Pembalasan Cinta Sari

Pembalasan Cinta Sari
Penculikan


__ADS_3

Nathali terus menatap tajam ke arah Teguh yang terlihat ingin memberikan penjelasan pada adiknya, dia mencoba melarang Teguh mengatakan yang sebenarnya dengan memberi sinyal melalui tatapan mata diiringi celengan kepala.


Namun Sari juga terlihat tidak ingin menyerah, dia bahkan menatap kakaknya dengan lebih tajam. Teguh benar benar dilema, dia tidak tahu apa yang harus dikatakannya saat ini. Rasanya dia ingin menghilang saja agar bisa melarikan diri dari situasi yang serba salah seperti ini.


Brakkk


Sari menggebrak meja dengan sangat kencang hingga Teguh pun menggelinjang karena terlalu kaget.


”Jelaskan.” Suara Sari kali ini terdengar sangat lantang, dia terlihat sudah tidak sabar lagi untuk menunggu.


”Kemarin kakak mencium Nathali dengan paksa.”


”Apa?” Sari berteriak dan langsung mendekati kakaknya, dia memukul kepala kakaknya dengan keras. Tidak hanya memukulnya berulang kali tapi dia terus mengatai kakaknya bodoh mesum dan tukang selingkuh. Sari benar benar tidak Terima dengan perlakuan kakaknya kepada Nathali.


Nathali mencoba melerai Sari yang emosi namun dia sendiri bingung bagaimana caranya, dia tidak mungkin menarik Sari begitu saja karena Sari bisa terluka akibat cengkramannya nanti.


Tapi keadaan saat ini sungguh membuat bingung, akhirnya Nathali terpaksa menyiram keduanya dengan sekaleng soda yang baru dia buka.


Kakak beradik itu langsung terdiam setelah badannya basah kuyup dan lengket, tidak hanya itu Nathali langsung berteriak kepada keduanya agar duduk diam. Herannya keduanya menuruti Nathali dan diam seketika.


Nathali mencoba menjelaskan semuanya agar keduanya tidak bertengkar, dia bahkan menghela napas yang sangat panjang agar sanggup menceritakannya.


”Nona, tolong anda diam. Saya akan menjelaskan semuanya dengan rinci.”


Sari diam mendengarkan penjelasan Nathali dari awal hingga akhir, semua secara detail. Tidak ada lagi yang Nathali sembunyikan kecuali dirinya yang masih menyimpan perasaan pada Teguh.


Setelah bercerita Nathali sudah siap dengan kemarahan Sari, dia bahkan menundukan kepalanya dan bersiap jika Sari akan memukul dirinya.

__ADS_1


Sari mendekati Nathali dan mengangkat tangannya, Nathali yakin Sari akan menampar dirinya dengan sangat keras. Namun perkiraannya justru salah, Sari memeluk Nathali sambil menangis. Dia bahkan mengatakan kata maaf berulang kali.


Nathali sangat terkejut dengan reaksi Sari, padahal dia berfikir Sari akan menamparnya karena sudah mengangkat tangannya. Tidak hanya Nathali yang berfikir seperti itu, bahkan Teguh pun sempat berdiri untuk menghalangin tamparan Sari namun ternyata adiknya itu justru memeluk Nathali.


”Noo naa.” Suara Nathali tampak kebingungan karena Sari menangis dan terus meminta maaf.


”Nat, maaf karena aku membawamu kesini sehingga kamu harus bertemu dengan kakakku ini.” Lirihan suara Sari terdengar sendu di telinga Nathali, Sari melepaskan pelukannya begitu mengucapkan kalimat itu.


”Nona ini bukan salah nona, ini semua salah saya.”


”Bukan, ini salahku.” potong Teguh dengan suara tegas.


Sari memukul kepala kakaknya lalu menendang kakinya juga, Teguh sampai merintih kesakitan sambil memegang kakinya yang tampak ngilu.


”Ya ini semua salah kakak, harusnya kakak memilih bukannya mempermainkan perasaan Nathali. Bagaimana mungkin kakak menciumnya dengan paksa padahal kakak masih memiliki kekasih? tentu saja Nathali merasa terhina.” omel Sari.


”Kalau tidak apa apa harusnya kamu jangan resign. Aku akan mengusir kakakku dari rumah ini, biar dia tinggal di apartemen. Aku juga akan melarang dia berpapasan denganmu. Aku tidak akan membuatmu bertemu dengan kakakku, jadi kau jangan pergi ya?”


”Nona, maafkan saya. Saya harus pergi, meski begitu anak buah saya akan selalu berada disisi nona. Nona bisa percaya pada mereka.”


Sari terus mencegah kepergian Nathali namun Nathali sudah mengambil keputusan untuk pergi, dia tidak ingin kakak beradik ini menjadi jauh gara gara kehadirannya, dia juga tidak ingin mereka berdua menjadi canggung dan tidak enak karena ada dirinya, belum lagi dia tidak sanggup menghadapi reaksi Tania yang merupakan kekasih Teguh jika sampai mengetahui hal ini. Satu satunya cara demi kebaikan semuanya adalah dengan dirinya yang pergi menjauh.


...----------------...


Kabar mengenai bisnis ilegal sedang marak dibicarakan di media sosial maupun elektronik. Salah satu daftar pemilik bisnis ilegal itu adalah Sandi, dia tidak hanya kehilangan aset untuk membayar denda namun dia juga harus dipenjara akibat penebangan liar.


Sandi mengakui semua hal itu dan dia bertanggung jawab sepenuhnya mengenai kejahatan ini, dia mengatakan bahwa istri dan putranya tidak mengetahui bisnis sebenarnya yang dijalankan olehnya. Itulah sebabnya Mirna dan Doni terbebas dari hukuman penjara.

__ADS_1


Tentu saja hal itu sampai di telinga Sari, dia merasa kesal karena Doni bisa lepas dari hukuman akibat ayahnya yang melindunginya. Namun Saei tidak terlalu khawatir karena dia tahu Doni sudah jatuh miskin, apa yang bisa dilakukan olehnya jika tidak punya uang.


Meski begitu Sari tetap meminta Daniel untuk mengajukan tuntutan ke pihak kepolisian mengenai pengunggah video mengenai dirinya yang sempat heboh dengan menyertakan tuduhan mengenai pencemaran nama baik dan juga melanggar UU ITE.


Sari memang tahu pelaku sebenarnya, namun yang bisa menjadi bukti hanyalah penulusuran tim cyber kepolisian. Jika dia menyelidikinya secara ilegal maka dirinya pun akan tersandung hukum.


Untuk saat ini hanya itu yang bisa membuat Doni di tahan polisi, meski hukumannya tidak sebanding dengan apa yang sudah dia perbuat dulu namun Sari merasa gairah balas dendamnya tidak sedahsyat dulu, mungkin karena dia tidak ingin orang orang yang dicintainya harus menanggung akibatnya.


Seperti apa yang menimpa orangtuanya saat ini, mereka harus menjalani pengobatan karena penyakit kanker, mungkin jika Sari tidak menjadi CEO CH group maka dia juga tidak akan bermusuhan dengan Zayn.


Dia jadi berfikir akibat dari ambisinya mungkin saja berdampak buruk untuk orang di sekitarnya. Maka dari itu, dia hanya ingin menjalani hidup dengan tenang sambil melindungi semua orang yang dia sayangi.


Memikirkan mengenai orang orang yang disayanginya, dia menjadi teringat Nathali. Dia merasa bersalah karena Nathali harus pergi demi kebaikan semuanya, padahal Nathali tidak tahu bahwa setelah keprgiannya justru dirinya merasa ada yang kosong, tidak hanya dirinya yang merasakan itu bahkan kakaknya juga lebih pendiam dari sebelumnya.


Saat sedang berfikir seperti itu, tiba tiba saja nomor tidak di kenal melakukan panggilan video, sejujurnya Sari malas menerima telepon dari nomor tidak dikenal, namun karena ini panggilan video maka dirinya pun akan mengetahui orang yang menelponnya itu.


Ketika diangkat betapa terkejutnya Sari, dia bahkan terlihat panik. Dia melihat Nathali pingsan dalam keadaan duduk dibangku dan diikat.


”Nathali.”


Setelah Sari memanggil Nathali dengan terbata bata kemudian suara tawa seorang pria terdengar.


Hahahahahahaha


”Siapa kau? lepaskan Nathali sekarang juga.” Suara Sari terdengar sangat kencang karena dia begitu marah melihat ada orang yang menculik Nathali.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2