MY SWEET BABYSITTER

MY SWEET BABYSITTER
Extra Part 6 (END)


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir masa nifas Jasmine. Ada yang sangat bahagia di balik selesainya masa nifas tersebut. Yup, siapa lagi kalau bukan Ricko.


Hot Daddy itu saat ini sedang membuat origami burung yang terakhir lalu memasukkan ke toples dan menyimpannya ke dalam lemari. Pria tampan itu saat ini hanya mengenakan boxer saja, sepertinya dia sudah siap melakukan anu, wk wk wk.


"Hai, Mommy, sudah siap belum?" tanya Ricko kepada istrinya yang sedang duduk sambil mainkan ponsel di sofa kamar.


Jasmine yang sedang sibuk menekuri layar ponselnya pun menoleh menatap suaminya yang berdiri tidak jauh dari sana sambil berkaca pinggang dan menggoyangkan pinggang ke depan dan ke belakang, seperti gerakan memompa.


Jasmine meletakkan ponselnya di atas meja, lalu ia kembali menatap suaminya tapi kali ini diiringi dengan gelak tawa.


"Ha ha ha, Daddy sedang apa? Cacingan?" Jasmine pura-pura polos dan tidak mengerti, padahal ia tahu kalau suaminya menginginkan hak-nya setelah berpuasa 40 hari.


Ricko yang tadinya sangat bersemangat sambil terus tersenyum, kini berubah cemberut setelah mendengar ledekan istrinya.


"Sayang! Ayolah!" rengek Ricko seperti Rayan yang sedang merajuk kalau menginginkan sesuatu tidak kunjung di kabulkan.


"Ayo? Ayo ke mana?" goda Jasmine lagi seraya beranjak dari duduknya, menghampiri suaminya yang semakin cemberut. Kini ia berada di hadapan suaminya sambil tersenyum muanis lalu kedua tangannya mengalung di leher Ricko yang kokoh itu.

__ADS_1


"Ck! Jangan menggodaku!" kesal Ricko menatap singit istrinya, ia melepaskan kedua tangan istrinya akan tetapi Jasmine menahannya.


"Jadi nggak? Aku sudah siap loh. " Jasmine berbisik dengan suara sensual tepat di depan bibir suaminya, lalu ia melayangkan ciuman manis di bibir tebal itu, dan langsung dibalas beringas oleh Ricko.


"Malam ini akan menjadi malam yang panjang, aku tidak akan melepaskanmu." Ricko berkata ketika ciuman mereka terlepas. Kemudian Ricko menggendong istrinya ala brydal style dan merebahkannya di atas tempat ranjang yang terbingkai dengan sprei bermotif bunga mawar. Pakaian mereka berdua juga sudah bertebaran di atas lantai, dan tubuh mereka berdua saat ini polos tanpa sehelai benang.


"Anak-anak sudah aman 'kan?" tanya Ricko yang kini mengungkung tubuh sexy istrinya. Ia takut kalau pas lagi enak-enaknya terganggu dengan tangisan anak mereka.


"Aman, karena ada tiga Oma yang menjaga."


Perang ranjang itu pun segera di mulai. Ricko mencumbu tubuh istrinya tanpa ada yang terlewat sama sekali. Dia sangat merindukan tubuh sexy itu, tubuh yang selalu membuatnya candu, dan membuatnya seolah terbang ke atas awan.


"Daddy, yang ini jangan." Jasmine mengingatkan suaminya agar tidak menyentuh bukit kembarnya.


"Minta sedikit, jangan pelit! Lagi pula Baby Raka juga tidak tahu kalau aku mengambil jatahnya, he he he." Ricko tidak mendengarkan istrinya, ia langsung mancaplok pucuk dada istrinya yang terlihat sangat menggoda dan sangat dirindukannya.


Ah, Ya ampun.

__ADS_1


Jasmine ingin tepuk jidat rasanya, karena suaminya sekarang menjadi sangat  absurd, wk wk wk.


Namanya juga keturunan, Oma Gesrek. ha ha ha


Hawa panas di tubuh keduanya semakin meningkat saat pasangan suami istri itu semakin bergairah ketika sudah melakukan penyatuan. Deru nafas saling memburu, peluh membanjiri tubuh keduanya, di tambah lagi suara percintaan semakin riuh terdengar, menambah semangat pada diri Ricko yang sedang bergerak diatas istrinya.


Malam hari itu Ricko dan Jasmine sangat bahagia, karena bisa kembali merasakan surga dunia setelah 40 hari berpuasa hingga pada akhirnya mereka mencapai pelepasan bersama-sama setelah hampir satu jam bertempur.


"I Love You, Mommy." Rickon mengecup bibir dan kening Jasmine bergantian, sebagai tanda ungkapan cinta dan terima kasihnya.


TAMAT  LAGI.


Sudah tamat lagi aja, sampai di sini perjumpaan kita semua dengan Ricko dan keluarganya. Semoga aja nanti Emak ada ide membuat sequel anak-anak mereka, amin.


Terima kasih semunya, and see you di lapaknya Mike dan Zahra.


Love kalian banyak-banyak, sebanyak pohon cabenya pak mamad.

__ADS_1


__ADS_2