Pelacur Sang CEO

Pelacur Sang CEO
Episode 22


__ADS_3

Jangan Lupa Like Komen dan Vote nya yah


Terima kasih;)


Lanjut.


Melihat Luna yang benar benar akan pergi Dewa pun langsung berlari menghampiri Luna dan langsung memeluknya dari belakang.


"Mas mohon maafin mas"ucap Dewa sambil membenamkan wajahnya di leher Luna.


"Lepasin mas"ucap Luna sambil melepaskan pelukan dari Dewa.


"Aku mau kita putus"ucap Luna sambil menatap wajah Dewa dengan mata berkaca-kaca.


"Gak,,mas gak mau"ucap Dewa sambil menggenggam tangan Luna.


"Lepasin tangan aku.."ucap Luna sambil menangis.


"Enggak,,mas gak mau kita putus,mas gak bisa hidup tanpa kamu sayang"ucap Dewa sambil terus menggenggam tangan Luna dengan erat.


"Terserah kamu mas"ucap Luna sambil melepaskan genggaman tangan Dewa dan kembali berjalan untuk pergi meninggalkan Dewa tetapi Dewa langsung menarik tangannya dan membawa Luna kedalam pelukannya.


"Mas mohon jangan tinggalin mas, karena mas gak bisa hidup tanpa kamu sayang"ucap Dewa seperti benar benar tidak ingin kehilangan Luna karena bagaimanapun juga Luna sangat berguna baginya.


"Hiks...udah mas lepasin"ucap Luna yang menangis dan berusaha melepaskan pelukan Dewa dari tubuhnya.


"Enggak,,mas gak bakal lepasin kamu sebelum kamu mau maafin mas"ucap Dewa semakin erat memeluk tubuh Luna.


"Lepasin aku hiks..."Luna terus menangis di dalam pelukan Dewa sejujur jujurnya ia tak mau jika harus meninggalkan Dewa tapi karena sikap Dewa yang temperamental membuat ia harus rela meninggalkan Dewa demi keselamatan dirinya.


"lepasin aku"ucap Luna memukul mukul dada Dewa berusaha melepaskan pelukannya hingga Dewa pun melepaskan pelukannya karena Luna telah menggigit dadanya.


Seketika Luna mendorong tubuh Dewa hingga tersungkur ke lantai dan ia pun langsung berlari melarikan diri nampak ia tak bisa mengejar Luna karena dorongan yang dilakukan Luna cukup keras hingga membuat kepalanya membentur dinding dan pengelihatannya pun menjadi kabur.


-


Dengan langkah pincang Luna berusaha untuk keluar dari gedung apartemen itu ia berlari dengan sekuat tenaga hingga sebuah tangan berhasil menarik tubuhnya dan langsung membekap mulutnya.


Nampak seorang pria berkacamata hitam membawa Luna masuk ke dalam mobil Luna nampak memberontak dan pria itu pun membuka melepaskan tangannya dari mulut Luna.


"Hah hah hah siapa Lo"teriak Luna kepada pria berkaca mata hitam itu.


Pria itu pun membuka kaca matanya"Gani Lo"ucap Luna ketika melihat wajah pria berkacamata itu.

__ADS_1


"Iya ini gue Lun"ucap Gani sambil menyelipkan kacamata kedalam kejanya.


"Ko Lo bisa ada di sini"ucap Luna yang masih terkejut.


"Jadi gini Lun gue kan sekertaris nya si Dewa,niat gue ke apartemennya si Dewa mau nanyain kenapa dia gak masuk kerja,padahal dia itu lagi ada miting,ehh pas nyampe depan pintu gue ngedenger kalo sama si Dewa lagi brantem"ucap Gani sambil menjalankan mobilnya.


"Tunggu tunggu tunggu,,gue tadi gak salah denger kan kalo Lo sekretaris nya mas Dewa bukannya Lo sama mas Dewa itu cuma pegawai kantor biasa"ucap Luna yang merasa aneh.


"Pegawai kantor biasa dimananya si Dewa itu atasan gue Lun masa Lo gak tau sih kan katanya Lo itu pacarnya"ucap Gani terkekeh mendengar ucapan Luna.


"Berarti mas Dewa udah ngebohongin gue dong,,ya udah lah gapapa orang gue sama dia udah gaada hubungan lagi ngapain harus di pikirin"ucap Luna yang tak mau ambil pusing.


"Eh..ngomong ngomong gue minta maaf yah karena tadi gue udah lancang nguping pembicaraan Lo sama Dewa"ucap Dewa sambil terus pokus menyetir.


"Iya gapapa kok Gan malahan gue bersyukur karena Lo nyelamatin gue,,kalo gak ada Lo mungkin gue sekarang lagi di kurung sama mas Dewa"ucap Luna sambil menyeka air matanya.


"Lun Lo nangis"ucap Gani sambil melirik ke arah wajah Luna.


"Gue gak nangis Gan gue cuma terharu aja karna tuhan udah ngasih gue pertolongan lewat perantara Lo,,makasih yah Gan"ucap Luna sambil tersenyum kepada Gani.


"Iya sama sama Lun"ucap Gani membalas senyuman Luna.


"Si Dewa emang kebangetan,,gue sampai gak tega liat si Luna kaya gini,si Luna salah apa sama Lo bro sampei dia dapetin semua ini dari Lo"ucap batin Gani ketika melihat keadaan Luna yang sangat menghawatirkan.


"Kita mau ke rumah si Mela"ucap Gani sambil terus pokus menyetir.


"Oh..."ucap Luna hanya menganggukkan kepalanya.


"Lun"ucap Gani sambil melirik kearah Luna.


"Iya ada apa Gan"ucap Luna yang sama melirik kearah Gani.


"Sebelumnya maaf kalo gue agak lancang,,gue cuma mau tanya,,semalem Lo di siksa sama si Dewa?"ucap Gani merasa tidak enak karena menanyakan hal seperti itu di kondisi Luna yang masih dalam trauma.


Luna hanya menganggukkan kepalanya nampak ia kembali teringat kejadian semalam dimana ia sangat di sakiti oleh Dewa.


"Lun Lo gapapa kan"ucap Gani merasa bersalah.


"Gue gapapa kok Gan"ucap Luna menunduk dan kembali menyeka air matanya.


"Maaf yah Lun gue udah bikin Lo ke inget lagi"ucap Gani merasa sangat bersalah.


"Udah Gan gue gapapa kok Lo tenang aja"ucap Luna kembali tersenyum kepada Gani.

__ADS_1


-


Tak lama kemudian mobil Gani pun telah sampai di halaman rumah kontrakan Mela dan dilihatnya Mela sudah berada di teras rumahnya dengan mata yang sudah berkaca kaca karena merasa kasihan dengan apa yang telah menimpa sahabatnya itu,rupanya ia tau bahwa Luna di perlakukan tidak baik oleh Dewa.


Flashback off.


"Gan gue mau ke toilet dulu"ucap Luna ketika mobil Gani sedang mengisi bahan bakar.


"Mau ngapain"ucap Gani sambil memberikan uang kepada petugas pom bensin tersebut.


"Makasih yah pak"sambung nya.


"Gue mau cuci muka dulu sebentar,gue gak mau kalo sampai gue keliatan sedih di depan Mela"ucap Luna sambil membuka sabuk pengamannya.


"Oh ya udah,,gue tunggu di situ yah"ucap Gani sambil membantu membukakan pintu mobil untuk Luna.


Setelah kepergian Luna Gani pun menghubungi Mela lewat pesan chat.


🗨️Gani"Aku mau kerumah kamu bareng si Luna.


🗨️Mela"Kok bisa sama si Luna emangnya si Luna kenapa.


🗨️Gani"Ceritanya panjang nanti aku ceritain sama kamu yang terpenting sekarang kondisinya sekarang memprihatinkan.


🗨️Gani"Yaudah kita sambung lagi ngobrolnya nanti,, sekarang aku mau Otw lagi ketempat kamu.


🗨️Gani"Byy


"Udah Lun"ucap Gani ketika Luna kemvali menaiki mobilnya.


"Udah Gan,,gimana gue udah keliatan biasa lagi kan"ucap Luna sambil memperhatikan wajahnya yang masih tetap terlihat sama.


"Iya udah kok"ucap Gani berusaha menghibur Luna dengan menjawab iya sambil tersenyum kepada Luna.


"Yang bener Gan"ucap Luna sambil memegang wajahnya dan kelihatan sangat gembira mendengar jawaban dari Gani.


"Iya Lun gue gak bohong"ucap Gani sambil menganggukkan kepalanya.


"Yaudah kita jalan lagi yah"ucap Gani kembali menyalahkan mesin mobilnya.


Luna hanya menganggukkan kepalanya dan berusaha untuk tegar di hadapan Mela nanti padahal terlihat jelas oleh Gani bahwa ia sangat kelihatan rapuh


~

__ADS_1


Salam Author;)


__ADS_2