Noodle In Love

Noodle In Love
44. Keke..


__ADS_3

Hari-hariku penuh dengan tangisan dan ratapan. Tiap hari hanya berteman obat tidur saat malam. Namun terpaksa pergi kerja juga saat siang. Bekerja sambil terus menangis adalah diriku saat itu. Sampai mbak Ita bilang jika mataku seperti petinju yang kalah telak di atas ring. Mataku selalu bengkak seperti dibogem mentah sangat kuat.


Aku yang meski belum berkerudung, namun rajin shalat, tidak lagi sudi menjalankan shalat. Kosong melompong hari-hariku tanpa ibadah. Rasanya hampa dan sangat tidak terarah. Begitu gelapnya dunia kurasa saat hati ini sedang patah.


Hingga datanglah perhatian Keke padaku. Menuntunku perlahan kembali menata semangat hidup. Mengenalkan pada masjid dan pengajian rutin yang rajin diikutinya. Membuatku berkerudung hingga istiqomah dan konsisten. Sangat hebat jasa dan perhatian Keke padaku. Keke bahkan tidak pernah kembali ke Nagoya. Standby di asrama menemaniku.


Aku yang tiap hari tidur dipeluk Keke. Yang sering tiba-tiba menciumiku. Juga tiap hari bertukar baju di depan matanya tanpa prasangka buruk sedikit pun. Makan sepiring bersama sangat sering. Ke mana-mana pergi berdua bersama. Saling bercerita dan berkeluh kesah tanpa ragu, sangat tidak menyangka jika Keke adalah mantan seorang gadis kelam.


Awal terbuka mata dan hatiku tentang bagaimana Keke, saat kupinjam sepatu barunya. Waktu itu Keke memintaku mengambil sendiri di almari. Saat itulah kudapati sekantong alat sesat itu di almarinya paling bawah.


Saat kudesak, Keke bicara jujur dan mengatakan semua tentang tabir hidupnya selama ini. Juga fungsi alat-alat temuanku di almarinya. Meski kurasa shock hebat, sedih dan kecewa, aku langsung percaya jika Keke memang sudah bertaubat.


Keke tidak pernah berusaha melecehkanku. Hanya mencium dan memelukku erat saat tidur, yang kusangka adalah bagian perhatian serta rasa sayang seorang teman akrab kepadaku. Jika ingat saat itu, rasanya diriku ini sangat polos dan tidak peka sama sekali.

__ADS_1


Saat bercerita, Keke akhirnya jujur mengaku jika sedang tertarik padaku.


Gadis itu mendapat dilema yang sangat, sebab tidak ingin menyimpang lagi, juga tidak ingin merusakku. Namun tidak memungkiri jika perasaannya padaku sangatlah menggebu.


Jalan tengah yang diminta Keke adalah kami harus sama-sama pergi dari asrama. Keke lanjut pulang ke Nagoya, sedang aku berusaha mendapat tempat kos yang aman dan terjaga. Yang kurasa pun itu adalah terbaik untukku.


Tak disangka, gayung pun menyambut. Kujumpai sebuah iklan lokal yang menawarkan tempat kos yang cukup menarik bagiku. Kian jatuh hati setelah kusempatkan diri untuk survey. Kurasa sangat cocok sekali dengan inginku.


Selain itu, untuk persiapan jika dirinya berangkat haji cukup lama, yakni sekitar satu bulan. Yang rasanya tidak tega untuk membiarkan bu Yanti sendirian saja di rumah kala itu. Bu haji dan pak haji sama sekali tidak membahas adanya nama Rushqi sebagai anak lelaki yang ternyata pulang tiba-tiba saat mereka sedang memenuhi panggilan naik haji ke Mekkah.


Setelah mendapat tempat, aku benar-benar pindah dengan booking sewa enam bulan sekaligus. Juga mengambil tawaran ibu kos untuk paket makan tiga kali sehari sekalian. Meski nyatanya makanku hanyalah dua kali sehari saja di sana. Kecuali pada saat hari libur.


πŸ•Έ

__ADS_1


Hampir pukul sebelas malam, kutoleh Keke di ranjangnya. Gadis itu sudah tidur dengan nyenyak dan nampak sangat cantik dengan rambut indah yang menyebar di bantal. Rasa iba menderaku, meski menyimpang, bagiku Keke adalah gadis sangat malang.


Orang tuanya sangat sibuk dengan bisnis di toko elektronik. Keke yang tinggal seorang saja di rumah belakang, sangatlah kurang perhatian dan juga pengarahan.


Awal mulai menyimpang adalah saat lulus SMP. Keke mendapat seorang guru privat lajang yang cantik dan baik di SMA. Tidak disangka memiliki kelainan dan Keke jatuh terlena ke dalam rayuan dan perhatian sang guru private. Sejak saat itulah diam-diam Keke mulai terperosok ke dalam lembah kelam yang sesat.


Kini usia Keke memasuki dua puluh empat. Betapa lamanya gadis itu berkubang dalam dosa dan tidak ada satu orang pun yang mampu menariknya untuk kembali. Bahkan, Keke yang sudah bulat bertekad taubat, kembali tergoda padaku saat itu.


Kini, hanya pada Rushqilah gadis itu menyandar harapannya. Mana tega hati ini berkhianat dengan menyetujui ajakan Rushqi, yang hal itu sama dengan menusuk punggung cantiknya dari belakang.


πŸ•ΈπŸ•Έ


Terimakasih vote nya yo kaaak..πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ™

__ADS_1


__ADS_2