
Jangan Lupa Like Komen dan Vote nya yah
Terima kasih:)
Lanjut.
Laki laki itu pun langsung memberikan ponsel terseput kepada Dewa tapi ia merasa aneh karena melihat foto dari ponsel tersebut yang memperlihatkan wajah yang tak asing baginya.
"Ini pak ponselnya"ucap si pria itu sambil memberikan ponsel yang sudah retak layarnya itu kepada Dewa.
Dewa pun langsung mengambil ponsel tersebut tampa sepatah katapun keluar dari mulutnya dan kembali berjalan.
Karena rasa penasarannya akhirnya si pria berkepala botak itu pun berani menanyakan tentang wanita yang ada di foto tersebut.
"Bos"ucap si pria ketika melihat Dewa berjalan pergi dari gedung tersebut.
Seketika Dewa pun langsung menghentikan langkahnya dan berbalik kearah sumber suara"ada apa"ucap Dewa dengan dingin.
"Aaa..anu bos"ucap si pria dengan gugup.
"Ada apa pak Jek"ucap Dewa sambil menghampiri si pria itu.
"Aa..anu pak saya mau nanya sesuatu"ucap pak Jek dengan sedikit takut.
"Oh.. silahkan apa yang mau anda tanyakan"ucap Dewa
"Gadis yang ada di foto tadi siapanya bos yah,,sepertinya saya mengenal dia bos"ucap pak Jek dengan gugup.
"Pak Jek kenal gadis ini"ucap Dewa sambil meperlihatkan foto di layar ponsel yang sedang ia pegang.
"Iya bos saya memang mengenal gadis ini,dia itu neng Luna tetangga saya"ucap pak Jek setelah melihat dengan jelas foto di layar ponsel itu.
"Mmm..dan kalo gak salah ini juga kaya ponsel milik neng Luna deh,kenapa bisa ada sama bos?"ucap pak Jek yang mengenalin ponsel milik Luna.
"Itu gak peting,,saya butuh bantuan pak Jek"ucap Dewa sambil memegang pundak pak Jek.
"Bantuan apa bos"ucap pak Jek yang sedikit takut dengan tatapan mata Dewa.
"Tolong anterin saya ke rumahnya"ucap Dewa sambil tersenyum kepada pak Jek.
"Kalo pak Jek mau anterin saya ke tempat tinggal nya,gajih pak Jek bulan sekarang saya naikan jadi dua kali lipat,,jadi gimana pak Jek mau kan bantuin saya"ucap Dewa ketika melihat keraguan yang terlihat dari ekspresi wajah pak Jek yang nampak ragu.
"Baik bos saya akan antar bapak ke rumah neng Luna"ucap pak Jek seketika semangat ketika mendengar gajinya akan menjadi dua kali lipat.
__ADS_1
"Bagus"ucap Dewa sambil tersenyum miring.
"Kita mau kesana sekarang bos?"tanya pak Jek dengan antusias.
"Enggak,hari ini saya ada urusan,pak Jek bisa anterin saya besok tapi pak Jek harus ingat jangan kasih tau siapa pun kalo saya mau ketempat gadis ini tinggal"ucap Dewa sambil mengambil kembali ponsel Luna lalu kemudian pergi.
Ditempat lain
Kembali ketempat tinggal Luna nampak kini mereka sedang sibuk dengan kegiatan mereka masing masing.
"Mel pinjem ponsel Lo dong"ucap Luna yang kini merasa bosan.
"Lun Lo gak liat gue lagi apa"ucap Mela sambil terus fokus kepada layar ponselnya.
"Dasar pelit"gerutu Luna sambil kembali menonton TV.
"Gue bukan pelit tapi ponsel gue lagi di pake Lun,lagian kalo kabur itu jangan lupa bawa ponselnya"ucap Mela yang melirik kearah Luna
"Mana sempet gue bawa yang gituan"ucap Luna sambil kembali memakan camilanya.
"Ya kali"ucap Mela.
"Eh..Lun kita jalan jalan yuk"ucap Mela.
"Enggak ah ntar kalo gue keluar bisa bisa gue ketangkep sama anak buahnya mas Dewa"ucap Luna.
"Tuh denger perut gue udah keroncongan banget pengen diisi"ucap Mela.
"Iya juga sih gue juga laper,,tapi...ah Lo pesen aja lewat ojek online atau enggak suruh si Gani aja buat kesini"ucap Luna.
"Iya juga yah ya udah gue suruh baby gue aja buat kesini"ucap Mela yang langsung menelpon Gani.
Skipp
Tak lama kemudian Gani pun datang membawa satu bok ayam goreng untuk mereka bertiga.
"Baby kamu udah siap siap buat besok kan?"ucap Gani kepada Mela.
"Blom,,emang penerbangan nya jam berapa?"ucap Mela sambil makan ayam gorengnya.
"Jam sembilan pagi kita harus udah ada di bandara baby"ucap Gani.
"Oh yaudah kamu jemput aku di sini jam tujuh pagi aja,nah jam delapan aku mau beresin barang yang mau aku bawa trus jam sembilan kita berangkat ke bandara deh"ucap Mela.
__ADS_1
"Ya udah baby aku bakal jemput kamu dari dini jam tujuh pagi yah"ucap Gani sambil merangkul pinggang Mela.
"Cie cie yang mau liburan"
"Hm..gue jadi iri deh"ucap Luna menghela nafas berat.
"Eh..tapi tapi nanti kalian di sana gak satu kamar kan?"ucap Luna.
"Oh tentu iya,,iya kan baby"ucap Gani sambil menatap wajah Mela.
"Heemm"pekik Mela sambil bersikap manja kepada Gani.
"Ya ampun...emangnya kalian udah nikah gitu pake satu kamar segala dosa tau"ucap Luna sambil geleng-geleng kepala.
"Dih.. emangnya Elo enggak gitu sama si Dewa"ucap Mela membalikan ucapannya.
Seketika Luna pun terdiam dan langsung mengalihkan pembicaraan"Ah..itu hehehehh..eh Mel Gan ayamnya mau pake nasi gak"ucap Luna mengalihkan pembicaraan.
"Gak usah Lun ayam doang juga gue udah kenyang"ucap Gani
"Oh..yaudah kalo gitu gue bawain kalian minum yah"ucap Luna yang langsung bergegas menuju dapurnya.
"Baby kayanya si Luna malu deh"ucap Mela tertawa kecil ketika melihat wajah Luna yang memerah tadi.
"Iya baby"ucap Gani yang tertawa kecil seperti Mela.
Sementara di dapur nampak Luna sedang membuat sirup"Ih..Lo bego banget sih Lun bisa bisanya mulut ini ngomong kaya gitu padahal Lo sendiri yang kaya gitu,,emang dasar otak ini bego bego bego"ucap Luna sambil memukul-mukul kepalanya.
"Gue maluuu"Rengek Luna yang terdengar oleh Mela dan Gani yang ada diruang tamu rumahnya.
"Baby"ucap mereka berbarengan ketika mendengar rengekan Luna,nampak mereka hanya tertawa kecil mendengarnya dan tak lama kemudian Luna pun datang membawa sebuah baki berisi tiga gelas minuman untuk mereka bertiga.
"Ini minumnya maaf yah cuma ini yang gue punya soalnya gue belum belajar bulanna lagi"ucap Luna sambil menyondorkan gelas berisi sirup jeruk kepada Mela dan Gani.
"Gapapa kok Lun ini juga udah cukup makasih yah Lun"ucap Gani sambil meminum sirup tersebut.
Luna pun hanya tersenyum dan kembali makan ayamnya.
"Lun gue ingetin lagi sama Lo besok Lo harus hati hati yah Lo gak boleh keluar dari Lingkungan gedung ini karena gue takut anak buahnya si Dewa bakal tau keberadaan Lo kalo Lo keluar dari longkungan gedung ini"ucap Gani kembali mengingatkan Luna untuk berhati-hati.
"Iya Lun nurut aja yah apa kata kita ini juga buat kebaikan Lo"ucap Mela.
"Iya Mel Gan gue bakal nurut apa kata kalian,makasih yah udah peduli sama gue"ucap Luna tersenyum kepada Mela dan Gani.
__ADS_1
~
Salam Author;)