Naura, Cintaku Yang Hilang

Naura, Cintaku Yang Hilang
Kehancuran Dion


__ADS_3

"Sari," teriak Naura bahagia begitu melihat kehadiran Sari dirumahnya.


"Kak Naura," Sari membalas pelukan hangat Naura.


"Ternyata kamu sekarang bertambah cantik ya dek." Pujo Naura.


"Aku mersa masih seperti yang dulu kak malah aku melihat jika yang tambah cantik itu bumilku ini." Sari menatap kagum wajah Naura yang terlihat bertambah berseri dan berisi. namun tidak mengurangi kecantikan nya.


Melihat kebahagiaan istri nya, Dion ikut senang dia memperhatikan keakraban keduanya. lalu menghampiri mereka.


"Sayang, mas balik ke restoran dulu ya. kamu ngobrol-ngobrol dulu sama Sari saling melengkapi kangen." ucap Dion sambil bersiap untuk pergi, dan satu hal yang tidak pernah dilupakannya. mencium sekilas kening Naura.


"Hati-hati ya mas." ucap Naura.


"Iya sayang," melambaikan tangan nya pada Naura dan Sari yang ikut mengantarkan Dion sampai teras rumah mereka.

__ADS_1


Sari dan Naura terlihat obrolan panjang dan hangat, termasuk kisah yang perih dan menyedihkan yang pernah mereka alami berdua dulu. sewaktu mencoba kabur dari Club malam.


"Kak Naura, satu hal yang tidak dapat Sari lupakan kebaikan kak Naura, mas Dion dan Tuan Gilang. yang telah mau membantu menolong Sari hingga bisa terbebas dan melanjutkan pendidikan kembali. Sari tidak bisa membayangkan bagaimana nasib ku jika masih bekerja diclub itu." ucap nya menerawang sedih.


"Sari, bukan aku saja yang pernah menolongmu, tapi kamu lah yang paling banyak menolong dan berkorban untuk ku."ucap Naura tulus dari mengingat bagaimana Sari pernah dipukul dan dilecehkan saat membela Naura bahkan menggantikan Naura agar kesucian gadis itu tetap terjaga dari penjahat kelamin.


"Aku ikhlas melakukannya kak." memeluk Naura lagi.


"Terimakasih juga ya dek." balas Naura lagi.


"Tentu Sari." ucap Naura.


Sementara direstoran Dion terjadi keributan, Dion uang baru datang langsung dihadang beberapa orang pelanggan restoran mereka. yang menuntut jika mereka sempat keracunan habis makan dari sana. tanpa mendengar penjelasan Dion mereka langsung merusak beberapa peralatan Restoran dan pergi begitu saja.


Dion tertunduk lesu dan tidak bisa berbuat apa-apa, ketika harus menganti rugi dan menandatangani surat damai atas tuntutan mereka. yang bekerja sama dengan salah satu klinik kesehatan untuk membuat keterangan palsu atas keracunan mereka setelah makan dari restoran Dion.

__ADS_1


"Bos, aku yakin ini semua pasti ulah seseorang yang tidak suka dengan restoran kita." ucap slh seorang pelayan restoran Dion.


"Aku juga berfikir seperti itu, tapi kita tidak mempunyai bukti-bukti untuk membela diri. karena mereka bekerja seapik mungkin dan sudah direncanakan jauh-jauh hari." ucap Dion.


Malam itu Dion kembali pulang setelah larut malam, dia menghabiskan waktunya dengan membenahi beberapa peralatan Restoran yang rusak bahkan pecah. terbersit kesedihan dihati Dion. mengingat dia sedang mengumpulkan uang untuk baya melahirkan Naura. sementara uang tabungannya sudah dimodalkan seluruhnya untuk Restoran yang mulai berkembang. namun sekarang sudah dirusak Citra nya sudah menjadi buruk ditengah-tengah masyarakat.


Ditempat lain, Celine dan Mama Dion tertawa bahagia Karena usaha mereka berhasil.


"Aku yakin, setelah ini Dion akan menerima bantuanmu. Deni menyelamatkan Restorannya yang bangkrut." ucap mamanya.


"Iya Tante, setelah ini aku akan maju menjadi Dewi penolong untuk Dion," mereka berdua bersulang minuman.


Kunjungi juga novel terbaru author, karena ceritanya tidak kalah seru.


..."One Night Love Presdir"...

__ADS_1


__ADS_2