MY SWEET BABYSITTER

MY SWEET BABYSITTER
Aku harus apa?


__ADS_3

Pucuk di cinta ulam pun tiba. Ricko seperti mendapatkan segelas air di pandang pasir. Ricko menatap punggung istrinya yang membelakanginya.


“Pak, lepaskan resleting di gaun ini, tanganku tidak sampai,” pinta Jasmine seraya menggoyangkan punggungnya. Dia sudah tidak tahan memakai gaun pengantin itu karena bikin gerah dan sangat berat.


“Iya.” Ricko segera mengulurkan kedua tangannya, dan membuka resleting tersebut dengan hati-hati.


GLEK!


Ricko menelan ludahnya dengan kasar saat punggung Jasmine yang putih, mulus, dan lembut terpampang di depan matanya.


Hasratnya yang tadinya menggebu ingin melakukan malam pertama entah kenapa langsung padam ketika dia merasakan jantungnya berdetak sangat cepat. Ini adalah pengalaman pertamanya, dan dia tidak tahu harus mulai dari mana, mendadak otaknya nge-lag bersamaan dengan rasa gugup menghantam jiwanya.


Ya ampun, Ricko. Kamu ternyata masih sangat polos ya, wk wk wk wk.🤣


“Pak, sudah belum?” tanya Jasmine.


“Su-sudah,” jawab Ricko dengan suara terbata karena gugup.


“Terima kasih, kalau begitu Bapak bisa keluar, karena aku mau mandi,” ucap Jasmine sembari memegangi gaun bagian depan dengan erat, agar tidak melorot.

__ADS_1


“Apa, kamu mengusirku?”


“Bukan mengusir, tapi aku malu.” Cicit Jasmine tersipu malu.


“Malu karena apa? Bukankah kita sudah menikah jadi menurutku aku sudah sah dan berhak atas dirimu dan juga tubuhmu itu,” ucap Ricko terdengar kesal.


“Pak! Kenapa bicaramu frontal sekali?” Jasmine semakin malu di buatnya, dan wajahnya semakin merah seperti buah tomat yang matang di pohon.


“Aku berkata apa adanya, jadi kamu akan berdosa jika selalu bersikap seperti ini kepadaku!” Ricko berkata sambil berjalan keluar dari kamar mandi. Baiklah, malam ini dia akan melepaskan Jasmine, tapi tidak untuk malam berikutnya.


Jasmine menghembuskan nafasnya dengan kasar, bukannya merasa lega dia malah semakin gelisah dan juga resah saat mendengar perkataan suaminya barusan.


“Aku berdosa? Jadi, aku harus apa?” gumam Jasmine bingung.


*


*


Ricko langsung meletakkan ponselnya di atas meja seraya menatap istrinya yang juga sedang menatapnya. Tubuh Jasmine terlihat sangat sexy, putih dan mulus, membuat Ricko sampai menelan ludahnya berulang kali pemandangan indah itu.

__ADS_1


“Jadi aku harus apa agar tidak berdosa?” tanya Jasmine dengan segala kepolosannya.


“Anak-anak baru saja tidur, jadi malam ini tidak perlu melakukan apa-apa,” jawab Ricko sambil menahan tawa ketika Jasmine menggembungkan kedua pipi sambil memasang wajah sebal padanya.


“Ish! Dasar menyebalkan!” kesal Jasmine, lalu masuk ke kamar mandi untuk memakai baju tidurnya, tidak berselang lama dia keluar dari kamar mandi lalu menghampiri suaminya.


Ricko yang kembali fokus ke ponselnya langsung mengalihkan pandangan, menatap istrinya yang berdiri di depannya.


“Mine, kenapa memakai baju ini? Di sini ada anak-anak bagaimana kalau mereka melihatnya.” Ricko menelan ludahnya dengan kasar, melihat istrinya yang hanya mengenakan lingerie berwarna hitam yang sangat kontras dengan kulit putih Jasmine.


Bahkan senjatanya yang bersembunyi dibalik jeruji kain langsung tegak menantang seolah siap bertempur di medan perang.


Sungguh menguji iman! Apakah Jasmine saat ini tidak sadar kalau sedang membangunkan singa yang sedang kelaparan?!


Melihat istrinya yang sangat sexy dan cantik, Ricko menjadi tidak tahan kemudian menarik tangan Jasmin hingga terjatuh di pangkuannya. Ricko yang sudah sangat bergairah langsung mencaplok bibir Jasmine sangat rakus.


CUP


***

__ADS_1


Cap cip cup kembang kuncup🤣🤣🤣🤣


Sorry, eyke baru selesai nyuci jadi jemuranya di gantung dolo🤣🤣🤣


__ADS_2