MY SWEET BABYSITTER

MY SWEET BABYSITTER
Pria mesum!


__ADS_3

“Aku setuju,” jawab Jeje dan Xander bersamaan sambil menatap Ricko.


Sedangkan Nathan masih terlihat memikiran semua itu. “Apa alasanmu memilih Jasmine?” tanyanya kepada putranya.


“Dad, tidak perlu alasan lagi! Ricko selama ini tidak mau menikah dan sekarang dia berubah pikiran ingin menikahi Jasmine, pasti gadis itu adalah gadis yang spesial karena sudah mengubah putra kita yang keras kepala ini,” sahut Kirana kepada suaminya.


“Tapi, cucu kita?” Nathan menatap istrinya dan putranya bergantian.


“Jasmine terlihat sangat menyayangi si kembar, jadi aku rasa tidak perlu ada yang di khawatirkan,” kali ini Jeje yang bersuara.


Ricko menghela nafas panjang seraya menatap semua orang yang ada di ruangan tersebut. “Satu alasan besar yang mendorongku ingin menikahinya adalah karena aku sangat menyukainya, dan selain itu karena dia adalah ibu kandung kedua anakku.” Penjelasan Ricko membuat semua orang di sana terkejut bukan kepalang.


“APAAAAAAA?!” sahut ke empat orang tersebut sangat terkejut saat mendengar kalimat terakhir yang di ucapkan oleh Ricko yang menyatakan kalau Jasmine adalah ibu kandung si kembar.


“Apa? Kenapa kalian terkejut seperti itu? Padahal aku ‘kan berkata jujur,” ucap Ricko dengan santainya sembari mengambil secangkir teh hangat yang tersaj di atas meja yang ada di hadapannya, dia menyesap teh hangat itu sedikit demi sedikit, aroma teh melati dan rasa manis dari teh tersebut mampu menenangkan jiwa dan raganya.


“Jadi bagaimana? Kalian setuju atau tidak jika aku menikahi Jasmine?” tanya Ricko seraya meletakkan teh hangatnya kembali ke tempatnya.

__ADS_1


“Ricko, kami butuh penjelasan tentang Jasmine yang menjadi ibu kandung si kembar,” jawab Kirana penasaran.


Akhirnya Ricko menceritakan semuanya dari awal sampai akhir dengan detail dan tidak ada yang terlewat sama sekali.


Semua orang di sana akhirnya mengerti dan betapa menderitanya Jasmine selama ini, akhirnya mereka membuat keputusan final yaitu menyetujui dan memberi restu kepada Ricko yang ingin menikahi Jasmine.


Ciee, bentar lagi kawin, eh nikah maksudnya🤭🤭


“Apakah Jasmine sudah tahu tentang rencanamu ini?” tanya Nathan kepada putranya.


“Tentu saja ... belum, he he he he,” jawaban Ricko membuat semua orang di sana tepuk jidat.


“He he he, aku hanya takut di tolak olehnya.” Ricko berkata jujur sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Tingkah Ricko membuat semua orang di sana geleng-geleng kepala.


Dasar bocah edan!

__ADS_1


*


*


Setelah mendapatkan restu dari keluarganya, Ricko terlihat sangat senang sekali. Pria tampan itu segera menuju kamarnya untuk membicarakan hal ini kepada Jasmine.


Akan tetapi saat sampai di kamarnya, ia menjadi lupa dengan tujuannya saat melihat Jasmine tertidur pulas dengan kedua anaknya. Entah kenapa kedua kakinya sangat gatal dan hatinya ingin ikut bergabung tidur dengan mereka.


Di sinilah Ricko saat ini, merebahkan diri di samping Jasmine sambil memeluk gadis itu dari belakang. Ia menghirup aroma tubuh Jasmine yang begitu menenangkan dan sangat di rindukannya.


Ricko berharap jika Jasmine tidak terbangun, agar dia tidak terkena tendangan maut dari gadis bar-bar tersebut.


Mencuri kesempatan dalam kesempitan adalah hal yang sangat mengasyikkan bagi Ricko.


Dasar pria licik dan mesum!


Ricko semakin mengeratkan pelukannya di perut Jasmine, dan tidak berselang lama dia ikut terlelap, menyelami mimpi bersama Jasmine.

__ADS_1


***


Menanti Ricko dapat tendangan maut dari Jasmine🤣🤣🤣🤣


__ADS_2