Nona Muda Karin

Nona Muda Karin
Kecurangan


__ADS_3

Tak terasa seminggu telah berlalu semenjak masa orientasi siswa telah selesai. Pembelajaran di kelas pun sudah dimulai, begitu pula dengan pagi ini. Banyak kendaraan mewah hilir mudik di depan sekolah mengantar pemiliknya untuk datang ke sekolah. Bahkan di sekolah sudah banyak berjajar mobil mobil mewah dan juga banyak motor sport seri terbaru. Memang...beberapa siswa ataupun siswi di sekolah tersebut ada yang membawa sendiri kendaraan mereka. Termasuk ray dan teman teman segenknya yang terdiri dari bima, aldo, rayhan, kevin dan jo. Mereka adalah genk cowok paling populer di sekolah. banyak cewek cewek yang mengidolakan dan selalu ingin dekat dengan mereka. Karena itulah mereka juga dikenal dengan genk cowok playboy kecuali ray yang memang sejak awal sekolah tidak pernah pacaran walaupun banyak cewek cewek yang sangat ingin menjadi pacarnya.


Salah satu cewek itu adalah angelica dimana ada angel disitu ada jenifer. Mereka selalu kemana mana berdua dan mereka termasuk dua cewek yang cukup populer juga disana karena kecantikan dan penampilannya yang seksi. Ditunjang kemampuan angel di klub cheerleadernya dan jenifer di basketnya juga lumayan diperhitungkan. Banyak cowok yang menggilainya dan tak terhitung juga banyak yang sudah mereka berdua buat patah hati.


Tapi ada satu cowok yang sudah dua bulan ini membuat angel penasaran, dia adalah ray yang dikenal temannya sebagai jomblo abadi. Berkali kali angel berusaha mendekati ray, tapi semua usahanya gagal. Bahkan ray sendiri sama sekali tak pernah menganggap cewek itu ada. Hal itulah yang membuat angel semakin penasaran karena selama ini dia selalu mudah mendapatkan lelaki manapun yang dia inginkan. Tapi bukan ray namanya kalau dia mudah ditaklukkan.


Hari ini adalah hari sabtu yaitu hari khusus ekskul untuk menyeleksi kemampuan para siswa baru untuk dipecah menjadi beberapa kelompok sesuai tingkatan kemampuan mereka.


Tampak ray dan teman teman seniornya dipercaya oleh pelatih untuk menyeleksi para siswa baru. Disitu juga ada jenifer dan angel pastinya juga ada walaupun dia cuma melihat atau lebih tepatnya berusaha untuk mencuri perhatian ray dengan penampilan seksinya.


Tapi sayangnya ray lagi lagi tak memperdulikannya, malahan dia sibuk dengan kegiatannya menyeleksi siswa baru itu hingga acara selesai.


Karena kemampuan karin dan alexa yang lumayan memukau, membuat mereka dikelompokkan dengan beberapa anak ahli lainnya dan keesokan harinya mereka sekelompok akan menjalani seleksi untuk masuk ke dalam tim inti. Mereka melakukan itu dengan cepat karena sebentar lagi adalah musim pertandingan, jadi bibit bibit baru harus segera disiapkan.


Setelah selesai latihan, karin dan alexa segera ke ruang ganti baju. Setibanya di dalam, alexa duduk sejenak di bangku sambil membuka beberapa pesan di ponselnya. Alhasil dia sangat terkejut juga heran karena mendapat pesan serta telpon berkali kali dari bima, padahal dia sama sekali tidak pernah memberikan nomornya pada bima. Setelah membaca pesan itu alexa langsung berlari pergi keluar kamar ganti.


"Karin...aku pergi dulu yah..." ujar alexa dengan cepat serta langsung berlari.


"lex!!...lo mau kemana!" teriak karin pada alexa yang sudah beberapa langkah larinya.


"Ada urusan sebentar!!!"jawab alexa sambil terus berlari.


Ada apa sih...tiba tiba kabur gitu" gumam karin sendiri. Setelah itu karin memutuskan untuk bersiap ganti baju.


Sementara itu di tempat latihan karate bima dan beberapa teman seniornya terlihat masih sibuk menyeleksi beberapa orang siswa sambil sesekali melihat jam di tangannya. Bima tak sabar menunggu kedatangan alexa apalagi waktu sudah menunjukkan kalau alexa sudah terlambat datang dua puluh menit ke tempat latihan. Pas setelah dua puluh menit akhirnya alexa telah datang ke tempat latihan itu sudah dengan pakaian lengkap karatenya. Melihat alexa datang sebetulnya perasaan bima sedikit lega tapi juga kesal karena di hari pertama latihan, alexa sudah datang terlambat.


"Darimana saja kau...kenapa baru datang?" tanya bima dengan ketus.


"Maaf kak, tadi aku ikut seleksi basket trus tadi barusan selesai" jawab alexa mencoba memberi alasan yang tepat.


Setelah diam sejenak mencerna kata kata alexa, akhirnya bima berkata,"Okey....kali ini aku maafkan, tapi lain kali kalau kau datang terlambat lagi tanpa ijin, aku akan kasih kamu hukuman" ujar bima dengan tegas.


Karena kemampuan bima yang bagus dalam karate, Bima telah ditunjuk sebagai ketua dari ekskul karate. Selain itu bima juga sering ikut kejuaraan karate antar sekolah juga antar daerah.


Ketus amat jadi cowok, baru datang terlambat sekali udah dimarahi...gimana kalo terlambat terus...bisa bisa aku dikeluarin dari ekskul ini...nasib...nasib...batin alexa


"Alexa....nama kamu alexa kan?" tanya bima

__ADS_1


Darimana dia bisa tahu nama gue ya...trus nomer telpon gue juga...batin alexa.


"Udah datang terlambat giliran ditanyain malah bengong"gerutu bima


"Eh iya kak...maaf" jawab alexa.


"Huft....sekarang lo lawan gue, gue akan ukur kemampuan lo" ujar bima lalu membimbing alexa ke tempat yang agak lengang.


Kemudian alexa segera memasang kuda kuda dan akhirnya mereka pun berduel seolah olah mereka sedang berkelahi. Diluar dugaan bima ternyata alexa punya kemampuan yang lumayan ditunjang gerak refleks alexa yang.bagus karena sebelumnya reno sudah melatihnya dengan baik.


"Oke cukup....lo boleh istirahat bentar" ujar bima.


"Iya kak...." jawab alexa.


Kebetulan...gue udah capek banget.batin alexa


Wow...ternyata kemampuannya lumayan juga. aku sampe hampir kewalahan ngadepin dia. hmm...kayaknya bakal seru nih latihan gue. batin bima.


Setelah proses seleksi selesai bima segera membubarkan latihan dan akan mengumumkan hasilnya hari senin besok.


Setelah semua anggota berkumpul lengkap latihan pun dimulai. Untuk bisa mengetahui secara baik kemampuan juniornya maka senior memutuskan untuk memecah anggota ke dalam kelompok kecil. setiap kelompok junior terdiri dari tiga orang pemain saja. Dan setiap kelompok harus bertanding melawan seniornya pengujinya. Kali ini yang menguji tim karin yang terdiri dari alexa dan nadia, adalah tim jenifer.


Seperti biasa dua menit sebelum bertanding karin selalu meminta timnya untuk berkumpul sejenak membicarakan strategi bertanding. Tampak alexa dan nadia langsung menyetujui ide karin. Sehingga walau diawal pertandingan mereka ketinggalan delapan poin tapi sepuluh menit berikutnya mereka mulai menyusul. Sepertinya tim karin sudah mulai memahami permainan tim jenifer sampai tim karin bisa memanfaatkan kelemahan tim jenifer untuk membalikkan serangan dan menambah poin dengan cepat.


Nadia yang menjadi pengumpan bagi alexa dan karin membuat karin dan alexa leluasa memasukkan bola ke gawang jenifer.


Melihat kelihaian tim karin mengalahkannya, akhirnya jenifer mulai mengeluarkan jurus liciknya dengan memanfaatkan rekan setimnya. Dia memang lihai berbuat curang yang terkadang tanpa bisa wasit dan lawan sadari. Tapi hal ini berbeda dengan karin, dia langsung bisa menyadari sikap curang jenifer yang sejak awal selalu memasang muka liciknya kepada karin dan timnya setiap kali mereka berhasil dengan kecurangannya.


Bukan karin namanya kalau dia tidak bisa membalas sikap licik jenifer. Dengan sedikit ide jahil dan kecerdikannya, perlahan karin mulai bisa membalas perlakuan jenifer dan timnya. Hingga akhirnya jenifer yang sudah muak dengan sengaja menjegal kaki karin tapi hal itu dia lakukan seolah olah dia tak sengaja.


"Ups...maaf...aku ngga sengaja", ujar jenifer dengan tampang tak bersalahnya hingga membuat alexa yang menyaksikan itu naik pitam lalu mendorong tubuh jenifer dengan kasar dan pertengkaran pun tak terelakkan.


"Lo sengaja kan ngejegal kaki temen gue!!!" bentak alexa.


"Sudah kubilang aku ngga sengaja!!" balas jenifer yang berpura pura.


"Emangnya lo pikir gue bodoh apa gak bisa ngelihat semua kecurangan lo sejak awal permainan!!!"balas alexa sambil menarik lengan bajunya seperti hendak bersiap memukul jenifer.

__ADS_1


"Udah...udah...stop bertengkarnya!!" perintah ray dengan tegas.


"Karin...kaki lo baik baik aja kan" tanya ray yang khawatir.


Sebenarnya ray ingin membantu membenahi kaki karin tapi karin segera menangkisnya dengan tangannya hingga membuat ray sedikit terkejut dengan sikap karin, begitu juga dengan aldo dan rayhan yang sejak tadi ikut mendekat.


"Aku gak papa...cuma terkilir doang" jawab karin.


"Mau aku bantu?" tanya ray lagi hingga membuat jenifer terkejut dengan perhatian ray kepada karin. Tapi karin malah meminta bantuan kepada alexa


"Lex...tolong dong" pinta karin yang seketika itu membuat ray dan temannya semakin terkejut dengan penolakan karin lagi.


Dengan cepat alexa menghampiri lalu membantu karin berdiri lagi. Karin sedikit meringis merasakan sakit dipergelangan kaki karena terkilir dan betis bawahnya karena hantaman kaki jenifer sampai akhirnya dia terpaksa sementara harus bersandar pada salah satu kakinya.


"Dasar caper...."celetuk jenifer yang langsung membuat kesal alexa, karin, ray dan teman segenknya.


"Jenifer!!! Lo itu harusnya malu jen, lo itu senior disini tapi lo gak bisa jaga sikap lo. Lo gak bisa kasih contoh yang baik buat junior kita"ujar ray.


"Ray bener jen, kalo lo ngga bisa kasih contoh buat junior kita, minimal jangan bikin keributan disini" tambah aldo.


"Ooh...jadi lo semua sekarang belain dia daripada belain teman sesama senior yang belum tentu juga dia bakal punya prestasi sebaik gue, gitu..." balas jenifer yang merasa sombong.


"Jen udah deh, jangan bikin masalah baru lagi disini!" ujar ray dengan tegas.


Mendengar ray berkata seperti itu semakin membuat jenifer marah dan ketika akan membalas perkataan ray, tiba tiba dia karin langsung berkata yang membuat semuanya kembali diam karena terkejut.


"Aku keluar...maaf aku mengundurkan diri dari tim ini. Ayo lex kita pulang" ujar karin yang langsung disambut oleh alexa.


"tunggu karin...lo ngga bisa mutusin keluar gitu aja, gue lihat lo punya potensi" cegah ray hingga membuat langkah dua gadis itu terhenti


"Maaf ray, lo bisa coret nama gue sekarang" ujar karin dengan suara datar.


"Nama gue juga...gue juga keluar" tambah alexa.


Kemudian alexa kembali membantu karin yang berjalan dengan pincang.


"Lo lihat...Lo puas kan jen....! Usaha kita selama ini jadi sia sia" ujar ray yang sangat kesal setelah itu ray langsung pergi dari hadapan jenifer. Tinggallah jenifer yang memendam rasa kesalnya seorang diri.

__ADS_1


__ADS_2