Pelacur Sang CEO

Pelacur Sang CEO
Episode 29


__ADS_3

Jangan Lupa Like Komen dan Vote nya yah


Terima kasih:)


Lanjut.


"Pergi"Teriak Luna sambil berusaha mendorong pintu rumahnya tapi naas tenaga Dewa jauh lebih kuat dari dirinya,sontak Luna pun tersungkur ke lantai dan seketika Dewa pun langsung memeluk tubuhnya.


"Maafin mas yah sayang"ucap Dewa sambil memeluk erat tubuh Luna.


"Sanah kamu mas pergi pergi"isak Luna sambil memukul mukuli punggung Dewa.


"Tolong dengerin penjelasan mas dulu sayang"ucap Dewa membawa Luna kedalam dekapannya.


"Aku gak butuh penjelasan dari kamu mas,,lepasin"ucap Luna sambil terus berusaha untuk lepas dari dekapan Dewa.


"Jangan kaya gitu dong sayang,mas sayang sama kamu mas takut kehilangan kamu"ucap Dewa mencoba menenangkan Luna dengan terus memeluk tubuhnya.


Mendengar hal itu Luna pun berhenti memberontak nampak ia hanya menangis di dalam pelukan Dewa.


"Hiks...


"Maafin mas ya sayang"ucap Dewa sambil menghapus air mata dari pipi wanitanya itu.


Nampak Dewa hanya menatap sendu wajah Luna yang penuh dengan air mata"Mas nyesel dengan apa yang udah mas lakuin kekamu,tolong maafin mas yah"ucap Dewa tersenyum kepada Luna.


"Kenapa mas kenapa"isak Luna


"Kenapa kamu lakuin semua ini sama aku mas ,aku salah apa sama kamuuu mas"isak Luna semakin menjadi jadi.


"Tolong maafin mas sayang,mas lakuin semua ini karna mas takut kehilangan kamu sayang,,tolong kamu ngertiin perasaan mas ini"ucap Dewa kembali membawa Luna kedalam dekapannya.


"Tapi gak gini caranya mas"ucap Luna sambil terus terisak di dalam dekapan Dewa.


"Kamu udah bikin aku takut"ucap Luna.


"Maafin mas sayang tolong maafin mas"ucap Dewa seperti benar benar menyesal.


Dewa mencoba menenangkan Luna dengan dekapannya hingga ia pun melepaskan pelukannya dan beralih memandangi wajah Luna.


"Kamu mau kan maafin kesalahan mas?"ucap Dewa sambil memegang pundak Luna.


Luna hanya menganggukkan kepalanya dengan meneteskan air mata kembali,ia kembali memaafkan kesalahan Dewa untuk kedua kalinya karna bagaimanapun juga Dewa adalah orang yang selalu ia rindukan setiap saat didalam hatinya.

__ADS_1


Melihat jawaban dari Luna seketika Dewa pun kembali menarik Luna kedalam dekapannya"Makasih sayang"ucap Dewa dengan mata berkaca-kaca.


Entah mengapa nampak Dewa sangat senang ketika Luna dengan ikhlas memaafkan kesalahan yang telah ia lakukan terhadap Luna sehingga air matanya pun menetes ketika melihat Luna sudah memaafkannya.


"Mas kok kamu nangis sih"ucap Luna melepas pelukan dari Dewa.


"Mas gak nangis kok sayang"ucap Dewa tersenyum kepada Luna dan menghapus air mata yang masih ada di pipi wanitanya itu.


"Mm..trus mata kamu merah kenapa?kalo bukan nangis terus apa dong"ucap Luna memperhatikan wajah Dewa.


"Karna mas bahagia sayang"ucap Dewa langsung mencubit pipi Luna.


"Ah..mas sakit"ucap Luna melepaskan tangan Dewa dari pipinya.


"Pulang yuk"ucap Dewa sambil tersenyum manis kepada Luna.


"Gak!aku gak mau"ucap Luna langsung memalingkan wajahnya.


"Kenapa?"ucap Dewa terkekeh ketika melihat tingkah laku Luna seperti anak kecil yang tak mau makan.


"Ya pokoknya aku gak mau"ucap Luna dengan tangan yang menyilang.


"Ayolah sayang kita pulang yah,,yukk kita pulang yuk"ucap Dewa dengan nada manja,,ia berusaha merayu Luna untuk pulang kembali ke apartemennya.


"Iya makannya ayo pulang ayo"ucap Dewa meronta ronta kepada Luna dan menggelitikinya


Seketika Luna kembali tertawa melihat tingkah laku Dewa, sementara itu Dewa nampak tersenyum bahagia melihat Luna tertawa karna dirinya.


"Iya mas Iya ayo kita pulang,tapi stop jangan gelitikin aku terus geli tau"ucap Luna yang kegelian.


Dewa pun langsung menghentikan kejailannya itu dan langsung tersenyum kepada Luna.


"Tapi boong blwe"ucap Luna sambil menjulurkan lidahnya.


"Hei hei,,sejak kapan kamu jadi pintar ngomong kaya gitu hah?,,mau mas hukum lagi yah"ucap Dewa pura pura mengancam Luna kembali dengan hukuman yang membuat Luna super ketakutan.


"Ih..enggak mas aku gak mau di hukum kaya gitu lagi,maafin aku yah mas"ucap Luna takut mendengar hukuman dari Dewa.


"Ya udah makannya kita pulang yah"ucap Dewa terus mengajak Luna untuk tinggal bersamanya kembali.


"Iya deh iya,,kalo gitu aku mau ganti baju dulu,mas kamu duduk dulu aja di situ"ucap Luna dengan berat hati.


"Eh..mas kamu mau ngapain"ucap Luna ketika Dewa malah ikut membuntutinya masuk kedalam kamar.

__ADS_1


"Mas mau liat kamu ganti baju"ucap Dewa dengan polos.


"Ih..gak boleh gak boleh,,sanah mas udah kamu duduk aja di situ"ucap Luna sambil mendorong dorong tubuh Dewa supaya tidak menghalanginya pintu kamarnya.


Luna langsung masuk kedalam kamarnya dan langsung mengunci pintu kamar"Heh..dasar mesum"pekik Luna.


Ditempat lain.


"Baby aku khawatir sama keadaannya si Luna"ucap Mela.


"Udahlah satang kamu jangan mikirin terus si Luna dia pasti aman kok secarakan si Dewa gak tau tempat tinggal nya si Luna,,jadi udah yah kamu tenang aja"ucap Gani sambil memegang erat tangan Mela.


"Penerbangannya kapan sih by masih lama yah"ucap Mela.


"Sepuluh menitan lagi baby"ucap Gani


"Em ya udah aku mau ke toilet dulu kalo gitu"ucap Mela.


"Mau ngapain?"ucap Gani.


"Aku mau buang air kecil baby,,mau ikut?"ucap Mela.


"Enggak ah yang ada kalo aku ikut kesana bisa habis babak-belur nih muka aku"ucap Gani.


Mela hanya terkekeh mendengar ucapan Gani"Ya udah kamu tunggu dulu disini aku ke toilet dulu"ucap Mela yang kemudian pergi meninggalkan Dewa.


Didalam toilet wanita nampak Mela kini sedang bercermin di cermin besar yang ada di toilet tersebut.


"Mau liburan ke bali yah Mbak?"ucap seorang wanita yang berdiri di samping Mela.


"Eh..iya,,Mbak juga sama yah mau ke bali"ucap Mela kepada wanita tersebut.


"Iya,,mm..aduh pasti Mbak pengantin baru yah"ucap wanita tersebut kepada Mela.


Mela hanya tersenyum kepada wanita tersebut"Ya udah saya duluan yah Mbak,semoga kalian cepet cepet di kasih momongannya"ucap wanita tersebut yang kemudian pergi keluar dari wanita tersebut.


Di susul oleh Mela yang ikut keluar dari toilet tersebut dan betapa terkejutnya Mela ketika melihat seseorang yang tak asing baginya itu sedang bersama dengan wanita yang ia temui tadi di toilet.


"Daniel"ucap Mela ketika melihat pria tersebut.


~


Salam Author;)

__ADS_1


__ADS_2