau mendonorkan sumsum tulang belakangnya untuk putrimu?!” tanya Ratih dengan nada sarkastik, pasalnya dia sangat mengkhawatirkan kondisi putrinya yang satu bulan lalu baru sembuh dari penyakit mematikan, dan sekarang putrinya harus masuk ke dalam ruang operasi lagi dan bertaruh nyawa? Oh Tuhan, ibu mana pun tidak akan ada yang terima.
Ricko yang tertunduk di depan ruang operasi langsung menoleh saat mendengar pertanyaan Ratih.
“Apakah Anda ibunya Jasmine?” tanya Ricko seraya beranjak dari duduknya, kemudian ia mengulurkan tangannya bertanda jika ia ingin berjabat tangan, akan tetapi siapa sangka tangannya itu langsung di tepis oleh Ratih dengan kasar.
Ratih datang ke rumah sakit tersebut setelah mendapatkan kabar dari putrinya sendiri.
“Bu, maaf sebelumnya---” belum selesai bicara tapi Ratih sudah memotong pembicaraan Ricko.
“Kau sudah membuat putriku berada di jurang kematian!! Apakah kau tidak berpikir sebelumnya hah!” bentak Ratih penuh emosi, kedua matanya memerah dan berkaca-kaca bertanda jika dirinya saat ini sedang emosi dan juga kecewa.
“Bu, semua akan baik-baik saja,” jawab Ricko, berusaha menenangkan Ratih yang sedang di selimuti emosi.
__ADS_1
“Kau tidak tahu apa-apa tentang Jasmine! Kau tidak mengenalnya sama sekali, bahkan kau tidak tahu tentang kondisinya, bagaimana kau bisa berkata ‘TENANG’ kepadaku!” balas Ratih yang belum bisa menurunkan emosinya.
*
Di dalam ruang operasi, Tim Dokter saat ini berjuang keras untuk keberhasilan operasi tersebut. Tapi, jika Tuhan berkehendak lain, maka apa pun bisa terjadi, seperti Jasmine saat ini, di tengah operasi tiba-tiba kondisinya menurun, bahkan detak jantungnya mulai melemah.
Ya, Jasmine sebelumnya memang tidak mengatakan kepada dokter tentang riwayatnya yang pernah mempunyai penyakit kanker otak dan di bekukan selama 5 tahun, karena jika dia memberitahukan riwayat penyakitnya maka dokter tidak akan mengizinkannya untuk mendonorkan sumsum tulang belakangnya kepada Raisa. Dia melakukan semua itu hanya ingin menyelamatkan hidup Raisa, malaikat kecilnya.
“Mana yang harus kita selamatkan?” tanya salah satu dokter dengan raut wajah yang cemas.
Di sela tidak keberdayaannya, Jasmine masih mampu mendengar suara para dokter yang terdengar kebingungan.
“Putriku.” Jasmine berkata lirih, nyaris tidak terdengar.
**
Jangan lupa like dan dukungan lainnya ya❤🥰
__ADS_1