Naura, Cintaku Yang Hilang

Naura, Cintaku Yang Hilang
CEO Muda


__ADS_3

Frans sungguh berbakat, tidak butuh waktu lama baginya untuk mempelajari dan mengendalikan perusahaan besar itu. selain dibantu tenaga yang handal. Berliana juga ikut langsung memberi masukkan dan arahan pada Frans. anak angkat nya tersebut.


Frans berhasil menemukan bukti, jika ada orang kepercayaan Berliana yang berkhianat diperusahaan nya. sehingga pihak luar dengan mudah meretas sistem informasi perusahaan mereka. namun Frans belum bisa mengungkap secara jelas sebelum menemukan bukti yang akurat.


"Bagaimana penyelidikan mu Frans.?" tanya Berliana dalam rapat tertutup.


"Ini Bu, bukti baru yang aku dapatkan." Frans menyerahkan beberapa berkas penyelidikan nya.


Berliana memeriksa dengan teliti dan tangan bergetar, dia menggelengkan kepalanya pelan. seakan tidak percaya jika orang terdekat nya. yang juga merupakan asisten pribadi suaminya yang telah lama bekerja. berani mengkhianati kepercayaan mereka. sehingga membuat perusahaan rugi besar.


"Ibu tidak apa-apa Khan.?" Frans kwartir melihat Berliana yang syok.


"Tidak nak, cuma ibu tidak menyangka dengan hasil yang kamu perlihatkan ini."


"Ibu tenang saja, aku akan mengurus semua ini dengan baik. tapi aku harap ibu juga tidak terbebani dengan masalah ini. karena jika ibu lemah dan sakit. itu akan membuat mereka bertambah senang'. dan tujuan kita akan gagal." bujuk Frans.

__ADS_1


"Iya nak, ibu mengerti. ibu juga ingin mengungkap kasus kecelakaan suami dan anak ibu."


"Aku akan berusaha sebisaku membantu ibu, dan juga kita harus bermain bagus. agar mereka tidak mengetahui pergerakan kita untuk menyelidiki semua ini."


"Ibu mengerti nak."


Berliana membuktikan air mata haru, tanpa sadar dia memeluk tubuh Frans. menumpahkan segala kesedihan. pada pria yang sudah dianggap sebagai putranya sendiri.


"Frans kalau begitu ibu pulang dulu," Berliana pamit pulang.


"Apa itu nak.!


"Bagaimana dengan pencarian in tentang keberadaan Naura Bu.?" ucap Frans antusias, mengingat kesibukan nya diperusahaan Berliana yang sedang bermasalah. sehingga untuk pencarian Naura diserahkan sepenuhnya kepada Berliana dan orang-orang suruhan nya.


Berliana terdiam, dia terlihat bingung harus bagaimana dan mengutarakan apa.

__ADS_1


"Frans, kamu sabar ya nak. orang-orang suruhan ibu masih berusaha untuk mencari keberadaan Naura."


"Baiklah Bu, terimakasih kerena ibu telah membantu."


"Sama-sama nak." ucap Berliana berlalu dari hadapan Frans, yang masih menatap kepergian nya.


"Maafkan ibu Frans, ibu tidak mau berterus terang padamu. ibu tidak tega melihat mu terluka jika mendengar penjelasan ibu. Naura sudah menikah nak.....dia tidak mencintai mu lagi. orang-orang ibu juga sudah menunjukkan bukti yang real, tentang pernikahan gadis pujaanmu itu.


Ibu takut kamu akan langsung kecewa dan patah hati, sehingga misi kita untuk mengungkapkan kasus perusahaan dan kecelakaan suami ibu gagal. mungkin terdengar egois nak, tapi ini juga demi kebaikan mu." gumam Berliana setelah dia sampai dalam lift menuju pulang kerumahnya.


Setelah kepergian Berliana dari ruangan kerja nya, Frans kembali sibuk. penampilan nya yang sangat tampan. sangat cocok sekali dengan jabatan barunya. sebagai CEO muda perusahaan "Berliana Cosmetic". perusahaan Cosmetic terbesar di indoneia.


Frans masih belum percaya dengan perubahan hidup nya sekarang, namun karena kesibukan dan permasalahan yang dihadapi nya, sehingga Frans tidak bisa dan belum menghubungi lus dan Paman. termasuk keluarga nya yang dikampung.


Frans juga kehilangan No ponsel keluarga nya, mengingat ponsel jadul yang dibeli dari hasil usahanya. hilang entah kemana. Frans sudah susah payah mencari-cari namun tidak menemukannya. malah Berliana memberikannya sebuah ponsel keluaran terbaru dengan harga yang sangat mahL dan mewah.

__ADS_1


__ADS_2