Pembalasan Cinta Sari

Pembalasan Cinta Sari
Berita Mengejutkan


__ADS_3

Teguh yang terkejut melihat Nathali langsung pergi begitu saja menuju kamarnya tanpa mengucapkan sepatah katapun. Sedangkan Nathali yang sama terkejutnya dengan Teguh pun hanya bisa diam seribu bahasa.


Melihat sikap Teguh membuat Sari dan orangtuanya bingung.


”Ada apa dengan kak Teguh pah? apa dia tidak suka aku kembali?” tanya Sari.


”Mana mungkin begitu, justru dia yang paling merindukanmu dibanding siapapun. Apa kakakmu itu pernah sekalipun tidak menghubungimu?” jelas Rita.


”Benar de, kakakmu pasti hanya lelah. Hari ini memang di kantor ada sedikit masalah, tapi sekarang semuanya sudah beres.” tambah Ilyas.


”Sepertinya begitu. Oh iya pah, kenalin ini Nathali temanku. Dia akan tinggal disini, boleh kan pah?” tanya Sari.


”Boleh de. Saya Ilyas papahnya Sari. Semoga kamu betah tinggal disini ya? ” ucap Ilyas sambil mengulurkan tangan pada Nathali.


”Saya Nathali, maaf kalau saya merepotkan Tuan besar dan keluarga.” jawab Nathali sambil menjabat tangan Ilyas.


”Kenapa memanggilku Tuan Besar? panggil om saja.” protes Ilyas.


”Dia memang begitu pah, mamah aja dipanggil Nyonya besar.” gerutu Rita.


”Maaf, saya kan bawahannya Nona Sari jadi orangtuanya Nona Sari juga atasan saya, jadi saya tidak pantas memanggil dengan tidak sopan seperti itu.”


”Bawahan apa maksudnya de.” tanya Ilyas.


”Nathali ini aku rekrut jadi asisten pribadiku, dia akan ikut kemanapun aku pergi. Tapi dia juga temanku, jadi aku tidak menganggapnya sebagai bawahan sama sekali.” ucap Sari.


”Memang kenapa kamu pakai asisten segala.” tanya Ilyas.


”Aku mau jujur sama papah dan mamah, tapi aku harap kalian tidak marah.”


”Iya kami gak akan marah, ada apa de?” tanya Ilyas.


”Sebenarnya waktu SMA aku membeli saham perusahaan rintisan baru.”


”Lalu?” tanya Ilyas penasaran.


”Kalian tahu CH group? saat ini 90 persennya adalah milikku pah.”


”Apa?”


Rita dan Ilyas terkejut bersamaan.


”Bagaimana bisa? darimana ade dapat uang membeli saham itu. Ade bukan lagi kena tipu kan?”


”Aku serius dan tidak tertipu, besok aku akan melakukan konferensi pers dan menunjukan diriku ke publik pah. Selama ini aku memang menyembunyikan identitasku karena aku ingin menyelesaikan pendidikan ku.”


”Tapi posisi itu sangat berbahaya, apa kau tahu banyak yang mengincar CH group karena selama ini terus meroket maju sedangkan CEOnya tidak muncul juga?”

__ADS_1


”Saat ini aku sudah kuat jadi tidak akan ada yang bisa menggoyahkan ku. Kalian percaya padaku kan?” ucap Sari meyakinkan orangtuanya.


Sari berjalan lalu mendekati Nathali sambil merangkulnya dia meyakinkan orangtuanya bahwa Nathali sangat bisa diandalkan menjadi pelindungnya.


”Nathali ini sangat jago bela diri, selama di Inggris dia yang sudah melindungiku pah. Itulah mengapa aku membawanya kemari agar dia terus berada disisiku.”


Rita dan Ilyas memeluk Sari dan percaya pada putrinya itu.


”Baiklah de, papah dan Teguh akan lebih memajukan perusahaan kita lalu kami akan selalu mendukungmu kapanpun. Kita akan menjadi kuat bersama.” tegas Ilyas.


Setelah saling menguatkan akhirnya mereka makan malam bersama tanpa Teguh karena dia sama sekali tidak turun dari kamarnya.


Setelah selesai makan malam bersama, Sari ingin menemui kakaknya dulu di kamarnya sedangkan orangtuanya kembali ke kamarnya. Nathali masih berada di pinggir kolam renang sambil memikirkan bagaimana kehidupannya ke depan, apa yang harus dia lakukan di depan Teguh?


...----------------...


Sari mengetuk pintu kamar Teguh sambil membawa nampan berisi makan malam untuk kakaknya.


Tok tok tok


”Kak, apa kakak sudah tidur?” ucap Sari dari luar pintu kamar.


Teguh yang sedari tadi melamun langsung tersadar mendengar suara adiknya itu lalu menuju pintu dan membukanya.


”Belum de, ayo masuk.” ucap Teguh kemudian dia duduk di tepi ranjang.


”Maafin kakak ya? tadi kakak lelah jadi kakak langsung saja ke kamar.”


”Aku pikir kakak gak suka aku kembali.” gumam Sari.


”Itu gak benar de, kamu tahu kan betapa aku sayang menyayangimu. Aku begitu ingin kamu pulang kesini.” ucap Teguh sambil merangkul adiknya.


”Iya aku tahu, kakak capek karena masalah perusahaan ya? tapi kakak harus semangat ya? karena kakak penerus keluarga ini jadi kakak harus kuat.”


”Apa maksudmu penerus keluarga ini kan ada kamu juga.”


”Kak, dengarin aku ya? mulai saat ini kakak bertanggung jawab atas semua perusahaan kita.”


”Maksud kamu apa si de, kamu mau kabur dari rumah ya? apa si Arya itu ngajak kamu kawin lari? berani banget si Arya itu, akan aku hajar dia sekarang juga.” Teguh emosi dan hampir saja pergi.


”Tenang kak, bukan itu.”


”Lalu apa?”


”Aku udah punya usaha sendiri, jadi kakak yang harus handle semua usaha papah. Ngerti?”


”Kenapa kamu harus buat usaha sendiri sih, perusahaan papah juga ada yang udah disiapkan buatmu.”

__ADS_1


” Tidak bisa, aku butuh kekuatan lebih jadi aku sudah mempersiapkannya sejak lama.”


”Maksudmu apa?”


”Sudahlah, yang jelas kakak harus menghandle perusahaan kita. Aku akan mengawasi kakak. Aku ke kamar dulu ya? aku capek.” ucap Sari sambil pergi keluar dari kamar kakaknya.


”Hei tunggu dulu maksudmu apa?” Teguh hanya bisa bertanya namun Sari sudah pergi meninggalkan Teguh.


Itu anak punya rencana apa lagi sih, ah aku pusing jadinya. Udah pusing karena tiba tiba bertemu orang yang sangat tidak ingin aku temui, sekarang pusing gara gara omongan adek sendiri.


Teguh tertidur karena lelah bekerja dan juga berpikir.


...----------------...


Keesokan paginya Arya sudah menyuruh sekretarisnya untuk mengadakan conference pers.


Semua karyawan di kantor pusat CH group berkumpul di aula kantor pusat CH group. Aula itu memang sangat luar dan mampu menampung sekitar lima ribu orang.


Orang orang saling berbisik dan bertanya tanya mengapa di adakan conference pers semewah ini.


”Ada apa ya? sampai semua media ada disini loh?” ucap seorang karyawan.


”Aku juga gak tahu, kita semua juga dikumpulkan disini. Yang jelas pasti ini hal penting.” jawab seorang yang lain.


”Itu sudah pasti.”


Sedangkan para wartawan dan awak media pun ikut bertanya tanya tujuan diadakannya conference pers ini.


Tidak lama kemudian Arya diikuti sekretarisnya memasuki aula dan berjalan menuju mimbar.


”Terimakasih untuk semua awak media yang sudah datang kesini memenuhi undangan kami, dan terimakasih juga untuk karyawan di kantor pusat yang sudah berada di sini.” ucap Arya membuka pidatonya.


”Tanpa berasa basi lagi, saya akan memperkenalkan sesorang yang sangat penting. Beliau akhirnya ingin menunjukan dirinya ke hadapan publik.”


Semua orang bertanya tanya siapa sosok penting yang akan di perkenalkan oleh Arya yang dikenal sebagai perwakilan CEO.


”Dengan hormat saya persilahkan CEO CH group.” ucap Arya dengan antusias.


Sari masuk dikuti oleh Nathali menuju mimbar dimana Arya berada.


Semua awak media menyoroti kedatangannya dan mengabadikan moment penting itu dengan memotret dan merekamnya. Sedangkan para karyawan bertepuk tangan setelah melihat Arya bertepuk tangan terlebih dahulu.


”Saya Sari Jayadiningrat, CEO CH group.”


...****************...


...Kira kira seperti inilah tampilan Sari ke kantor...

__ADS_1



__ADS_2