MY SWEET BABYSITTER

MY SWEET BABYSITTER
Apakah itu tongkat?


__ADS_3

CUP


Kedua mata Jasmine terbuka lebar saat ada benda kenyal mendarat di permukaan bibirnya.


Lagi?


Kulkas lima pintu itu kembali menciumnya? Apa maksud dari semua ini?


Jasmin bertanya di dalam hatinya, dan tentu saja dia tidak menemukan jawabannya.


Di saat Jasmine sedang bergelut dalam pikirannya, dia mulai merasakan kalau jantungnya berdetak tidak karuan.


Perasaan apa ini? Pikir Jasmine.


Tidak mungkin 'kan kalau dia menyukai bosnya yang berengsek itu?


Bagaimana tidak di sebut berengsek kalau Ricko selalu mencuri ciuman darinya.


Ricko melepaskan tautan bibirnya, ia menatap Jasmine yang juga tengah menatapnya.


"Apa?!" tanya Ricko dengan datar.


Jasmine menatap Ricko dengan sengit, kemudian dengan perasaan kesal ia memukul pundak pria tersebut beberapa kali.

__ADS_1


"Bapak sudah mencuri ciuman pertamaku, dan sekarang juga mencuri ciuman keduaku?! Tapi, dengan teganya Bapak tidak merasa bersalah sama sekali? Bapak pikir aku ini wanita murahan, hah?!" geram Jasmine, masih memukuli pundak Ricko dengan kesal luar biasa.


Ricko menatap datar Jasmine, kemudian ia menangkap tangan Jasmine yang masih memukuli pundaknya.


"Aku tidak menganggapmu murahan," jawab Ricko, masih dengan suara yang datar.


Ck!


Jasmine berdecap kesal seraya beranjak dari pangkuan Ricko karena dia mulai merasa tidak nyaman, karena dia merasakan sesuatu yang mengganjal di bawah bokongnya.


Hem ... apakah yang menonjol itu? Emak masih volos, wk wk wk.


Sayangnya gerakan Jasmine yang akan turun dari pangkuan Ricko harus terhenti saat kulkas lima pintu itu melingkarkan kedua tangan kekarnya di pinggang Jasmine.


"Sebanernya Anda ini kenapa sih?!" geram Jasmine sekaligus merasa heran pada bosnya.


"Aku yang serharusnya bertanya kepadamu! Kau menggunakan pelet 'kan? Karena saat berada di dekatmu jantungku selalu deg-degan dan kau seolah mempunyai magnet yang selalu menarikku agar mendekat kepadamu!" jawab Ricko sambil meletakkan dagunya di pundak Jasmine.


"Iya, aku memakai pelet semar mesem! Puas!" jawab Jasmine seraya menggoyangkan pundaknya agar dagu Ricko lepas dari sana.


Ricko menatap Jasmine dengan datar, kemudian ia menyentil kening gadis yang masih berada di pangkuannya itu dengan keras, membuat Jasmine meringis kesakitan.


"Sakit!!!" Jasmine meringis sambil mengusap keningnya berulang kali.

__ADS_1


"Aku sangat membenci Anda tuan! Demi apa pun aku sangat membenci Anda dari dalam sampai luar dan dari atas sampai bawah!!!!" ucap Jasmine dengann kesal seraya beranjak dari pangkuan Ricko.


"Kau yakin akan membenciku dari luar sampai dalam?" tanya Ricko seraya mengembangkan senyumannya yang sangat menyebalkan di mata Jasmine.


Jasmine tidak menjawab pertanyaan Ricko, namun gadis tersebut malah melontarkan pertanyaan lainnya sambil mengusap bokongnya.


"Apa itu? Kenapa begitu mengganjal di bokongku?!" Jasmine menatap sela paha Ricko dengan tatapan heran.


"Dasar mesum! Apa yang kau lihat?!" Ricko membekap sela pahanya dengan kedua tangannya.


"Hei! Aku hanya bertanya saja, apakah di sana ada tongkatnya? Tapi, kenapa Bapak mengataiku mesum?!" tanya Jasmine lagi dengan raut kesal


"Karena pertanyaanmu itu sangat ambigu!" jawab Ricko seraya memalingkan wajahnya sambil menahan rasa malu yang luar biasa.


"Sungguh memalukan!" batin Ricko. Wajahnya kini terlihat memerah seperti kepiting rebus.


Tidak menyangka gadis tersebut sangat polos luar biasa.


****


Ada yang tegak tapi bukan tongkat, lalu apakah itu? 🤣🤣


Like dan dukungannya jangan lupa ya❤

__ADS_1


__ADS_2