
Jangan Lupa Like Komen dan Vote Nya Yah
Terima kasih:)
Lanjut.
Tiga hari setelah perdebatan itu nampak kini hubungan Luna dan Dewa terlihat harmonis dilihat dari sikap Dewa yang semakin manja kepada wanitanya itu.
"Mas bangun mas"ucap Luna yang baru keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kimono handuk berwarna pink.
Sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk Luna berjalan kearah Dewa yang masih tertidur pulas itu"Mas ayo ih bangun"ucap Luna sambil menarik selimut yang dikenakan Dewa.
"Mm.. sebentar lagi yah sayang"ucap Dewa dengan mata yang masih tertutup dan tangan yang menarik kembali selimutnya.
"Ih..mas bangun kamu itu harus kerja mas"ucap Luna kembali menarik selimut yang menutupi tubuh Dewa.
Dengan mata yang masih tertutup Dewa pun kembali menarik selimutnya itu"Mas gak mau berangkat kerja sayang"ucap Dewa kembali menarik selimut nya itu.
"Ih mas udah ih bangun udah tiga hari loh kamu gak kekantor"ucap Luna sambil menarik selimut itu kembali dan melemparkannya ke sembarang arah.
Merasa selimut yang dikenakannya kembali di tarik oleh Luna Dewa sama sekali tak bergeming ia hanya tertidur meski ocehan dari Luna terus menggangu tidurnya hingga akhirnya Dewa pun menarik tangan Luna yang membuat Luna jatuh menindih tubuhnya dan...
"Cup"
Satu kecupan manis dari Dewa berhasil mendarat di bib!r Luna,Luna seketika membulatkan matanya karena terkejut dengan Dewa yang tiba-tiba menarik tubuhnya dan langsung memberikan c!Uman singkat kepadanya.
"Sehari lagi yah"ucap Dewa sambil tersenyum kepada wanitanya itu.
Luna hanya menganggukkan kepalanya nampak ia masih dilema dengan c!Uman singkat itu hingga ia tersadar dan langsung bangkit dari tubuh Dewa.
"Yaaaa udah aku izinin kamu buat gak kerja sehari lagi"ucap Luna dengan wajah memerah karena merasa malu dengan c!Uman singkat itu.
"Hem..makasih sayang ku"ucap Dewa tersenyum manja kepada Luna.
"Ya udah sekarang kamu mandi gih aku udah siapin air angetnya"ucap Luna sambil memungut kembali selimut yang ia lempar tadi.
"Mandiin"ucap Dewa dengan manja.
"Ih.. enggak ah mandi aja sendiri"ucap Luna sambil menaruh selimut yang ada di tangannya ke atas ranjang.
__ADS_1
"Kamu kok kaya yang jijik gitu sih sama mas"ucap Dewa dengan ekspresi wajah serius
seketika sikapnya berubah dari manja menjadi seserius seperti saat ini.
"Aku gak jijik kok mas sama kamu"ucap Luna terkejut dengan ucapan Dewa.
"Itu buktinya kamu bilang i**h"ucap Dewa kesal.
"Kalo bukan karena jijik terus maksud kamu apa bilang ih kaya gitu sama mas"sambung Dewa.
"Aku bilang kaya gitu bukan karena aku jijik sama kamu mas tapi aku malu aja gitu kalo harus mandiin mas"ucap Luna mencoba menjelaskan alasannya enggan untuk melakukan yang diinginkan Dewa.
"Kenapa harus mali hah?bukannya kamu udah liat semuanya dan udah sentuh semuanya"ucap Dewa dengan kesal.
Tak ingin terus berdebat Luna pun akhirnya menuruti keinginan Dewa"Ya udah ayo"ucap Luna sambil menghampiri Dewa yang masih duduk di atas ranjang.
"Nah gitu dong sayang,kalo kaya gini kan aku gak perlu keluarin energi buat marah marah sama kamu"ucap Dewa dengan tatapan mata penuh arti.
Luna hanya tersenyum kepada Dewa dan langsung menuntun tangan Dewa berjalan masuk ke dalam kamar mandi.
Skipp.
Setelah beberapa saat kedua sejoli itu pun keluar dari kamar mandi itu dan etah apa yang sudah mereka lakukan hingga nampak wajah Luna dan Dewa seperti kelelahan.
"Makasih yah sayang"ucap Dewa sambil menatap wajah Luna.
Luna hanya tersenyum kepada Dewa walau aslinya ia sedang merasakan sakit ditubuhnya akibat alasnya yang terlalu sempit.
"Mas aku gak kuat"ucap Luna dengan tubuh gemetaran.
Melihat tubuh wanitanya itu gemetaran dan hampir terjatuh seketika Dewa langsung memangku tubuh Luna dan membaringkannya di atas ranjang,nampak Luna wajah Luna memucat akibat terlalu lama di dalam air,sontak Dewa pun panik dan langsung nyelimuti tubuh Luna yang masih menggunakan kimono handuk dengan selimut.
"Maafin mas yah sayang"ucap Dewa yang nampak menyesal.
"Mas aku aus"ucap Luna dengan suara samar hampir tak terdengar.
"Sebentar yah sayang"ucap Dewa dengan sigap ia langsung mengambil gelas air di atas meja dan langsung memberikannya kepada Luna.
Dewa sangat menyesal karena telah memaksa wanitanya itu untuk menuruti keinginannya di saat Luna baru saja selesai memenuhi keinginannya itu.
__ADS_1
Melihat keadaan Luna yang hampir pingsan Dewa pun menelpon dokter untuk datang kerumahnya,hingga beberapa saat dokter langganannya pun telah sampai dirumahnya dan langsung memeriksa Luna.
"Gimana dok apa dia baik baik saja?"tanya Dewa cemas.
"Iya nona Luna baik baik saja dia cuman kecapean"ucap Dokter Arif
"Lain kali tuan Dewa harus lebih konsisten dan jangan terlalu semangat dalam bercocok tanam"ucap Dokter Arif dengan sedikit tertawa yang membuat Dewa sedikit malu.
"Itu ada resep obat anda bisa beli di apotik"ucap Dokter Arif.
"Baik Dok,,kalo begitu terima kasih uangnya bayarannya udah saya transfer yah dok"ucap Dewa ingin dokter Arif untuk segera pergi karena ia merasa sangat malu.
"Sama sama Tuan, baiklah kalo begitu saya permisi dulu"ucap Dokter Arif sambil berjalan pergi meninggalkan apartemen Dewa.
Setelah mengantar dokter Arif hingga parkiran Dewa pun dengan cepat kembali masuk kedalam apartemennya untuk menemani Luna.
"Sayang maafin mas yah"ucap Dewa sambil memegang tangan Luna.
"Iya gapapa kok mas"ucap Luna sambil tersenyum kepada Dewa.
"Kamu gak jangan panik mas aku cuma lemes doang kok"ucap Luna berusaha menghibur hati Dewa.
"Kamu beneran gapapa?"tanya Dewa yang terus memegang erat tangan Luna.
"Iya mas aku gapapa kok,tapi perut aku laper mas pengen makan"ucap Luna sambil mengusap perutnya.
"Oh..kamu laper yah sayang ya udah kamu mau makan apa biar mas pesenin"ucap Dewa.
"Emm..aku mau makan nasi uduk lagi"ucap Luna yang sekarang mulai membaik.
"Nasi uduk lagi?"ucap Dewa yang sedikit terkejut.
"Iya emang kenapa mas"ucap Luna.
"Kamu emang gak bosen gitu sayang"ucap Dewa.
"Enggak mas aku gak bosen,,yaudah buruan telpon pak Jek buat beliin nasi uduknya nek asih sekarang"ucap Luna yang seperti tak sabar.
"Iya iya sebentar"ucap Dewa yang langsung membawa ponselnya dari saku celananya.
__ADS_1
~
Salam Author;)