Pelacur Sang CEO

Pelacur Sang CEO
Episode 10


__ADS_3

Jangan Lupa Like Komen dan Vote nya yah


Terima kasih:)


Lanjut.


Setelah kepergian Gani Luna pun menghampiri sahabatnya itu dan ikut naik keatas ranjang bersama sahabatnya itu.


"Aduh perih banget ini"rintih Mela sambil mengipasi bagian pahanya.


"Emang seperih itu kalo udah ********"ucap Luna sambil menghampiri Mela dan ikut duduk di sampingnya.


"Enggak Lun biasanya juga gak kaya gini"ucap Mela sambil terus mengipasi dirinya.


"Garang juga yah tuh si Gani"ucap Luna terkekeh dengan ucapannya sendiri.


"Ih..bukan gitu Lun"ucap Mela sambil memukul tangan Luna dengan kipas lipat miliknya.


"Aww sakit Mel,,,trus kalo bukan itu apa coba"ucap Luna sambil mengusap ngusap tangannya.


"Gue maennya dua kali hehh"ucap Mela sambil tersenyum lebar kepada Luna.


"Hekh.. pantesan Lo kaya gitu,,ehh.. Mel Lo lakuin apa yang gue suruh semalem kan"ucap Luna sambil memeluk boneka besar yang ada di kamar Mela.


"Enggak Lun soalnya Gani gak mau kalo pake yang kaya gitu"ucap Mela dengan polos.


"Astaga Mela tol*l banget sih Lo jadi orang,gimana kalo kejadian yang tau lalu kejadian lagi kan bisa brabe Mel"ucap Luna memarahi Mela.


"Udah Lun Lo tenang aja gue sering minum obat ini kok"ucap Mela sambil menunjukkan bukus obat kepada Luna.


"Sejak kapan Lo minum yang beginian kok Lo gak pernah cerita"ucap Luna sambil merebut bukus obat tersebut dari tangan Mela.


"Ya masa perihal beginian doang gue harus ngasih tau Lo sih"ucap Mela.


"Ya iyalah harus gue kan temen Lo"ucap Luna sambil melepaskan bukus obat tersebut kewajah Mela.


"Anj!r sakit bege"pekik Mela sambil melempar bukus obat tersebut karena lain tempat.


"Rasain blww"ledek Luna sambil menjulurkan lidahnya.


Mela hanya membulatkan matanya melihat Luna meledeknya dan beranjak dari tempat tidurnya"Eh..Lun btw Lo kenapa suruh Dewa buat nelpon Lo"tanya Mela sambil mengganti pakaiannya.


"Mm..kenapa yah,,karna semalem si Dewa nembak gue Mel"Teriak Luna yang megirangan.


"What Lo udah jadian sama si dewa?"ucap Mela seakan tak percaya dengan ucapan Luna.


"Heem"ucap Luna sambil mengangguk-angguk kan kepalanya.

__ADS_1


"Wah Lo bener bener udah gila Lun,,masa baru kenal beberapa jam udah langsung pacaran aja,,gue gak habis pikir sama pemikiran Lo Lun"ucap Mela prustasi dengan kelakuan sahabatnya itu.


"Ya gapapa lah Mel mumpung dia yang ajak gue pacaran kenapa enggak"ucap Luna sambil merebahkan tubuhnya di atas ranjang Mela.


"Ya udahlah terserah Lo,, dasar Luna P A (pendek akal)"ucap Mela sambil meninggalkan kamarnya.


"Hekh..dasar punya temen kelewatan P A"ucap Mela sambil berjalan menuju dapurnya.


Di tempat lain.


"Hai bro"ucap Gani ketika begitu masuk kedalam apartemen Dewa.


Dewa hanya memutar bola matanya melihat Gani yang sok asik dengannya"ngapain Lo kesini"ucap Dewa yang sedang duduk di sofa ruang tengah apartemennya.


"Ya nemenin Lo lah gue kan besti Lo,, yekan"ucap Gani yang ikut duduk di samping Dewa.


"Siapa yang nyuruh Lo buat duduk"ucap Dewa dengan dingin.


"Ah..gue mah gak perlu di suruh duduk juga bakalan duduk sendiri"ucap Gani sambil mengambil game controller yang ada di atas meja.


"Udah bro sini mabar sama gue"sambungnya sambil mengulang kembali game yang sedang Dewa mainkan.


Dewa hanya menurut apa kata Gani dan memulai kembali permainannya bersama Gani"Eh..bro tadi gue dapet amanah dari si Luna gadis L C yang semalem nemenin kita,katanya Lo suruh telpon dia kalo Lo gak sibuk"ucap Gani sambil terus fokus kepada layar TV besar dihadapannya.


"Hakh..dasar gadis b°doh"Pekik Dewa sambil tersenyum miring.


"Maksud Lo"ucap Gani yang tak mengerti apa maksud dari ucapan Dewa.


Gani yang penasaran akan hal yang tadi di ucapkan oleh Dewa langsung menghentikan game nya dan langsung meronta-ronta kepada Dewa memohon untuk memberitahunya.


"Loh kok di matiin sih Gan"perotes Dewa ketika Gani menatikan layar TV terdebut.


"Gue mau tau apa maksud dari ucapan Lo barusan bro"ucap Gani yang langsung menindih tubuh Dewa dan mendekatkan wajahnya dengan wajah Dewa hingga tersisa jarak lima senti dari keduanya.


"Lo apa apaan si Gan jauh jauh dari muka gue"ucap Dewa sambil menyingkirkan tubuh Gani yang menindih tubuhnya.


"Tolong bro kasih tau gue pliss"ucap Gani sambil kembali menindih tubuh Dewa dan menatap Dewa dengan wajah memelas berharap Dewa akan memberi tahunya tentang maksud dari ucapanya tadi.


"Okey okey gue bakal ngasih tau Lo"ucap Dewa sambil kembali menyingkirkan tubuh temannya itu dari tubuhnya.


"Aghhh badan gue jadi sakit semua abis Lo tindih"ucap Dewa sambil menggerakan lehernya yang sakit.


"Alah masa punya badan atletis,gue tindih aja sakit"ucap Gani mengejek kemampuan Dewa.


"Lo ngeledek gue?Nih ya asal Lo tau badan Lo itu berat"ucap Dewa sambil ingin melemparkan game controller ke arah kepala Gani.


"Ampun bro ampun,,yaudah katanya okey gue bakal ngasih tau Lo,,tapi mana"ucap Gani mengulang ucapan Dewa dengan sedikit ledekan.

__ADS_1


"Yaudah sini gue kasih tau"ucap Dewa sambil menaruh kembali game controller yang tadi ia ingin lemparkan ke kepala Gani.


Gani pun mendekat kearah Dewa dengan ekspresi wajah penasaran"Jadi gini Gan,,tapi Lo harus janji dulu sama gue buat jangan ceritain ini kesiapa pun"ucap Dewa dengan tatapan misterius yang membuat Ganj semakin penasaran dengan maksud dari ucapannya.


"Oke oke bro gue bakal tutup mulut jadi Lo tenang aja"ucap Gani dengan penih rasa penasaran di hatinya.


"Jadi gini semalem gu.......


"Eh...bentar bentar bro ponsel gue bunyi nih gue liat dulu yah"ucap Gani dengan tiba tiba.


"Wah dari baby Mela nih"ucap Gani ketika melihat nama orang yang menelponnya.


"siapa Mela itu"tanya Dewa sambil mengengkat satu alisnya.


"Itu loh bro L C yang semalem sama gue"ucap Gani sambil berdiri dari duduknya.


"Oh."ucap Dewa singkat.


"Yaudah gue angkat telponnya dulu yah bro,,abis ini lanjut ceritanya,,awas kalo Lo boong"ucap Gani sambil meninggalkan Dewa dan berjalan menuju balkon apartemen Dewa.


Di balkon apartemen.


📞Gani"Halo baby"


📞Mela"............


📞Gani"Ini aku lagi di apartemennya Dewa"


📞Mela"......,.......


📞Gani"Iya aku bakal kesana kok baby,,kamu tenang aja yah"


📞Mela"...............


📞Gani"Iya aku juga udah kangen sama kamu baby"


📞Mela"................


Dewa yang sedari tadi mendengar percakapan Gani di balkon sana yang terdengar jelas olehnya hanya terkekeh mendengarnya karena percakapan Gani yang begitu alay membuatnya tertawa.


📞Gani"Ya udah baby kalo begitu aku tutup sulu yah telponnya"


📞Mela"...............


📞Gani"Dah baby,mmuah"


Gani pun menutup pangilan telpon tersebut dan kembali memasukan ponselnya kedalam saku celananya dan kembali berjalan menuju ruang tengah untuk mendengarkan cerita dari Dewa.

__ADS_1


~


Salam Author;)


__ADS_2