
”Tidak, hanya saja aku merasa belakangan ini aku tidak banyak membantumu. Aku hanya ingin sedikit berguna untukmu.”
Jari telunjuk Sari dengan cepat mendarat di bibir Arya, dia ingin Arya tidak berfikir bahwa dirinya tidak berguna. Justru sebaliknya Arya adalah kekuatan bagi Sari.
”Kau itu kekuatan bagiku, jadi jangan berfikir seperti itu lagi.”
Mendengar hal itu Arya menatap dalam mata Sari dan dirinya begitu terharu kemudian menganggukan kepalanya sebagai tanda bahwa dirinya tidak akan berfikir seperti itu lagi.
”Jadi apa yang kamu temukan?” tanya Sari.
”Zat kimia yang di berikan pada om dan tante itu berasal dari limbah ZA chemical. Aku juga sudah menyelidiki ZA chemical.”
Arya tidak menemukan sesuatu yang aneh kecuali penanganan limbah perusahaan itu yang terbilang banyak.
Menurut laporan limbah itu di kelola sendiri di dalam pabrik dan dibuang setelah melewati prosedur penanganan limbah berdasarkan arahan pemerintah agar tidak membahayakan lingkungan.
Namun permasalahannya proses itu begitu banyak dan rumit belum lagi waktu dan biaya yang dibutuhkan dalam pengelolaan limbah pun banyak sehingga Arya curiga bahwa sebagian kenangan limbah di perusahaan itu tidak melewati prosedur yang benar dan kemungkinan ada tempat pengelolaan khusus yang tidak memakan waktu dan biaya yang banyak namun dapat membahayakan lingkungan.
Sari pun mencurigai hal yang sama sehingga dia meminta Nathali menyelidiki ZA chemical lebih dalam serta mencari tahu kemungkinan perusahaan itu melanggar aturan.
Yang menjadi permasalahan sekarang adalah darimana Bi Inah mendapatkan benzene itu? apakah dia mata mata yang di kirim Zayn?
Namun Bi Inah sudah puluhan tahun bekerja disitu bahkan semenjak Sari belum lahir jadi kemungkinan besar baru baru ini Bi Inah di iming imingi sesuatu.
Hanya saja, hal apa yang begitu menggourkan sehingga Bi Inah tega mengkhianati orang orang yang sudah menganggapnya keluarga.
Karena terlalu banyak pertanyaan di benak Sari, akhirnya dirinya memutuskan besok akan bertanya langsung pada Bi Inah, saat ini dirinya ingin kembali ke rumah sakit untuk melihat kondisi orangtuanya. Sedangkan Arya hanya akan mengantar Sari ke rumah sakit setelah itu dia juga harus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda.
Sari dan Teguh memang sudah sepakat untuk bergantian menjaga orangtua mereka. Di saat Sari mengurus pekerjaannya maka Teguh yang akan menjaga orangtua mereka, begitupun sebaliknya.
__ADS_1
Meski Nathali sudah menempatkan beberapa anak buahnya untuk menjaga orangtua Sari, namun tetap saja Sari dan Teguh ingin memantau sendiri kesehatan orangtua mereka.
Jika mengikuti kata hati tentulah mereka ingin dua puluh empat jam menemani orangtua mereka, hanya saja mereka juga harus mengurus perusahaan mereka dimana banyak karyawan yang bergantung pada nya.
...----------------...
Keesokan harinya, Nathali memberikan laporannya mengenai penyelidikan ZA chemical.
Menurut laporannya di bawah tanah yang tidak jauh dari pabrik ZA chemical ada pipa saluran air, namun setelah bertanya ternyata pipa saluran itu adalah milik tambak perikanan yang letaknya sekitar lima kilometer dari pabrik ZA chemical.
Yang mencurigakan adalah mengapa ada saluran air milik tambak yang berada di area yang masih milik ZA chemical.
Terlebih setelah mendatangi tambak itu ternyata dirinya tidak di izinkan masuk ke dalam dan tambak itu pengamanannya sangat ketat tidak seperti tambak pada umumnya, juga tidak diketahui kemana mereka mengirim truk truk yang katanya berisi ikan ikan yang sudah dibeli itu.
Nathali berniat memaksa masuk ke tambak, hanya saja hal itu pasti menimbulkan kegaduhan sehingga dia menguringkan niatnya dan melaporkannya terlebih dahulu kepada Sari.
Mendengar laporan yang diberikan Nathali membuat Sari semakin yakin bahwa ZA chemical ini sudah membuang limbah yang masih berbahaya dengan sembarangan, namun Sari memilih untuk membiarkannya dulu untuk sementara karena dirinya ingin menemui Bi Inah untuk mengetahui alasan pengkhianayannya itu, sembari memastikan apakah Bi Inah bisa dia jadikan umpan atau tidak.
Tidak lama kemudian anak buah Nathali itu datang dengan membawa Bi Inah kemudian melempar tubuh Bi Inah hingga jatuh tepat di bawah kaki Sari yang sedang duduk menyilangkan kakinya.
Bi Inah mendongakan wajahnya menatap ke arah Sari meski tubuhnya masih terduduk lemas di lantai. Dia memasang wajah marah melihat Sari.
”Mau apa lagi kamu membawaku kesini.” tanya Bi Inah.
”Kenapa Bi Inah berniat membunuh orangtuaku?”
”Mereka pantas mati karena sudah membunuh putraku.” teriak Bi Inah.
”Bibi punya anak? kenapa aku selama ini gak tahu.”
__ADS_1
Bi Inah menceritakan bagaimana dia berpisah dengan putranya Guntur sejak dia masih kecil, namun akhirnya dia mengetahui bahwa putranya meninggal karena Ilyas.
”Kau tidak tahu gimana sakitnya aku mendengar bahwa anak kandungku meninggal karena anak yang selama ini begitu aku sayangi. Maka dari itu, aku akan membalas dendam atas kematian putraku.” teriak Bi Inah.
Sari sungguh tidak menyangka bahwa Bi Inah adalah ibu kandung dari ayahnya Nita. Apa di kehidupan sebelumnya juga Bi Inah berpikir bahwa putranya meninggal karena ayahnya sehingga dia ikut menghancurkan keluargaku bersama Nita.
Apa Nita yang sudah merencakan ini semua?
”Anakmu meninggal bukan karena dibunuh oleh papahku, tapi karena dia dibunuh oleh begal. Bahkan papahku juga bertanggung jawab membiayai kehidupan menantu dan cucumu, tapi bisa bisanya kalian semua berusaha membunuh papahku yang tidak bersalah.”
”Jangan mencoba membodohiku, aku tahu bahwa guntur mati karena si Ilyas itu.”
”Sialan, besok aku akan memberimu bukti bahwa anakmu meninggal ukan karena papahku.”
”Aku tidak akan percaya pada kalian semua, kalian semua adalah penjahat.” teriak Bi Inah.
Sari menyuruh anak buah Nathali membawa Bi Inah ke ruang isolasi kembali, dan menyuruh mereka memperlakukannya dengan hati hati agar Bi Inah tidak memar memar lagi.
Sementara Sari duduk terdiam sambil memejamkan matanya karena berpikir. Dia masih tidak menyangka plot twist yang biasanya ada di drama drama televisi justru terjadi di kehidupannya saat ini.
Di dunia yang begitu luas ini kenapa harus Bi Inah harus terlibat dengan musuh musuhku. Sesungguhnya aku tidak ingin menyakiti bi inah yang sudah seperti orangtuaku sendiri. Namun, jika dirinya membahayakan keluargaku, maka aku tidak punya pilihan lain untuk menyingkirkannya juga.
Sari merasa harus segera menyingkirkan musuh musuhnya demi keamanan orang orang yang dicintainya.
Dia mulai menyusun rencana dengan meminta Nathali menyelidiki tambak ikan itu secara diam diam.
Sari menyuruhnya menyusup dan mencari bukti sebanyak banyaknya mengenai keterkaitan tambak itu dengan ZA chemical. Baik itu apa yang ada di dalam tambak itu, buku besar tambak itu sampai bukti sekecil apapun yang membuktikan keterkaitan keduanya.
Setelah mendapat perintah itu Nathali langsng pergi bersama beberapa anak buahnya untuk menjalankan tugas itu.
__ADS_1
...****************...