Pelacur Sang CEO

Pelacur Sang CEO
Episode 26


__ADS_3

Jangan Lupa Like Komen dan Vote nya yah.


Terima kasih:)


Lanjut.


Pintu Lift pun terbuka nampak Dewa dan Gani pun keluar dari dalam lift tersebut dan langsung berjalan memasuki ruangan nya di ikuti oleh Gani yang mengekornya di belakang.


"Kenapa Lo harus ngambil cuti sekarang sih Gan,,padahal gue lagi butuh Lo banget sekarang"ucap Dewa ketika memasuki ruangannya.


"Ya gue udah rencanain dari kemarin,,awalnya sih gue mau bilang ke Elo kemarin tapi karna hari ini ada miting penting jadi gue undurin deh niat mau bilang ambil cuti ke Elo sekarang"ucap Gani yang mengada ngada.


"Ya udahlah terserah Lo gue gak bisa maksa,tapi setidaknya hari ini Lo bisa bantuin gue cari informasi tentang keberadaannya si Luna"ucap Dewa sambil duduk di kursi kebesarannya.


"Hari ini gak bisa"ucap Gani sambil menggelengkan kepalanya.


"Kenapa"ucap Dewa yang mengangkat satu alisnya.


"Sekarang kita sibuk,,ada miting penting hari ini,jadi sekarang Lo fokus aja sama miting penting perusahaan Lo ini,urusan si Luna belakangan aja"ucap yang duduk di sofa ruangan Dewa.


"Gak!"bentak Dewa.


"Kenapa"ucap Gani yang tak kaget sama sekali.


"Yaa...karna gue butuh dialah"ucap Dewa sedikit malu.


"Kalo Lo butuh dia kenapa Lo biarin dia kabur"ucap Gani.


"Gue gak biarin dia kabur"ucap Dewa.


"Trus si Luna gitu yang kabur sendiri"ucap Gani menatap malas ke arah Dewa.


"Emm..."Dewa bingung mau menjawab apa.


"Emang gara gara apa sih si Luna bisa kabur kaya gitu"ucap Gani pura pura tidak tahu.


"Gue kasih hukuman karena dia berani minum minum tanpa seizin gue"ucap Dewa dengan ekspresi wajah kesal.


"Hakh..apa salahnya sih si Luna minum minum kan dari awal juga Lo tau kalo si Luna itu wanita LC ya pastilah dia suka minum minum"ucap Gani tak menyangka hanya karna hal seperti itu Dewa berani menyakiti Luna.


"Iya gue tau,tapi dia mubuk berat Gan,kalo sampai ada orang yang manfaatin dia terus dia sampai di apa apain gue gak bakal rela,Luna itu cuma milik gue dan cuma buat gue"ucap Dewa kembali meluapkan kemarahanya dengan berbicara keras kepada Gani.


"Trus kenapa Lo malah hukum si Luna sampai dia kabur kaya gitu"ucap Gani


"Tadinya gue cuma mau ngasih efek jera ke dia tapi ini di luar dugaaan gue,dia malah kabur dan gue gak tau tempatnya dimana dan gue sama sekali gak tau dia tinggal di mana,,Aghh..."ucap Dewa frustasi.

__ADS_1


"Haeh...em...em...em..."Gani hanya mengelengkan kepala sambil menatap malang kepada Dewa.


"Ah..ya udahlah ayo setengah jam lagi miting kita di mulai"ucap Gani bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menghampiri Dewa.


"Fokus ya fokus"ucap Gani sambil menepuk pundak Dewa dan tersenyum lebar kepada Dewa dan merekapun berjalan keluar dari ruangan Dewa.


_


Beberapa jam kemudian Dewa dan Gani pun keluar dari ruang miting tersebut nampak seperti biasa Gani akan mengekori langkah bos nya tersebut sambil membawa ransel laptopnya.


"Ya udah bro karna mitingnya udah kelar gue balik dulu"ucap Gani sambil menepuk pundak Dewa.


Dewa hanya menatap malas ke arah Gani"Sorry gak bisa bantuin Lo gue sibuk hari ini"ucap Gani tersenyum lebar kepada Dewa lalu berjalan pergi meninggalkan Dewa diruangannya.


Setelah kepergian Gani Dewa pun langsung membawa sesuatu dari laci meja kerjanya,nampak ia hanya tersenyum kecil sambil memandang layar ponsel yang di pegangnya.


"Gue harus temuiin Luna bagaimanapun caranya"ucap Dewa sambil mengepal tangannya.


"Hekh...dasar wanita bodoh"ucap Dewa tersenyum licik ketika melihat foto Luna di sebuah layar ponsel yang sedang ia genggam.


Tok tok tok


"Masuk"ucap Dewa dengan dingin.


"Hai mas"ucap seorang wanita yang masuk kedalam ruangan Dewa.


"Kok pake segala ketuk pintu dulu,,kan biasanya juga engga"ucap Dewa sambil tersenyum kepada wanitanya itu.


"Kan biar sopan mas"ucap Risa sambil berdiri di depan meja kerja Dewa.


"Ohhh..."ucap Dewa sambil mengangkat kepalanya.


"Sini"ucap Dewa yang menyuruh Risa untuk duduk di pahanya.


Risa hanya tersenyum dan langsung duduk di pangkuan Dewa"Em...mas kangen banget sama kamu de"ucap Dewa sambil membenamkan wajahnya di leher jenjang Risa.


"Ih..geli mas"pekik Risa yang tertawa geli dibuatnya.


"Hemm..tubuh kamu wangiii banget mas jadi candu"ucap Dewa sambil memeluk pinggang istrinya itu dan kembali menghirup aroma tubuh wanitanya itu.


"Mm...kamu mau ngapain kesini sayangku"ucap Dewa sambil membenamkan wajahnya di leher istrinya.


"Mmm...aku mau minta izin sama kamu mas"ucap Risa sambil memutar balik tubuhnya menjadi berhadapan dengan Dewa.


"Izin apa"ucap Dewa sambil menatap wajah istrinya.

__ADS_1


"Aaa...aku besok mau liburan sama temen temen aku ke bali,,boleh yah mas"ucap Risa sambil tersenyum manis kepada Dewa.


"Besok?"ucap Dewa yang menatap wajah istrinya


"Iya mas besok"ucap Risa menganggukkan kepalanya.


"Boleh yah mas boleh plisss banget bolehin yah"ucap Risa berusaha merayu Dewa untuk dapat mengizinkannya berlibur.


"Iya boleh,,tapi ada syaratnya"ucap Dewa sambil mencubit hidung istrinya.


"Aw..sakit mas,,syaratnya apa coba"ucap Risa menatap wajah Dewa.


Cup


Satu c!uman mendarat di bibir merah milik Risa,Risa yang mendapatkan hal itupun nampak sudah mengerti dan langsung mel*mati bib!r suaminya itu.


"Ehm..mas jangan di sini malu nanti kalo ada karyawan kamu masuk gimana"ucap Risa menolak ketika Dewa mulai terbawa suasana.


Dewa pun langsung menghentikan tangannya dan beralih menatap wajah istrinya itu.


"Hehh.. wajah kamu memerah loh mas aku jadi gak tega,,tahan yah mas olahraganya nanti dirumah aja"ucap Risa sambil tertawa kecil melihat wajah suaminya yang memerah akibat mencoba menahan sesuatu yang sudah bergejolak.


"Ya udah aku pulang dulu,,aku tunggu kamu di rumah yah"ucap Risa yang menatap wajah suaminya itu dan kembali mendaratkan satu


c!uman di bib!r suaminya.


Risa pun turun dari pangkuan suaminya itu dan pergi dari ruangan kerja Dewa.


-


Kini hari pun sudah menjelang sore hari nampak Dewa pun bergegas pulang untuk menagih janji yang sudah di janjikan Risa padanya,nampak Dewa berjalan sambil terus menatap layar ponsel yang sedari tadi ia pegang hingga ia pun tak fokus dengan langkahnya dan akhirnya.....


Bruggg..


Dewa menabrak seseorang hingga ponsel yang sedari tadi ia tatapun terpental ke sembarang arah.


"Kamu bisa liat gak sih"teriak Dewa kepada seseorang yang telah ia tabrak.


"Tolong maafkan saya pak bos saya gak sengaja"ucap seorang laki-laki itu menyalahkan dirinya sendiri seolah olah dia lah yang menabrak Dewa.


"Ya ampun"ucap laki-laki tersebut terkejut dan langsung memungut ponsel itu di lantai.


"Loh ini kan"ucap seorang laki-laki itu ketika melihat foto di layar ponsel itu.


~

__ADS_1


Salam Author;)


__ADS_2