Pelacur Sang CEO

Pelacur Sang CEO
Episode 06


__ADS_3

Jangan Lupa Like Komen dan Vote nya yah.


Terima kasih:)


Lanjut.


Setelah mendengar pertanyaan dari Luna Roni baru ingat bahwa tadi siang ia mendapat telepon dari seseorang yang memesan ruang VIP dan ia belum memilih pemandu untuk menemani seseorang di tempat VIP itu.


"Aduh eike hampir lupa untung Lo ingetin Lun, jadi gini malam ini kalian temenin tamu di ruang VIP nomor satu okey"ucap Roni sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Wah.. pasti tajir banget Tuh orang"ucap Mela yang takjub dengan ucapan bosnya itu.


"Tuh kan sekarang giliran Lo yang matre Mel"ucap Luna yang menatap Mela dengan aneh.


"Biari blwe"ucap Mela sambil menjulurkan lidahnya.


"Dih,,eh..bos tamunya pasti Om Om perut buncit kan"ucap Luna yang sudah tak asing jika ada yang memesan ruang VIP nomer satu pasti tamunya Om Om berperut buncit.


"Mmm..kalo itu eike gak tau tapi sebentar lagi mereka dateng ko,,kalian harus siap siap dandan yang cantik sama jangan lupa pake bra yang gede biar bisa tampung uang banyak hihihihh"ucap Roni sambil cekikikan.


"Heh.. jangan salah bos nih liat"ucap Mela sambil memperlihatkan si kembarnya yang sangat menonjol karena b r a yang ia kenakan besar.


"Mmm...bagus eike suka sangat menggoda iman tapi eike gak kegoda sama sekali,eike kan cewe"ucap Roni sambil mengipasi dirinya dengan kipas lipat yang selalu ia bawa dan melirik ke arah Luna yang sedang menyimak.


"Aduhh...seksi banget sih Lo Lun cetar menbahana,penampilan kalian berdua sungguh sangat menggoda iman para pria,eike jadi iri deh sama kalian"ucap Roni ketika melihat penampilan Luna yang memakai baju seksi dan sangat pas ditubuh Luna.


Mendengar ucapan bosnya itu Luna dan Mela hanya saling menatap sambil menahan tawanya.


"Aduh aduh..ponsel eike bunyi sebentar yah para gadis kecilku"ucap Roni sambil meninggalkan Luna dan Mela.


Setelah kepergian bos bencongnya mereka langsung tertawa terbahak bahak setelah mendengar ucapan bosnya itu"Hahah..yaiyalah Lo gak kegoda Lo kan bencong bege"ucap Mela yang tertawa terbahak bahak setelah bos bencongnya itu pergi.

__ADS_1


"Sut..Mel udah nanti dia denger loh"ucap Luna sambil merapikan rambutnya di depan cermin.


Tak lama kemudian Roni pun datang kembali keruangan makeup dan langsung menghampiri Luna dan Mela"Kalian udah siap kan"Tanya Roni dengan sumringah.


"Udah bos"ucap Luna sambil merapikan bajunya.


"Bagus sekarang juga kalian berangkat ke ruang VIP nomer satu,karna tamu kita udah ada di sana dan ingat kalian jangan nolak keinginan tamu kita karna dia itu tamu sepesial di tempat kita,,aduh beruntungnya kalian bisa nemenin dia"ucap Roni yang sumringah tampak alasan.


"Nih bencong kenapa sih sumringah gak jelas gitu,,aneh"ucap batin Luna yang sambil menatap aneh kearah bosnya itu.


Merekapun berjalan pergi menuju ruangan VIP tersebut dengan langkah malas"Mel paling juga yang ada di ruangan itu tuh si Om Om perut buncit yekan"ucap Luna sambil berjalan dengan langkah malas.


"Iya Lun beruntung apanya yang ada abis nemenin tamu itu gue langsung muntah muntah deh"ucap Mela yang sama malasnya dengan Luna.


"Sepesial apanya paling juga sepesialnya itu karna tamu itu bawa banyak uang buat kita nantikan"ucap Luna yang sudah berada di depan pintu ruangan VIP tersebut.


"Mel pokoknya pas nanti di dalem kita harus siap siap buat nahan muntak kita oke"ucap Luna sambil menatap wajah Mela.


"Iya Lun oke semangat demi cuan"ucap Mela menyemangati satu sama lain sambil memegang gagang pintu ruangan tersebut.


"Wah wah ternyata para ladi companion(LC) kita sudah datang"ucap seorang pria sambil menghampiri Luna dan Mela.


Seketika Luna dan Mela membulatkan matanya ketika melihat tamu yang akan mereka temani ternyata tidak sesuai dengan dugaan mereka"Wah ternyata ucapan si bencong itu bener Lun arti keberuntungan sama sepesial itu tenyata ini,,ganteng banget"bisik Mela yang ternganga ketika melihat tamunya itu ternyata bukan Om Om perut buncit.


"Iya Mel dugaan kita salah"ucap Luna yang terpukau dengan ketampanan tamunya tersebut.


"Ehh..dia nyamperin kita Mel"ucap Luna ketika melihat si pria tersebut menghampiri mereka berdua.


"Hai kalian berdua kan LC yang mau nemenin kita"ucap si pria itu ramah.


Luna dan Mela hanya mengangguk sambil terus menatap wajah si pria tersebut.

__ADS_1


"Kenalin nama saya Gani kusuma kalian bisa panggil saya Gani"ucap Gani sambil menjulurkan tangannya.


"Luna"ucap Luna sambil membalas jabatan tangan dari Gani.


"Oh Luna yah nama yang nakal pasti bos saya akan suka sama kamu,kalo yang ini"ucap Gani sambil menjulurkan tangannya kearah Mela.


"Mela"ucap Mela sambil membalas jabatan tangan dari Gani.


"Em Mellaa,,mari"ucap Gani sambil menggandeng tangan Mela nampak Gani langsung terpincut dengan Mela.


Merekapun berjalan menghampiri pria yang sedang menunduk dan memakai kaca mata hitam yang tengah duduk di sebuah sofa"bro kenalin nih para LC yang mau nemenin kita,,yang ini namanya Mela kalo yang sebelah sini namanya Luna"ucap Gani memperkenalkan kedua pemandu tersebut.


Seketikan mata Luna dan Mela kembali membulatkan matanya ketika melihat si pria berkacamata hitam itu melihat kearah mereka dan membuka kaca matanya.


"Ya tuhan seberuntung ini kah saya malam ini hingga mendapatkan tamu sepesial dan setampan pria ini "ucap batin Luna.


"Mari silakan duduk nona nona"ucap si pria tersebut sambil terus menatap Luna.


Luna pun duduk di samping pria tersebut sedangkan Mela duduk di samping Gani yang terus menempel bersama nya.


"Perkenalkan nama saya Dewa"ucap Dewa sambil menjulurkan tangannya.


"Luna"ucap Luna membalas jabatan tangan Dewa.


Dewa hanya tersenyum kepada Luna yang membuat jantung Luna berdebar debar di buatnya"Mmm..ya ampun senyumnya manis banget sih jantung gue aja sampei berdebar-debar liatnya"ucap batin Luna sambil membalas senyuman dari Dewa.


"Tuan anda mau putar lagu apa"ucap Luna yang salah tingkah karena Dewa terus memandanginya.


"Hehh..jangan panggil Tuan yah panggil aja Dewa"ucap Dewa sambil memegang dagu Luna sehingga wajah mereka saling bertatapan.


Sontak Luna terkejut dengan hal itu,Luna melihat tatapan mata Dewa dengan tatapan penuh hasrat yang membuat ia susah untuk menelan ludahnya sendiri"Ya ampun kenapa denyut jantung gue malah makin kenceng yah,,udah udah Lun Lo tenang yah jangan sampei Lo kebawa perasaan sama tatapan mata si pria ini "ucap batin Luna yang salah tingkah dengan tatapan mata Dewa.

__ADS_1


~


Salam Author;)


__ADS_2