
Setelah selesai menyapu halaman dan bercanda ria dengan tetangga alika kembali masuk kerumah nya dengan langkah semangat bibir yang selalu melebar dengan senyuman nya membuat alika merasa hilang beban untuk hari ini. Semalam alika menghubungi yuda melalui aplikasi chatnya. Awalnya alika ragu tapi dia berusaha untuk membuka hatinya lagi agar bisa lebih semangat untuk menjalani hari harinya.
"Assalamualaikum!" Ucap alika mengirim chat pada yuda.
"Waalaikumsalam. Siapa yaa?" Tanya yuda membalas chat dari alika.
"Aku alika anaknya mama ema! Katanya kamu meminta aku menghubungimu? Ada apa?" Tanya alika dengan menutupi wajahnya Dengan satu tangan sambil senyum senyum sendiri seakan yuda ada dihadapan nya.
"Oooh iyaa.. Aku ingin mengenalmu lebih dekat lagi? Apa boleh?" Tanya yuda memulai pembicaraan serius nya.
"Oooh begitu.. Tapi aku sudah punya anak! Apa kamu mau denganku yang sudah memiliki anak?" Tanya balik alika agar yuda tau akan status alika yang sebenarnya.
"Tidak masalah bagiku asalkan kamu juga mau menerimaku apa ada nya!" Jawab yuda memastikan
Alika tidak membalas chat yuda lagi. Dia berjingkrak jingkrak layaknya anak gadis yang sedang jatuh cinta. Alika menutupi wajahnya dengan senyum lebarnya seakan dirinya sedang mendapatkan lotre 1 milyar. Dari kesekian kalinya baru kali ini alika mau membuka hatinya lagi semenjak putus dari yudi. Saat menikah dengan tajudin pun alika tidak mencintai suaminya bahkan mencintai yudi sang mantan kekasih. Alika kembali duduk mengambil ponselnya lagi dan membalas chat yuda setelah berjingkrak keriangan.
"Yaa kita jalani saja dulu. Untuk kedepan nya biar waktu yang menjawab!" Ucap alika mencoba tetap tenang dengan tubuh gemetaran mengibaskan tangan nya diwajah nya seakan udaranya sangat panas sambil mengayunkan kakinya yang saat ini duduk di sudut ranjang nya.
"Jadi aku ditrima nih untuk jadi kekasihmu?" Tanya yuda memastikan hubungan nya dengan alika.
Alika kembali meloncat loncat dan lari ditempat dengan senyum lebarnya begitu bahagianya. Alika menatap chat nya dengan yuda tidak tau harus menjawab apa saat ini. Alika menggendong anaknya hingga melayang layang kan di udara dan menciuminya sambil menggelitiki membuat anaknya tertawa lucu nan menggemaskan. Alika mengajak anaknya bicara layaknya bicara dengan orang dewasa.
"Sayang! Mama bahagia sekali hari ini! Mama akan mempunyai kekasih yang penyayang tidak seperti ayahmu yang tidak menganggap mu lagi! Mama akan menikah lagi nanti sayang!" Antusias alika mengajak anaknya bicara dan kembali menggendong nya dan melayangkan nya diudara.
Dengan begitu bahagia nya alika didalam kamar nya berdua dengan anaknya tanpa diketahui ema sang ibu. Alika masih diam tentang hubungan nya dengan yuda. Alika ingin yuda sendiri yang memberitau ema tentang hubungan kedepan nya dengan dirinya. Alika kembali membalas chat yuda memberi jawaban kepastian hubungan nya.
"Iyaa kamu diterima!" Jawab alika kembali berlari ditempat dan melompat kegirangan dan menutupi wajahnya.
"Alhamdulillah. Nanti aku akan datang kerumahmu untuk membicarakan masalah kita dengan ibumu!" Ujar yuda membalas chat alika.
"Tapi aku belum bercerai dari suamiku!" Jawab alika membalas lagi chat dari yuda dengan wajah seriusnya.
"Tidak masalah! Aku akan menikahimu setelah aku pulang dari korea. Aku harap saat aku pulang kamu sudah bercerai dengan suamimu nanti! Agar statusmu jelas!" Ujar yuda memberikan kepastian.
__ADS_1
"Oke baiklah. Akan aku usahakan!" Jawab alika kembali tersenyum dengan lebarnya.
Alika akhirnya menaruh ponselnya dan kembali menggendong anaknya untuk mengajaknya bermain diluar. Semalaman alika senyum senyum sendiri bagaikan orang yang baru jatuh cinta.
......................
Kini sudah 3 hari alika menjalin hubungan dengan yuda masih melalui aplikasi chating nya bahkan telfonan setiap malam saat anak alika sudah tidur. Alika kembali ceria bawel dan suka ceplas ceplos saat dirinya dulu menjalin hubungan dengan yudi. Alika merasa nyaman dengan yuda karena yuda bisa mengimbangi alika dan sedikit bisa mendengar cerita alika yang panjang lebar. Alika mengajak yuda bercanda melalui telfon nya. Setiap malam alika selalu tertawa lepas karena mendengar candaan dari yuda yang selalu membuatnya tertawa.
Namun hari yang ditunggu tunggu akhirnya datang. Yuda datang sendiri kerumah alika dengan tujuan ingin menemui alika dan ema sebelum yuda berangkat ke bandara jakarta besok malam.
"Assalamualaikum!" Ucap yuda dengan mengetuk pintu yang terbuka lebar.
"Waalaikumsalam! Eeeh nak yuda. Mari masuk, silahkan duduk!" Titah ema dengan ramah melayani tamunya.
"Bagaimana kabarnya bu?" Tanya yuda basa basi menghilangkan rasa gugupnya.
"Alhamdulillah sehat! Nak yuda sendiri gimana kabarnya?" Tanya ema berbalik tanya.
"Alhamdulillah aku sehat bu!" Jawab yuda gugup.
Ema tidak tau kedatangan yuda kerumahnya kali ini untuk menemui alika yang akhirnya membuat yuda jadi gugup karena grogi. Alika yang sudah tau masih gelisah dikamarnya dengan mondar mandir menghilangkan gugup nya karena akan menemui sang kekasih. Alika mondar mandir layaknya setrikaan, ingin keluar tapi dia takut dan malu. Tidak keluar alika takut yuda akan kecewa. Karena yuda bilang ingin menemui alika sebelum dirinya berangkat ke korea karena di korea yuda bekerja kontrak selama dua tahun. Yuda ingin melihat wajah alika dulu lebih dekat untuk menghilangkan rasa rindunya dan ingin meminta foto alika jika suatu saat yuda merindukan nya saat dilautan korea nanti.
Yuda tersenyum simpul saat ema datang membawa teh untuk nya. "Tidak usah repot-repot bu! Keluarkan saja semuanya! Hehehehehehe.." Canda yuda mencairkan kegugupan nya.
"Ah bisa ajah!" Jawab ema menepuk bahu yuda.
"Alika nya mana bu?" Tanya yuda diakhiri senyum simpulnya.
"Ada! Apa alika sudah menghubungimu?" Tanya ema memastikan.
"Sudah! Kita akan mencoba menjalin hubungan untuk kedepan nya!" Jawab yuda tersipu malu.
"Alhamdulillah..Akhirnya alika mau kembali membuka hatinya!" Ujar ema mengusap dadanya. "Sebentar aku panggilkan dulu yaa?" Ujar ema lagi beranjak melangkah menuju kamar alika.
__ADS_1
Ema mengetuk pintu kamar alika dengan perlahan takut cucunya sedang tidur.
"Tok! Tok! Tok!"
"Alikaa.." Bisik ema membuka pintu kamar alika karena takut cucu nya terbangun.
"Iya mah ada apa?" Alika langsung berdiri seperti patung saat ema membuka pintunya.
"Itu.. Ada nak yuda ingin bertemu dengan mu!" Ucap ema dengan suara pelan karena lala sedang tidur.
Alika melotot dan menggapit kedua bibirnya kedalam tak menjawab ucapan ema. Alika berfikir sejenak dirinya akan keluar atau tidak.
"Alika! Kamu dengar kan yang mama bilang barusan?" Tanya ema membuyarkan lamunan alika.
"Ah iya mah! Sebentar lagi Alika keluar. Aku mau ganti baju dulu!" Sahut alika celingukan mencari keberadaan lemarinya.
Alika seperti orang ditagih hutang saat akan menemui yuda diruang tamu. Ema yang melihat tingkah alika hanya menahan tawanya karena lucu seperti anak smp yang baru mengenal cinta. Tak berselang lama alika keluar dengan langkah perlahan menghilangkan rasa gugupnya menemui yuda diruang tamu yang sudah menunggunya bersama ema. Yuda tersenyum lebar saat melihat alika keluar dengan wajah menunduk lalu duduk dilantai yang beralaskan karpet disebelah ema. Alika tak berani mendongakkan wajahnya karena malu yuda terus menatapnya.
...****************...
BERSAMBUNG
***
Hay semuanya..
hari ini spesial aku kasih bonus tiga episode yaa..
karena hari ini aku lagi nganggur nggak ada kerjaan.
Baca terus keseruan tentang alika dan yuda yaa..
jangan lupa tinggalkan jejak nya dengan jempol, komen yang positif dan dukungan nya.
__ADS_1
Episode selanjutnya akan up besok lagi yaa..
Trimakasih 🥰🙏