Pembalasan Cinta Sari

Pembalasan Cinta Sari
Pesaing


__ADS_3

Teguh bergegas masuk ruangan papahnya sambil terengah engah.


”Pah, Itu pah itu.. ” ucap Teguh terbata bata.


”Ada apa si, pelan pelan dong bicaranya.” jawab Ilyas yang ikut panik melihat putranya tergesa gesa.


”Itu pah, papah udah liat TV?”


”Ada apa emang?”


”Ade pah, ade ternyata CEO CH group.”


”Oh itu, papah pikir apa.” jawab Ilyas.


”Papah gak kaget?”


”Gak lah, papah udah tahu semalam.”


”Kenapa aku gak diberi tahu si pah, aku hampir jantungan tadi saat melihat TV.” omel Teguh.


”Siapa suruh semalem kamu langsung masuk kamar, walaupun di kantor lagi ada masalah harusnya kan kamu senang ademu udah kembali.”


Sial, gara gara aku liat wanita itu sampai aku ketinggalan berita penting seperti ini.


”Tapi pah, bagaimana bisa ade jadi CEO CH group, ini CH group loh pah bahkan kapasitas perusahaannya jauh diatas kita.” tanya Teguh.


”Ternyata ade kamu dari SMA membeli saham saat perusahaan itu masih menjadi perusahaan rintisan. Ya sejak delapan tahun lalu lah. Papah aja kaget mendengarnya.”


”Ade bagaimana bisa kepikiran membeli saham? dan uang darimana dia.”


”Katanya uang jajannya tidak pernah dia pakai, lagipula saat perusahaan itu masih rintisan harga sahamnya tidak sebesar saat ini.”


”Ade itu mulai aneh semenjak SMA ya pah, dia seperti mengetahui masa depan.”


”Kamu ini aneh aneh aja, emang kamu pikir ade kamu cenayang? itu hanya kebetulan.”


”Ya papah benar. Tapi sekarang masalahnya keselamatan ade pah. Papah tahu kan pesaing CH group sangat banyak, apalagi ade masih sangat muda dan tidak berpengalaman. Pasti banyak ular yang mendekatinya, aku khawatir pah.” ucap Teguh.


”Kamu benar, tapi syukurlah ada Nathali yang selalu bersamanya lalu kita juga harus lebih berusaha keras membangun perusahaan kita agar bisa menjadi bantuan untuk ade kamu. Kamu tahu kan? CH group sudah seperti pilar perekonomian negeri ini sudah pasti banyak politikus mengincar CH group. Kita harus sama kuatnya dengan CH group.”


”Papah benar, saat ini bukan saatnya kita hidup santai. Karena ade memilih jalan ini, kita harus membuat jalannya mulus tanpa hambatan.” ucap Teguh membara.


”Bagus, kalau gitu sana pergi lanjutkan pekerjaanmu. Jangan sampai kalah tender lagi.” usir Ilyas.


”Iya iya.”

__ADS_1


Teguh pergi ke ruangannya untuk mempersiapkan materi untuk tender besok, sedangkan Ilyas melanjutkan memeriksa laporan mengenai proyek yang sedang dijalankan.


...----------------...


Sementara itu Leon yang sedang di dalam mobil menuju lokasi pemotretan tampak sedang membuka buka handponenya, dia terkejut melihat berita yang sedang ramai dibicarakan mengenai kemunculan CH group.


”Jadi CEO CH group itu Sari bukan kakakku?” ucapnya terkejut.


Hasta managernya mengintip ke arah HP Leon dan melihat CEO CH group adalah wanita yang beberapa hari lalu bersama Leon.


”Bukankah dia wanita yang ikut ke lokasi pemotretan?”


”Iya” jawab Leon singkat.


Pengorbanan kakaku untuk Sari bahkan tidak bisa dibandingkan lagi, bagaimana mungkin aku mau bersaing dengan orang yang cintanya begitu besar. Dia bahkan bekerja keras seperti itu demi cintanya. Aku harus sadar diri. Lebih baik aku mulai fokus pada pekerjaankj saja, aku harus lebih menyibukan diri.


”Kak, kemarin naskah naskah drama yang ditawarkan kepadaku apa masih ada?”


”Masih ada semua, memang kenapa?”


”Aku mau mulai main drama atau film kak.”


”Kamu serius kan? katanya kamu malas dan lebih suka menjadi model yang tidak terlalu menghabiskan banyak waktumu.” ucap Hasta managernya.


”Ya aku bosan aja pengin mencoba jadi aktor.”


”Kak jangan lebay deh, nanti berikan saja semua naskah yang ditawarkan padaku, aku akan membacanya dulu lalu akan memilihnya nanti.”


”Tapi ada sebagian yang sudah menemukan cast nya dan sudah mulai syuting. Jadi aku akan berikan yang masih belum mulai syuting ya.”


”Iya”


”Ternyata cinta memang bisa merubah seseorang ya? aku tidak akan melarangmu pacaran lagi asal jangan sampai tertangkap paparazi dan menjadi skandal saja.”


”Siapa yang pacaran si kak.”


”Lho bukannya kamu semangat begini karena melihat pacarmu sukses jadi kamu pun ingin sukses juga supaya tidak membuatnya malu.” ucap Hasta.


”Dia bukan pacarku, dia pacar kak Arya.”


”Apa? jadi kamu selingkuh dengan pacar kakakmu sendiri? kamu gila ya? ini bahaya buat kariermu.” omel Hasta.


”Sok tahu banget sih, siapa yang selingkuh coba.”


”Jadi kamu tidak ada hubungan dengan wanita itu?”

__ADS_1


”Iya dia itu cuma calon kakak iparku.” jawab Leon.


”Ini bukan cinta bertepuk sebelah tangan kan?” tanya Hasta.


” Udahlah kak, pokoknya aku itu gak punya pacar dan gak akan pacaran juga jadi kakak gausah takut ada skandal oke. Aku juga akan jadi aktor nomor satu supaya kakak juga bisa menjadi manager artis nomor satu dan bisa nabung biar cepet cepet nikahin pacar kakak.” ucap Leon.


”Iya iya. Nanti aku berikan naskahnya.” jawab Hasta


Ya Tuhan, semoga ini tidak seperti yang aku khawatirkan. Jangan sampai anak ini menghancurkan kariernya sendiri.


...----------------...


”Fer, kau sudah membuat janji temu dengan CEO CH group?” tanya pria berjas itu.


”Saya sudah menghubungi sekretarisnya namun dia tidak bisa bertemu dengan alasan sibuk.” ucap Ferdi sekretaris pria itu.


”Dia orang menarik kan fer? padahal pengusaha lain pasti tunduk di kakiku agar usahanya lancar tapi dia bahkan menolak bertemu denganku.” ucap pria berjas itu dengan tersenyum.


”Saya akan hubungi lagi.”


”Tidak perlu, aku akan memberikannya sedikit hadiah. Panggil Sandi kemari.”


”Baik pak.”


Setelah beberapa jam seorang pria paruh baya datang ke ke rumah mewah kediaman pria berjas itu.


”Silahkan, Pak Zayn sudah menunggu.” ucap sekretaris itu menyambut Sandi si pria paruh baya itu.


Pria berjas itu adalah Zayn Anatama, Usianya baru empat puluh tahun dan juga ketua yayasan ZA. Yayasan itu berkedok yayasan amal bagi para warga namun sebenarnya fungsinya lebih dari itu, di menyokong banyak perusahaan konstruksi dan dia berencana menjadikan CH group sebagai pendukungnya untuk rencana pembangunan kembali berskala besar yang sudah dia rencanakan sepuluh tahun belakangan ini.


Usaha Sandi ayahnya Doni ini pun ada dibawah yayasan ZA sehingga selama ini usahanya tidak tersandung masalah hukum.


Ferdi mengantarkan Sandi menuju ruangan pribadi Zayn, dan ketika masuk dia melihat Zayn sedang duduk di sofa sambil memegang segelas wine.


tok tok tok


”Pak Sandi sudah datang.” ucap Ferdi kemudian keluar dari ruangan setelah Zayn memberi tanda tangan yang menyuruhnya keluar.


Ferdi mengangguk ke arah Zayn kemudian mempersilahkan Sandi masuk.


”Permisi pak Zayn, anda memanggil saya.” ucap Sandi sambil sedikit membungkuk.


”Santai saja, saya memanggilmu bukan karena kau melakukan kesalahan. Namun aku memberimu tugas yang penting.”


”Tugas apa pak.”

__ADS_1


”Saya ingin memberi hadiah kecil pada seseorang yang menarik.”


...****************...


__ADS_2