Nona Muda Karin

Nona Muda Karin
Mak Comblang part 2


__ADS_3

Setelah kejadian di kantin tadi, ray kembali mengejar karin yang sedang berjalan bersama dua sahabatnya itu.


"Karin!!!" Panggil ray yang jauh dibelakangnya.


"Tuh cowok mau apa lagi sih" ujar alexa tapi raisya malah berkata,"karin...lebih baik lo bicara berdua dulu deh


ama tuh cowok trus pastiin Lo tuntasin masalah ini secepatnya atau kita bakal dapet masalah baru nantinya. Dan sorry rin bukan kita ngga mau bantu, tapi cuma lo sendiri yang bisa selesaiin masalah ini" ujar raisya dengan cepat supaya ray yang sedang berjalan mendekat tidak mendengar pembicaraan mereka barusan.


Setelah ray benar benar sudah dihadapan karin, karin langsung bertanya," mau apa lagi... kalo lo kesini untuk urusan basket, sorry keputusan gue gak bakal berubah"


"okey gue paham...gue kesini bukan untuk maksa lo...gue cuma mau minta maaf atas candaan temen temen gue yang keterlaluan tadi"ujar ray kepada karin.


"Lo berdua lanjutin aja deh, gue sama alexa mau balik ke kelas dulu"ujar raisya sambil menyambar lengan alexa. Sebenarnya alexa berat meninggalkan karin sendiri tapi karena raisya udah menarik lengannya dengan kuat, terpaksa alexa ikut pergi bersama raisya.


Melihat temannya pergi karin langsung menyandarkan punggungnya pada tembok lalu melipat kedua tangannya di dada sehingga tampaklah jam sport mahalnya melingkar di tangannya. kemudian karin menatap ray dengan serius.


"Karin gue harap lo gak terlalu mengambil hati perkataan teman teman gue ya....tadi mereka cuma becanda aja...dan soal basket gue gak akan maksa lo...tapi gue harap lo mau berubah pikiran...anggep aja ini cara lo buat ngucapin terima kasih sama sekolah yang bakal ngasih lo beasiswa di sekolah ini sampai lo lulus" ujar ray.


"Darimana lo tahu gue disini dapat beasiswa?" tanya karin dengan perasaan.


"Kemarin sebelum kita latihan...pak pelatih yang udah bilang ke gue, kalo lo sama alexa dulu itu sering ikut kompetisi atas nama sekolah lo yang dulu dan beberapa kompetisi udah lo menangin. Trus lo berdua daftar masuk sini dengan prestasi basket. Dan sewaktu kita latihan kemarin, gue lihat lo itu bisa nyusun strategi lebih baik daripada jenifer. gue juga tahu, gimana sifat jenifer kalo ada orang yang punya kemampuan lebih baik dari dia. Dia bakal nganggep lo itu saingan beratnya dia. Karena itu gue paham kalo lo bakal ambil keputusan hengkang, tapi kalo lo mau bertahan gue janji, gue bakal selalu dukung serta bantu lo"ujar ray.


Mendengar ray berkata seperti itu karin langsung melempar nafas beratnya.

__ADS_1


"Kak ray mah enak terlahir dari keluarga kaya...dan kak ray juga tinggal di jakarta. Sedangkan gue..untuk bisa bersekolah disini aja...gue harus berdebat panjang dulu dengan ayah gue. Dan gue juga terpaksa ngelihat ayah gue sibuk sendiri ngurus perkebunan padahal biasanya gue yang selalu bantu dia. Makanya gue juga udah berpikir panjang, mengangkat nama baik sekolah itu gak cuma bisa lewat basket kan, gue dapat beasiswa juga karena prestasi akademik gue juga. Jadi apa salahnya kalo sekarang gue lebih memilih fokus aja sama prestasi akademik gue. Gue ngga mau ngecewain orang tua gue kak, sekarang lo ngerti kan alasan gue..." jelas karin kepada ray.


"Okey...kalo itu emang udah keputusan lo...tapi ngga ada salahnya juga kan...kalo gue masih ingin berharap sama lo supaya lo bisa gabung sama tim kita"ucap ray sambil menunjukkan senyum paling manisnya yang sanggup membuat hati cewek manapun langsung luluh.


"Itu terserah kak ray..tapi sekali lagi maaf kak...rasanya gue sulit ngerubah keputusan gue"


Sayup sayup terdengar bunyi bel tanda istirahat telah selesai.


"Sorry kak...kita harus balik ke kelas sekarang" ujar karin sambil berdiri tegak kembali.


Ray langsung mengangguk anggukkan kepala sambil tetap menunjukkan senyum mautnya itu walaupun kenyataannya karin masih tak bergeming dengan senyuman ray.


Setelah itu mereka memutuskan balik ke kelas mereka masing masing.


"Ray tunggu!" panggil angel.


Ray tidak menjawab panggilan angel tapi hanya diam serius menunggu angel bicara.


"Ray...gue nebeng mobil lo ya...kebetulan sopir gue libur...sekalian kita nonton yuk..ada film baru di bioskop" ujar angel sambil bergelayut manja di lengan ray.


Tapi diluar dugaan angel, dengan santai ray langsung menepis tangan angel dari lengannya.


"Gue gak bisa...gue masih banyak urusan" ujar ray dengan wajah datarnya.

__ADS_1


tapi angel yang tidak mudah menyerah kembali bergelayut manja di lengan ray sambil berkata,"kalo gitu tolong lo anterin gue pulang ya...please" pinta angel dengan tatapan menggodanya yang selama ini biasanya sanggup meluluhkan hati setiap lelaki. Aldo yang sejak awal berdiri di belakang mereka langsung berusaha menggagalkan rencana angel. Bagi Aldo sikap angel yang seperti itu akan merusak rencana dia dan teman teman seganknya untuk menjodohkan ray dengan karin.


Secepatnya aldo langsung menyerobot lalu berdiri diantara ray dan angel.


"Ehmm....angel sorry ya gue sama ray mau nyelesaiin tugas sekarang...lo naik ojek online aja" ujar aldo. Lantas dengan cepat dia menarik tangan ray agar segera menghindar dari angel. sementara ray hanya menuruti saja kelakuan sahabatnya itu karena sejujurnya ray juga udah muak dengan tingkah angel yang tak pernah berhenti mengejarnya.


Angel yang tidak mau semudah itu menyerah terus saja mengejar...beruntung ada rayhan dan bima yang berpapasan dengan aldo dan ray. Jadi aldo langsung meminta bantuan kepada mereka berdua untuk mencegah angel mengikuti mereka.


Melihat angel lewat, rayhan langsung menarik tas punggung angel sedangkan bima langsung berdiri dihadapannya. angel paham kalau bima dan rayhan sedang berusaha mencegahnya untuk mengikuti ray.


"Rayhan...lepasin tas gue..!!" bentak angel sambil berusaha melepaskan tasnya dari cengkeraman rayhan.


"Ngga usah teriak teriak gitu napa....ntar kalo mobil ray udah pergi juga bakal gue lepasin" ujar rayhan yang masih santai sambil mencengkeram erat tas angel.


"Kalian ini resek banget sih!! Ganggu hubungan gue sama ray aja!" balas angel dengan lantang.


"Eits...jaga bicara lo ngel...lo itu belum punya hubungan apa apa sama ray..."sahut bima.


Kemudian terlihat mobil ray mulai meninggalkan sekolah sehingga akhirnya rayhan dan bima melepaskan angel lalu dengan tanpa rasa bersalah rayhan serta bima meninggalkan angel begitu saja.


"Heh...tunggu!! pokoknya kalian harus tanggung jawab!!" teriak angel.


Tapi bima serta rayhan dengan santainya tetap berjalan terus seolah olah tidak pernah terjadi apa apa.

__ADS_1


"Awas kalian...gue akan balas kelakuan kalian..." ujar angel yang sudah sangat kesal.


__ADS_2