Naura, Cintaku Yang Hilang

Naura, Cintaku Yang Hilang
Bertemu Dion


__ADS_3

Sari sesekali memperhatikan wajah Dion, melalui kaca spion mobil yang melaju. dia merasa pernah bertemu dan melihat wajah Dion. namun dia tidak bisa mengingat dengan jelas siapa dan dimana mereka pernah bertemu.


Dion membelokkan mobilnya, memasuki pelataran parkiran rumah sakit. Sari dan Naura segera mendapatkan pertolongan. dengan ruangan saling berdekatan. Dion setia menunggu di luar. saat dokter datang memeriksa dan menangani kedua gadis tersebut.


Sari sudah bisa bernafas lega, setelah tubuh dan pakaian mereka diganti serta sudah mendapatkan pengobatan yang terbaik.


"Ternyata tidak sia-sia aku menabrak kan diri pada mobil yang melaju dengan kecepatan sedang itu, meskipun aku sedikit terluka." bathin Sari menatap Naura yang masih terbaring lemah.


"Tuan silahkan masuk, salah satu istri Anda sedang hamil muda. efek kecelakaan tidak membuatnya keguguran. benar-benar wanita dan janin yang kuat" ucap dokter pergi berlalu dari hadapan Dion yang masih mematung bingung.


"Hamil, salah satu wanita tersebut hamil. siapa mereka aku tidak mengenal sama sekali kedua nya." ucap Dion berjalan menuju ruangan tempat keduanya dirawat.


"Ceklek..., Dion membuka pintu perlahan. nampak Sari tersenyum kearah Dion.


"terimakasih Tuan, karena mau bertanggung jawab dan membantu membawa kami sampai kerumah sakit besar ini. " ucap Sari.


Dion tidak menjawab ucapan Sari, karena dia fokus menatap gadis yang masih terbaring lemah disebelah Sari. lanfkkaki Dion twrayun mendekati Naura. sambil menatap lekat untuk Memastikan jika gadis itu benar-benar Naura cintanya yang hilang.


"Wanita ini benar-benar Naura, aku tidak menyangka pencarian panjang ku akan membuahkan hasil. Naura datang sendiri padaku. meskipun dengan kondisi yang seperti ini. aku berjanji akan menjaga dan merawat mu Naura." ucap Dion

__ADS_1


"Tuan, maaf apa anda mengenali temanku itu.?" tanya Sari.


"Naura.!" ucap Dion.


Sari terperanjat kaget, saat mendengar Dion mengatakan nama Naura. dia benar-benar tidak menyangka jika Dion mengenal Naura. Sari menitikan air matanya, antara senang, bahagia dan haru menyelimuti perasaan Sari. seakan-akan dia telah menemukan pangeran tampan yang akan menyelamatkan dan menampung mereka berdua.


"Dimana kamu menemukan Naura, aku sudah payah mencari-cari nya selama ini. apa kalian selama ini sudah saling mengenal." tanya Dion.


"Kami bertemu di Club malam xxx, dia korban penjualan Gadis untuk para lelaki hidung belang." jawab Naura


"Apa.?" Dion terlihat syok


"Tapi kamu jangan berburuk sangka dulu, karena Naura masih suci. kami berhasil kabur dari tempat itu, saat Naura akan dibeli oleh laki-laki hidung belang." terang Sari.


Sari langsung tersenyum, ketika teringat kejadian dia menghampiri seorang laki-laki yang terlihat kacau sambil menatap foto wanita dilayar ponselnya.


"Aku ingin sekarang, kamu pernah memesan minuman diruangan VIP. sambil menatap foto Naura." tanya bsari semangat.


"Kok kamu tahu" ucap Dion menatap Sari bingung.

__ADS_1


"Aku pernah menghampiri mu waktu itu, namun kamu t menanggapi ku, terus fokus menatap foto Naura. saat aku ingin memberi tahu mu, temanku datang memangil, dan saat aku balik kamu sudah pergi menghilang."


Dion membenarkan perkataan Sari, sambil mengingat kembali kejadian waktu itu.


"Aku pergi dari clun waktu itu. karena mendapatkan informasi jika anak buahku menemukan Naura. tapi ternyata mereka salah orang." ucap Dion.


"Dokter mengatakan jika salah satu diantara kalian, sedang hamil. apakah itu kamu." Dion menunjuk Sari.


Sari langsung menggelengkan kepalanya,


"Tidak...?tidak mungkin aku hamil, karena papi selalu memerintahkan kami agar rutin memasang kabel." ucap Sari.


Berarti Naura yang hamil." ucap Dion terlihat senang.


"Aku rasa Naura memang sedang hamil, mengingat kondisi nya yang sangat lemah, bahkan dia sering mengeluh pusing dan mual. serta menginginkan makanan tertentu dan membenci bau tertentu." terang Sari.


"Benarkah itu." ucap Dion.


"Tapi setahuku Naura belum pernah disentuh laki-laki lain selama ditahan oleh papi, tapi dia pernah cerita padaku jika dia pernah melakukan hubungan itu, dengan seorang laki-laki atas perintah orang tuanya."

__ADS_1


"Aku lah laki-laki yang dikatakan Naura itu." ucap Dion.


"Jadi kamu laki-laki tersebut" Sari menatap wajah Dion. seakan-akan tidak percaya. Dion sangat tampan kenapa Naura mesti kabur. malah Naura harus bersyukur jika mendapatkan Dion. bukan nya kabur dan mendapatkan masalah seperti ini." gumam Naura.


__ADS_2