Naura, Cintaku Yang Hilang

Naura, Cintaku Yang Hilang
Kecelakaan Frans


__ADS_3

Meskipun Frans telah berhasil, mengusut dan menuntaskan masalah dan kasus-kasus Berliana. Namun masih ada kaki tangan dari musuh Berliana yang akan membalas dendam, Frans merupakan salah satu tujuan utama mereka.


Pagi ini tanpa rasa curiga sedikit pun, Frans mengemudi mobilnya sendiri menuju proyek baru pembangunan hotel berbintang yang rencananya akan diberi nama " Berliana hotel". Frans Ingin meninjau ag pembangunan nya, aga tidak terjadi kesalahan dikemudikan hari.


Saat Frans membelokkan mobilnya disebuah tikungan, dari Ara berlawanan d sebuah kontainer melaju kearahnya. Frans yang panik langsung menabrakkan mobilnya pada pembatas jalan, mengingat tidak ada pilihan lain, karena rem mobilnya tiba-tiba blong.


Mobil yang dikendarai Frans rusak berat, dia sudah tidak sadarkan diri, wajahnya dipenuhi darah karena pecahan kaca depan mobil. kondisi Frans yang sudah tidak sadarkan diri dan kritis, saat dilarikan wrga sekitar kerumah sakit.


Berliana langsung syok, mendapatkan berita itu. Tanpa pikir panjang lagi, dia langsung terbang ke Indonesia. melihat secara langsung kondisi Frans. anak angkat yang sudah seperti anaknya sendiri. bahkan Berliana sudah menyerahkan sepenuhnya asetnya pada Frans, dan keuntungan dari hasil produksi perusahaan, sebagian di sumbangkan Berliana pada yayasan sosial.


"Frans, kenapa kamu jadi seperti ini nak." Tangis Berliana pecah saat melihat kondisi waj Frans yang masih ditutupi perban tebal.


"Ngak papa kok Bu, kita mesti bersyukur Frans masih bisa selamat dari kecelakaan itu." ucap Frans melihat Berliana yang terus menangisi nya.

__ADS_1


"Ibu merasa bersalah nak, kamu sampai seperti ini. karena bekerja keras, dan juga demi ibu kemajuan perusahaan peninggalan mendiang suami ibu."


"Ibu semua ini murni kecelakaan, setiap orang bisa saja mengalaminya Bu. yang penting sekarang ibu tidak usah terlalu cems, Frans takut jika kesehatan ibu memburuk gara-gara ini." terang Frans.


"Iya nak, ibu ngerti kok. sekarang ibu ingin menemui dokter yang menangani penyakit mu."


"Iya Bu." jawab Frans lembut. sambil memperhatikan punggung perencanaan paruh baya itu Berlalu dari ruangan perawatan nya.


Berliana menemui dokter yang menangani Frans, dokter menjelaskan jika Frans harus segera dioperasi plastik, agar wajah tampan nya kembali utuh.


"Frans anakku, besok pagi kita harus berangkat menuju Amerika. ibu sudah mengurus semuanya." ucap Berliana.


"Kenapa harus ke Amerika Bu.?"

__ADS_1


"Kita harus segera melakukan Operasi plastik untuk wajah mu yang rusak, karena kecelakaan itu." terang Berliana.


"Apa wsjhku separah itu.?" tanya Frans sambil meraba wajahnya yang madih diperban.


"Ya nak, makanya ibu ingin yang terbaik untukku mu."


Semula Frans menolak, namun karena bujukan Berliana. akirnya dia menyanggupi, saat Berliana mengatakan jika nanti Naura tidak mau menerima kondisi wajah nya yang rusak.


"Frans setuju Bu, Frans tidak mau Naura berpaling nantinya. meskipun Frans yakin jika Cinta Naura itu tulus" ucap Frans yang kembali bersemangat.


"Kasihan sekali kamu anakku, Naura sudah tidak mencintaimu lagi nak. dia sudah menikah dengan seorang asisten dari pengusaha besar. disaat kamu belum apa-apa dibandingkan suaminya itu.


Sekarang meskipun Naura ingin kembali padamu, ibu akan menghalanginya nak. karena ibu takut Cinta nya tidak tulus lagi. melainkan dia akan melihat siapa dirimu yang sekarang." bathin Berliana menatap kasihan Frans.

__ADS_1


Pagi itu, Frans dan Berliana. serta beberapa orang bodyguard mereka terbang menuju Amerika, Berliana pun meminta pihak kepolisian setempat mengusut tuntas kasus dan penyebab kecelakaan yang dialami Frans. serta orang-orang yang dicurigai Berliana.


__ADS_2