
Jangan Lupa Like Komen dan Vote nya Yah
_
Tak terasa makanan yang mereka pesan pun telah datang rasanya baru saja mereka memesan dan kini sudah di depan mata,ketika semua orang menyantap makanan mereka masing masing namun berbeda dengan Karla yang hanya memandangi makanan nya itu dengan tatapan keheranan.
"Bunda hari ini lebaran yah?"tanya nya dengan ekspresi wajah heran.
"Perasaan masih baru deh lebaran tapi kok udah lebaran lagi"sambungnya.
Orang orang di sekitarnya pun aneh dengan ucapan Karla"Bukan sayang ini bukan Lebaran"
"Tapi ini semua apa dong Bun?Karla Bunda sama semua orang pake baju baru,bagus lagi trus kita makan daging,kalo makan daging sama pakai baju baru kan pas lebaran Bun"jawabnya.
Karla kembali menunjukkan kepolosannya yang membuat Dewa terus di rundung oleh rasa penyesalan terhadap istri dan putrinya itu,sebegitu kekurangan kah hidup putrinya itu hingga pakaian baru dan makan makanan yang layak pun hanya ia dapatkan satu tahun sekali.
"Ini hadiah dari Ayah,kan ayah baru pulang kerja nak"ucap Luna dengan tangan mengusap punggung Karla.
"Oh ini hadiah dari ayah, makasih ayah"ucapnya sambil tersenyum manis kepada Dewa membuat seketika tersenyum sekaligus terharu karena untuk pertama kalinya iya melihat senyum tulus dari putrinya yang di berikan khusus untuk nya.
"Iya sama sama nak,
"Em..kalo begitu ayah boleh minta sesuatu gak sama Karla?"ucap Dewa
__ADS_1
"Minta apa yah?"ucap nya
"Ayah boleh minta di suapin sama Karla"ucap Dewa seperti anak kecil.
Seketika anak kecil itu tertawa"Ayah kaya anak kecil aja pengen di suapinnn"ucapnya dengan tawa geli.
"Em..emang ayah anak kecil,anak kecilnya bunda,iya kan Bun"ucap Dewa sambil menyenderkan kepalanya di pundak kecil putrinya dengan mata yang menyedip ke arah Luna,Luna yang melihatnya hanya acuh namun dalam hatinya ingin sekali ia tertawa melihat kelakuan suaminya itu.
"Ih ayah berat tau pundak Karla kan jadi sakit"
"Hm..Ya udah deh Karla suapin Ayah"ucapnya sambil pasrah.
"Aaaaa"Dewa dengan cepat membuka mulutnya ini adalah kali pertama nya mendapat suapan dari sang putri dan semua yang hari ini ia lakukan bersama Karla adalah kali pertamanya dari mulai jalan jalan berbelanja hingga makan bersama dengan putrinya adalah kali pertama dalam hidupnya.
Setelah Acara makan perdana Dewa bersama keluarganya Dewa beserta keluarganya termasuk Adit dan Gani kembali ke rumah nek Asih
Sementara Luna Gani dan Lastri hanya menatap wajah Nek Asih yang berharap kedipan mata sebagai tanda persetujuan namun entah kenapa nek Asih malah menatap Luna cukup lama hingga ia pun mengedipkan kedua matanya beberapa kali sebagai tanda ia mengizinkan Dewa membawa Luna dan Karla untuk kembali dengan Dewa
Semua orang bernapas lega hingga Dewa spontan mencium punggung tangan Nek Asih.
"Saya janji akan jaga anak istri saya dengan baik dan selalu bahagiain mereka berdua nek dan saya akan anggap nenek Lastri dan juga Adit sebagai keluarga saya sendiri"ucap Dewa dengan perasaan senang.
"Oleh karena itu nenek beserta cucu nenek akan saya bawa kembali ke kota dan tinggal bersama saya dan juga Luna"ucap Dewa saking senangnya.
__ADS_1
nek Asih nampak hanya meneteskan air matanya melihat wajah bahagia yang kini kembali ia lihat dari wajah Luna.
Skipp
Setelah semua barang di masukin kedalam mobil mereka pun masuk kedalam mobil kini rumah reyot itu kembali kosong para tetangga pun banyak yang tak menyangka bahwa Luna yang selama ini mereka anggap sebagai wanita hina ternyata memiliki suami yang merupakan bos dari suami suami mereka yang bekerja sebagai kuli di pembangunan perumahan milik Dewa.
"Mas kita mau pulang kemana?"tanya Luna
"Kita mau pindah ke rumah mas yang ada di kota sayang yang Deket sama kantor sama rumah sakit tempat nanti nenek berobat,gapapa kan sayang?"ucap Dewa sambil melirik kearah belakang.
"Gapapa kok mas aku ikut kamu aja"ucap Luna
"Ayah rumah ayah besar gak yah?"ucap Karla polos
Dewa terkekeh mendengar pertanyaan spontan dari sang putri"Hem kamu liat aja nanti yah sayang di sana kamu boleh pilih kamar yang kamu suka"ucap Dewa sambil mencium pipi sang putri dengan gemas nya
"Mas rumah kita yang di kampung gimana?"tanya Luna
"Rumah kita di sana di rawat sama Dewi dan suaminya"ucap Dewa
"Oh jadi dia udah nikah mas"tanya Luna sedikit terkejut mendengar gadis Desa yang dulu sering menemani Luna.
"Iya dua tahun yang lalu kalo gak salah yah Gan"ucap Dewa
__ADS_1
Luna terdiam seketika ia teringat akan istri sah Dewa,lagi lagi ia kembali terbuai dengan ucapan dan kebaikan Dewa kembali dan lupa dengan Dewa yang sudah memiliki istri.
"Gan tunggu tolong berhentiin mobilnya"