
Rayan, Raisa, Ricko dan Jasmine menuju ke rumah utama keluarga Clark. Mereka berempat terlihat seperti keluarga kecil yang sangat bahagia.
Tidak berselang lama, mobil yang mereka tumpangi sampai di halaman rumah mewah, tepatnya sebuah istana megah yang ada di salah satu perumahan mewah di pusat kota.
Kedatangan mereka di sambut oleh Kirana dan Jeje di halaman rumah.
“Oma, dan Oma uyut!” seru kedua anak kembar itu bersamaan saat turun dari mobil.
“Aduh, si kembar yang menggemaskan. Raisa sudah sehat sekarang,” ucap Jeje seraya menggendong Raisa dan menciumi wajah bocah cantik dan menggemaskan itu dengan penuh kasih sayang.
“Ini semua berkat Mommy,” jawab Raisa sambil tersenyum sembari menunjuk Jasmine yang berjalan di samping Ricko.
“Mommy?” ucap Jeje dan Kirana bersamaan lalu menatap ke arah Jasmine. Tapi, tatapan mereka langsung teralihkan pada Rayan yang merengek.
“Oma uyut, Rayan mau di gendong juga.” Rayan merengek sembaeri mengulurkan kedua tangannya bertanda jika dia tidak sabar di gendong oleh Oma uyut-nya.
“Rayan di gendong sama Oma saja ya.” Kirana tersenyum dan bersiap menggendong cucunya itu, akan tetapi Rayan langsung menepis tangannya.
__ADS_1
Kirana hanya menghela nafas panjang dan mencoba bersabar untuk mendekati kedua cucunya yang seolah masih membencinya.
Jeje tersenyum lalu menurunkan Raisa yang cemberut sebal, seolah gadis kecil itu tidak rela berbagi Oma uyut dengan Rayan.
“Wlekkk!” Rayan menjulurkan lidahnya kepada Raisa, saat dirinya di gendong oleh Jeje.
Raisa semakin sebal dengan tingkah Rayan yang sangat menjengkelkan, gadis kecil itu menghentakkan kedua kakinya bergantian dengan rasa jengkel luar biasa.
“Ayo, kalian harus segera masuk, karena makan malam sudah siap,” ucap Kirana mempersilahkan masuk Ricko dan Jasmine.
“Terima kasih, Nyonya,” jawab Jasmine tersenyum ramah.
Di ruang makan sudah ada Xander dan Nathan yang menunggu di sana.
Kedua anak kembar yang menggemaskan itu sontak saja langsung beralih dan memeluk Opa uyut mereka secara bersamaan.
Nathan tersenyum melihat tingkah kedua cucunya itu, tapi dia merasa cemburu dengan hal itu pasalnya si kembar tidak mau dekat dengannya.
__ADS_1
Makan malam segera di mulai. Jasmine terlihat sangat telaten melayani si kembar yang sedang rewel pada malam itu. Jasmine terlihat sangat menyayangi dan mengasihi
si kembar dengan setulus hati.
Semua tindakan Jasmine tidak luput dari pengawasan semua orang yang ada di meja makan tersebut. Kirana dan Jeje saling pandang kemudian mereka menganggukkan kepala sambil tersenyum tipis.
Tidak terasa makan malam sudah selesai. Rayan dan Raisa sudah mengantuk dan mereka rewel ingin segera tidur.
“Nah, ini adalah kamar Ricko, biasanya mereka akan tidur di sini saat sedang menginap di rumah ini,” ucap Kirana kepada Jasmine saat mereka memasuki kamar mewah di salah satu rumah tersebut.
Rayan dan Raisa segera berlari ke atas tempat tidur, dan merebahkan diri di sana. Sedangkan Jasmine masih berbicang dengan Kirana di tengah kamar tersebut.
“Lalu kamar untuk saya, Nyonya. Mohon maaf sebelumnya,” ucap Jasmine lalu menundukkan pandangannya.
“Kamu tidur di sini bersama anak-anak, nanti Ricko bisa tidur di kamar lain,” jawab Kirana tersenyum tipis, lalu segera berpamitan keluar dari kamar tersebut, karena dia harus segera berkumpul di ruang pribadi Xander untuk membicarakan hubungan Ricko dan Jasmine.
“Terima kasih, Nyonya,” ucap Jasmine ketika Kirana sudah berada di ambang pintu kamar tersebut. Kirana menoleh dan tersenyum senang sebagai jawaban.
__ADS_1
***
Buat silent readers, jangan lupa kasih like-nya. Karena 1 like sangat berarti untuk emak ❤🙏