Pelacur Sang CEO

Pelacur Sang CEO
Episode 42


__ADS_3

Jangan Lupa Like Komen dan Vote Nya Yah


Terima kasih:)


Lanjut.


Sementara di kantor tempat Dewa dan Gani bekerja kini sedang masuk jam istirahat nampak Dewa dan Gani sedang berbincang di ruangan Dewa sambil memakan makan siangnya.


"Wa sampai kapan Lo mau gini terus"ucap Gani sambil memakan makanan siangnya.


"Entahlah"ucap Dewa sambil mengunyah makanannya.


"Hem,,kalo Lo terus terusan kaya begini lama lama kebusukan Lo bakal terbongkar sama istri Lo Wa"ucap Gani berusaha menasihati Dewa namun Dewa tidak bergeming sama sekali ia hanya fokus mengunyah makanannya.


"Coba Lo cerita sama gue gimana perasaan Lo ketika bareng sama si Luna dan ketika Lo bareng sama istri Lo?"tanya Gani.


"Heh,,"Dewa menghela nafas panjang ketika mendapat pertanyaan dari Gani.


"Entahlah gue juga gak paham sama hati gue,ketika gue bareng sama si Luna gue selalu ngerasa puas hati gue juga nyaman dan pikiran gue jadi tenang tapi ketika gue bareng istri gue rasa nyaman dari si Luna itu ilang dan hati gue jadi nyaman sama istri gue"ucap Dewa sambil tersenyum membayangkan kenyamanan yang di berikan Risa pada nya.


"Tapi Lo lebih suka sama siap"tanya Gani sekali lagi.


"Ya istri gue lah"ucap Dewa.


"Tapi bukannya Lo nyaman kalo deket si Luna"ucap Gani terus melontarkan pertanyaan kepada Dewa.


"Gue nyaman karena dia itu bodoh gampang di diatur sama gampang juga di kibulin juga hahahhh"ucap Dewa sambil tertawa di hadapan Gani.


Mendengar hal itu Gani Marasa sangat kasihan kepada Luna namun ia tak bisa berbuat apa-apa dan ucapan Dewa pun ada benarnya juga Luna memang orang yang mudah percaya dengan orang lain apalagi dengan ucapan orang yang ia cintai.


Tak ingin terus mendengar ucapan Dewa yang selalu menghina Luna Gani langsung mengubah topik pembicaraan dengan menceritakan tentang liburan nya bersama Mela di Bali.


"Eh,,gue denger denger Minggu lalu si Risa liburan ke Bali yah?"Tanya Gani.


"Iya dia liburan ke Bali sama temen temennya emang kenapa?"ucap Dewa sambil meminum air mineral miliknya.


"Enggak gue cuman nanya doang"ucap Gani sambil tersenyum lebar kepada Dewa.


"Berangkat nya juga sama kaya Lo hari selasa"ucap Dewa.


"Ah yang bener,,tapi gue gak ketemu tuh sama bini Lo"ucap Gani merasa tak percaya dengan ucapan Dewa.

__ADS_1


"Iya iyalah Gan Bali itu Luas bro mana mungkin Lo bisa ketemu bini gue"ucap Dewa.


"Iya juga sih"ucap Gani.


"Eh,,iya Wa pas di Bali gue ketemu om Lo" sambung Gani yang baru ingat ingin membicarakan tentang hal ini kepada Dewa sejak ia bertemu dengan seorang yang ia maksud.


"Om gue?"ucap Dewa sambil m mengerutkan keningnya.


"Iya Om Lo,om Daniel Danuar"ucap Gani sambil menganggukkan kepalanya.


"Hakh,,dia itu bukan lagi Om gue,,kenapa sih Lo masih sebut sebut kalo dia itu Om gue"ucap Dewa nampak tak suka ketika mendengar nama Daniel di sebut.


"Iya iya gue tau tapi dia masih punya ikatan darah sama Lo Wa,,mau Lo gak ngakuin dia sebagai Om Lo mau Lo anggap dia sebagai musuh Lo dia itu tetep punya ikatan darah sama Lo Wa"ucap Gani berusaha menasihati Dewa.


"Lo kenapa jadi ceramah-in gue sih Gan,,Lo tau kan apa yang dia lakuin sama bokap dan nyokap gue hah?"ucap Dewa nampak marah kepada Gani.


Seketika Gani terdiam mendengar ucapan Dewa,Gani dan Dewa mungkin saling mengenal saat mereka masih kuliah tetapi Dewa sudah menganggap Gani seperti keluarganya sendiri hingga Dewa berani menceritakan semua cerita masa lalunya kepada Gani termasuk kebusukan Daniel.


Daniel adalah adik dari ayah Dewa yaitu pak Denis Danuar CEO dari perusahaan property yang kini di ambil alih oleh Daniel,saat itulah keluarga Dewa menjadi jatuh miskin dan Dewa kehilangan kedua orang tuanya akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh Daniel dan anak buahnya.


Hal itulah yang membuat Dewa sangat membenci Daniel dan keluarga Danuar yang menjadi marga dari namanya karena tidak satupun dari keluarga Danuar yang membantu keluarganya ketika keluarganya jatuh miskin dan tidak ada satupun dari keluarga Danuar yang mengurusnya ketika ia menjadi yatim piatu hanya keluarga dari ibunya yang sanggup dan mau mengurus Dewa hingga menjadi sukses seperti saat ini.


Tanpa berbicara apapun lagi Gani pun langsung pergi dari ruangan Dewa ia baru menyadari bahwa ucapannya tadi membuat ingatan Dewa akan keluarganya kembali teringat.


"Aish ni mulut gue kenapa sih"ucap Gani sambil menggigit bibirnya karena merasa bersalah dengan perkataannya barusan.


Namun langkah Gani terhenti ketika ada sesuatu yang tiba tiba mengganggu pikirannya"tunggu tunggu tunggu barusan si Dewa bilang si Risa juga liburan ke Bali trus Om Daniel juga liburan ke Bali jangan jangan mereka berdua liburan bareng hah"ucap Gani langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya tak percaya dengan apa yang telah ia pikirkan.


"Eh,,tapi gak mungkin gak mungkin si Risa kan tau kalo si Dewa itu benci banget sama Om Gani"ucap Gani sambil melanjutkan perjalanan nya menuju ruangannya.


_


Sementara di tempat Luna nampak kedua sahabat itu sedang tertidur pulas hingga salah satu dari mereka terbangun karena mendengar suara ponsel berbunyi entah itu milik Luna atau milik Mela.


Drettt Drettt


"Aduh ini ponsel siapa sih yang bunyi berisik banget,Lun coba Lo cek itu ponsel Lo kali"ucap Mela dengan mata tertutup sambil membangunkan Luna dengan menabok bagian belakang Luna menggunakan bantal.


"Iya iya bentar"ucap Luna sambil bangkit dari tidurnya dan langsung mengambil ponsel tersebut dan mengangkatnya panggil telpon tersebut tanpa melihat nama orang yang menelponnya.


📞Luna"Iya halo"

__ADS_1


📞Gani"..........


📞Luna"Eh,,kirain siapa,,si Mela ada kok bentar yah"


"Mel nih bebep Lo nelpon"ucap Luna sambil memberikan ponselnya kepada Mela.


"Eh,,siapa"ucap Mela terkejut ketika Luna membangunkannya dan langsung memberikan ponsel kepadanya.


"Nih ngomong aja"ucap Luna sambil menarik ponsel tersebut di atas telinga Mela dan kemudian kembali tidur.


Sementara itu Mela Mela berbicara dengan Gani dengan mata tertutup.


📞Gani"........


📞Mela"Iya aku tadi ketiduran hehehh"


📞Gani".........


📞Mela"Iya aku cape baby udah nganterin si Luna belanja dari Mall"


📞Gani"............


📞Mela"Eh,,kenapa gak jadi sih kan ini Dewa yang nyuruh.


📞Gani".........


📞Mela"Oh gitu yah,ya udah deh aku nurut apa kata kamu aja, ngomong ngomong kamu lagi apa?"


📞Gani"...........


📞Mela"Oh lagi jam istirahat yah.


📞Gani"............


📞Mela"Oke dah baby"


Sambungan telepon pun terputus nampak Mela bangkit dari tempat tidur tersebut dan berjalan menuju pintu keluar kamar tersebut.


~


Salam Author;)

__ADS_1


__ADS_2