Pelacur Sang CEO

Pelacur Sang CEO
Episode 35


__ADS_3

Jangan Lupa Like Komen dan Vote Nya Yah.


Terima kasih:)


Lanjut.


"Mas aku takut"ucap Luna sambil memeluk erat tubuh Luna.


"Hm..?takut kenapa sayang"ucap Dewa sambil menatap wajah Luna.


"Mm..aku takut kalo aku bakalan hamil"ucap Luna sambil menatap wajah Dewa.


"Kenapa harus takut,,mas bakalan tanggung jawab kok"ucap Dewa santai.


"Tapi kita gak bisa kaya gini terus dong mas"ucap Luna.


"Maksud kamu sayang"ucap Dewa tak mengerti.


"Ya kita harus nikah lah mas,,kalo kaya gini terus aku ngerasa aku kaya sugar baby nya kamu doang"ucap Luna kesal.


"Iya iya nanti kita nikah yah sayang tapi kita tunggu waktu yang tepat"ucap Dewa sambil tersenyum kepada Luna.


"Iya tapi kapan"ucap Luna sambil merengek kepada Dewa.


"Iya nanti sayang"ucap Dewa sambil mengusap rambut wanitanya.


Seketika hati Dewa langsung di landa kebingungan mendengar ucapan Luna karena selama ini ia tak pernah berpikir untuk menikahi Luna karena seperti rencananya dari awal ia hanya menjadikan Luna sebagai wanita pemuas nya.


Di tempat lain.


"Wah bisa bisanya tuh si Dewa nemuin keberadaannya si Luna padahal cuma kamu sama aku doang yang tau tempat tinggalnya si Luna"ucap Mela masih merasa tak percaya dengan apa yang telah ia lihat tadi.


"Sama itu lagi si Luna mau aja gitu di ajakin balik sama si psikopat Dewa itu"sambung Mela geram.


"Gue gak habis pikir sama cara kerja otak Lo Lun...


"Udah dong baby jangan ngomel ngomel terus dong,,kita kan di sini lagi liburan"ucap Gani.


"Ya abis nya aku kesel sama dua sejoli itu"ucap Mela.


"Ya udah lah biar entar aja pas kita udah di Jakarta kita marahin tuh si Luna,,jangan sampai emosi kamu ngerusak liburan kita oke"ucap Gani berusaha menenangkan Mela.


"Hm...ya udah"ucap Mela sambil menjulurkan tangannya


"Mau di gendong nih?ucap Gani sambil tersenyum.


"Iya"ucap Mela dengan manja.


"Ya udah ayo"ucap Gani sambil membungkuk membelakangi Mela.

__ADS_1


"Em..


"Baby kamu harus gendong aku sampai vila okey"ucap Mela yang berada di gendongan Gani.


"Enggak ah kamu kan berat"ucap Gani di bawah sana.


"Apaaa!! berat kamu bilang"teriak Mela.


"Iya berat,,emang kamu berapa kilo sih baby,kaya nya kamu harus diet deh soalnya berat banget liat tuh kaki aku sampai gemetaran karena gendong kamu"oceh Gani membuat Mela semakin marah dan kesal.


Plak


satu tamparan berhasil mendarat di bibir Gani.


"AW..sakit baby"ucap Gani sambil mengusap bibirnya.


"Biarin abisnya bibir kamu nyebelin banget sih"ucap Mela sambil terkekeh.


"Ya kan gak di keplak juga bibir akunya"ucap Gani sembari terus berjalan.


Mela hanya terkekeh dengan ucapan Gani"Eh..baby turunin aku dulu"ucap Mela.


"Kenapa katanya tadi pengen digendong sampai vila"ucap Gani sambil menoleh kearah wajah Mela.


"Udah turunin aku aja apa susahnya sih mas"ucap Mela.


"Mau kemana sih baby"ucap Gani ketika melihat Mela berlari ke arah pantai.


"Baby sini"ucap Mela sambil melambaikan tangannya.


Gani hanya tersenyum melihat senyuman bahagia dari wajah Mela"Ayo sini baby"ucap Mela sambil berlompatan kegirangan di tepi pantai.


"Baby"Teriak Mela sambil mencirati air kearah Gani.


Seketika Gani langsung memejamkan matanya karena air yang di cipratkan Mela masuk kedalam mulutnya dan itu membuat mulutnya keasinan.


"Wah wah kamu memang nakal baby"ucap Gani sambil berlari m ngejar Mela.


Nampak Meraka saling mengejar satu sama lain hingga sore pun tiba kini Mela dan Gani sedang berada di dalam villa dan menikmati waktu kebersamaan mereka dengan bercanda ria bersama.


"Baby kita ke tepi pantai lagi yuk,liat sunset"ucap Mela yang sedang berada di dalam dekapan Gani.


"Ya udah ayo sayangku"ucap Gani sambil


"Eh..kok tumben kamu panggilnya sayang biasanya juga enggak,,lagi kesambet apa sih si mas nya"ucap Mela sambil menatap wajah lalu mencubit hidung Gani


"Aww sakit baby"ucap Gani sambil memegangi hidungnya.


Sementara Mela hanya terkekeh geli melihat Gani yang kesakitan akibat ulahnya

__ADS_1


"Rasain"ucap Mela sambil terkekeh


"Emang gak boleh panggilnya sayang,,kan biar romantis kaya si Dewa sama si Luna"ucap Gani sambil menarik pinggang Mela menjadi semakin dekat dengan tubuh nya.


"Ehhh..kamu apa apaan sih malu tau"ucap Mela dengan wajah memerah.


"Jangan mesum di sini dong baby malu di liatin orang"bisik Mela sambil memukul mukuli dada bidang milik Gani.


Gani hanya terkekeh melihat wajah Mela yang memerah karenanya"Hm..ya udah kita di situ aja yah mes*mnya baby"bisik Gani kembali menggoda Mela sambil menunjuk ke arah pohon yang ada ditepi pantai tersebut.


"Ih..kamu gila yah,,ya jangan di situ juga"ucap Mela sambil kembali memukul mukuli dada bidang milik Gani.


"Ya memang aku gila,gila karena kamu baby"ucap Gani sambil mendekatkan wajahnya ke arah leher Mela.


"Astaga udah ih.. malu baby,liat tuh orang orang pada ngeliatin kita"ucap Mela sambil menjauh tubuhnya dari Gani.


Mela pun berlari meninggalkan Gani yang masih berdiri di tepi pantai,dengan langkah cepat Gani pun berlari menyusul Mela yang sedang berlari dengan terus menengok kearah dirinya sambil tersenyum kepada nya.


"Baby awas"teriak Gani dengan ekspresi waja terkejut ketika melihat seseorang yang tiba tiba berlari


Brugg


Seketika tubuh Mela jatuh dan menindih tubuh pria yang ia tabrak"Aww.."pekik Mela yang sambil memegang jidatnya yang terasa sakit akibat tabrakannya tadi.


"Hah..."seketika Mela bangkit dari tubuh pria tersebut ketika melihat wajah dari si pria tersebut.


Nampak pria tersebut hanya terkekeh melihat ekspresi terkejut dari wajah Mela hingga si pria itu pun bangkit dan langsung mendekat kearah Mela yang sedang tertunda nampak Mela sangat terkejut sekaligus ketakutan karena lagi lagi ia bertemu dengan orang yang telah merusak harga diri nya.


"Wah wah..dunia ini memang sempit rupanya yah"ucap pria tersebut sambil mengangkat wajah Mela yang sedang tertunduk takut.


"Wah..jalqng kecil ku ini rupanya sudah tumbuh dewasa...


"Hehh.."pria tersebut menghela nafasnya sambil melihat kearah wajah Mela dengan tatapan


"Perasaan baru aja kemarin Om main sama kamu,,iya kan sayang??"ucap pria tersebut terus memancing emosi Mela.


"Cukup!!!"tegas Mela tak tahan mendengar ocehan pria tersebut.


"Tolong anda jaga ucapan anda"ucap Mela dengan mata berkaca-kaca.


~


Sebelumnya Author mau minta maaf karena udah hampir sebulan Author gak update


jujur Author udah kehabisan ide dan Author udah putus asa sama novel ini:/


jadi sekali lagi Author minta maaf sama kakak kakak yang udah setia baca novel ini.


Salam Author;)

__ADS_1


__ADS_2