Pelacur Sang CEO

Pelacur Sang CEO
Episode 28


__ADS_3

Jangan Lupa Like Komen dan Vote nya yah


Terima kasih:)


Lanjut.


"Ya udah baby aku pulang dulu yah"ucap Gani sambil mengusap rambut pacarnya.


"Iya hati hati yah baby"ucap Mela yang tersenyum manis kepada Gani.


"Iya baby..ya udah aku pulang dulu,,Lun gue balik dulu yah"ucap Gani sambil bangkit dari tempat duduknya.


"Buru buru amat sih Gan ini kan masih jam delapan malem"ucap Luna.


"Iya nih Lun soalnya gue belum ngemasin barang barang gue buat besok"ucap Gani.


"Oh..ya udah kalo gitu Lo balik aja"ucap Luna


"Iya ini juga mau,,by baby by Luna"ucap Gani sambil keluar dari rumah Luna.


"Ya udah ah..gue juga mau tidur takut kesiangan besok"ucap Mela yang berjalan pergi meninggalkan Luna dan masuk kedalam kamar Luna.


"Ah..ya udahlah..terserah Lo gue mau di sini dulu"ucap Luna yang masih duduk di sofa ruang tamunya.


-


Keesokan paginya nampak Mela yang sudah terbangun itu keluar dari kamar mandi yang ada di rumah Luna nampak ia kini berjalan menuju kamar sahabatnya itu dan duduk di bangku meja rias milik sahabatnya itu.


Ketika sedang merapikan rambutnya ia pun menerima panggilan telepon dari Gani.


📞Mela"Halo baby.


📞Gani"...........


📞Mela"Iya aku udah siap kok,,ya udah kamu naik aja kesini.


📞Gani"............


📞Mela"Iya aku tunggu di sini yah.


"Lo tidur nyenyak banget sih Lun gue jadi gak tega bangunin nya"ucap Mela yang melihat Luna tertidur pulas.


Tak lama kemudian suara ketukan pintu pun terdengar,mendengar suara ketukan pintu dari luar tersebut melapun langsung menghampiri sumber suara tersebut dan di lihatnya Gani sedang berdiri di depan pintu sambil tersenyum kepada dirinya.


"Udah siap baby?"ucap Gani ketika melihat Mela.


"Udah"ucap Mela sambil membalas senyuman dari Gani.

__ADS_1


"Ya udah ayo"ucap Gani sambil memegang tangan Mela.


"Eh..baby tunggu dulu aku mau ambil barang aku dulu di dalem,, sebentar yah"ucap Mela.


"Oh..ya udah silahkan"ucap Gani sambil melepaskan pegangannya.


Tak lama kemudian Mela pun kembali"Ayo baby kita berangkat"ucap Mela sambil menggandeng tangan kekasihnya tersebut.


"Eh..kok Luna gak keliata,,dia dimana baby?"ucap Gani menghentikan langkahnya.


"Dia masih tidur aku gak tega buat banguninnya jadi kita berangkat aja yuk"ucap Mela.


"Oh gitu yah ya udah ayo"ucap Gani sambil berjalan dengan menggandeng tangan Mela.


Setelah beberapa menit sejak kepergian Mela Luna pun akhirnya terbangun dan dilihatnya Mela yang semalam tidur di sampingnya kini sudah tidak ada.


"Emmm..si Mela kemana sih pagi pagi kaya gini tuh anak udah ngilang aja"oceh Luna sambil bangkit dari tidurnya.


"Mel Mel Mela,Lo dimana sih"teriak Luna sambil duduk di bibir ranjang.


"Hm..apa mungkin tuh anak lagi nyari sarapan kali yah"ucap Luna yang berjalan menuju ruang tengah rumah nya.


Sementara itu di tempat lain tepatnya di halaman gedung rumah susun itu telah terjadi kehebohan dimana halaman gedung kumuh tersebut kembali di parkiri oleh mobil mewah yang jauh lebih mewah dari sebelumnya.


Sontak hal itu membuat para ibu ibu kang gosip itu heboh di tambah lagi orang yang turun dari mobil tersebut yang membuat para ibu ibu itu ternganga dibuatnya.


"Permisi,apa benar ini tempat tinggal pak Jek?"ucap Dewa bertanya kepada sekumpulan


"Iya benar,saya istrinya ada perlu apa yah anda kepada suami saya?"ucap bu Ani.


"Begini...


"Pak bos"teriak pak Jek yang berlari dari arah kanan gedung tersebut sambil melambaikan tangannya.


"Bos?"ucap bu Ani tak percaya.


"Aduh..saya benar-benar minta maaf bos,saya kira bos gak jadi kesini"ucap pak Jek ngos-ngosan.


"Gapapa kok pak"ucap Dewa.


"Oh iya kenalin ini nih bu ini bos bapak namanya pak Dewa"ucap pak Jek memperkenalkan Dewa kepada istrinya.


"Dan ini istri saya bos namanya Ani"ucap pak Jek.


"Ih..bapak apa apaan sih ibu malu"bisik bu Ani yang salting karena ketampanan dari Dewa.


"Iya saya tau tadi istri pak Jek sendiri yang bilang ke saya"ucap Dewa.

__ADS_1


"Jadi bagaimana pak Jek apa benar ini tempat tinggalnya"ucap Dewa.


"Iya pak benar"ucap pak Jek.


"Ya udah kalo begitu tolong pak Jek antar saya kerumahnya"ucap Dewa.


"Baik pak bos,mari ikut saya"ucap pak Jek sambil berjalan di depan dan Dewa mengekor nya.


"Bu Ani sebenernya pak Jek itu kerja jadi apa sih"ucap salah satu ibu ibu.


"Suami saya kerja jadi satpam di di kantor cabang perusahaan properti milik pak Dewa itu"ucap bu Ani menyombongkan diri.


"Oh..tapi kok pak Jek bisa deket sama atasannya yah"ucap ibu ibu itu kembali.


"Suami saya itu salah satu orang kepercayaan pak Dewa ibu ibu"ucap bu Ani.


"Wah pak Jek hebat yah,,tapi kenapa bosnya pak Jek mau dateng kesini yah"ucap bu Neti yang kepo.


"Saya juga gak tau kalo soal itu"ucap bu Ani.


Kini pak Jek dan Dewa pun telah sampai di lantai tepat tinggal Luna dan nampak mereka sudah sampai di depan salah salah satu pintu rumah yang paling ujung"ini dia pak bos rumah tempat tinggal neng Luna"ucap pak Jek.


"Iya makasih pak Jek,pak Jek sekarang boleh pergi"ucap Dewa yang berdiri tepat di depan pintu rumah tersebut.


"Baik pak bos"ucap pak Jek lalu pergi meninggalkan Dewa.


Tok tok tok.


"Nah itu pasti si Mela"ucap Luna sambil bergegas menuju pintu rumahnya pikirnya itu adalah Mela yang pulang dari membeli sarapan untuk mereka berdua.


"Lo lama banget sih Mel keluarnya gue kan...


"Hahh


Ocehan Luna terhenti ketika melihat orang yang berdiri di depan nya itu bukanlah Mela melainkan Dewa.


"Pulang yah"ucap Dewa denfan tatapan sendu.


seketika Luna langsung menutup pintu rumahnya tapi Dewa berhasil menghalanginya dengan kakinya.


"Tolong dengerin dulu penjelasan mas sayang"ucap Dewa di balik pintu.


"Pergi kamu mas aku gak mau liat muka kamu lagi,tolong jangan usik kehidupan aku lagi"ucap Luna sambil berusaha menyingkirkan kaki Dewa yang menghalangi pintunya.


"Gak mas gak bakalan pergi dari sini"ucap Dewa sambil mendorong pintu tersebut.


"Pergi"teriak Luna sambil berusaha sekuat tenaga menahan pintu rumahnya agar Dewa tak masuk kedalam rumahnya dan tak terasa air mata pun berhasil lolos tampa seizin pemiliknya.

__ADS_1


~


Salam Author;)


__ADS_2