Pendosa Yang Merindukan Syurga

Pendosa Yang Merindukan Syurga
Hal yang tak terduga 2


__ADS_3

Hiks


Hiks


hiks


" Kenapa harus ada orang yang mengingatkan aku lagi Tentang masa kecil itu, Kenapa aku harus di ingatkan bahwa aku hanyalah anak yang tak di inginkan hiks hiks hiks.... Tidak bisakah aku melupakannya saja Tuhan "


Tangis Lolita pecah kala mengingat kehidupan masa kanak-kanaknya. Dari kecil harus bertahan hidup tanpa ada orang yang bisa menjadi sandarannya, Bahkan hanya untuk sepotong Roti Lolita harus berusaha keras mendapatkannya apalagi kala itu Tempat Panti yang ia tinggali juga tidak ada Donatur Tetap. Tidak ada orang yang mengulurkan tangan mereka untuk menolong Ia dan anak-anak panti lainnya.


" Kenapa aku harus di Lahirkan hiks hiks..... Jika setelah lahir aku di buang hiks " Isak tangis Lolita begitu pilu sehingga yang mendengarnya pasti akan merasa ikut sedih.


Hiks


Hiks


Hiks


Lolita Mencurahkan segala Kesakitannya dalam toilet. Dia tidak membenci orang tuanya hanya saja dia kecewa jika tak di inginkan kenapa harus Menghadirkannya. Lolita menangis dengan pilu mengeluarkan semua sakit yang Ia pendam selama ini. Ia sungguh lelah dengan hidupnya yang seperti ini terus menerus terkadang kebahagiaan itu hanya singgah sedikit membuatnya melambung tinggi akan tetapi setelah itu akan di hempaskan ke jurang yang Dalam.


" Apa dia akan memaafkan kami " tanya Devan


" Sudah aku katakan Ia hanya butuh waktu. Aku yakin jauh di lubuk hatinya Ia juga merindukan keluarga kandungnya. Orang tua yang melahirkannya di dunia ini. Ia hanya kecewa tapi tidak membenci kalian. Percayalah " jawab Zein menyakinkan Devan untuk mengatakan kebenarannya terhadap Lolita.


Bagaimana pun juga cepat atau lambat Lolita harus tahu kebenarannya. Kebenaran dirinya adalah adik kandung Seorang DEVANDO ALEXANDER, kebenaran dirinya yang tidak di buang melainkan di Culik. Semua itu Lolita harus mengetahuinya agar kekecewaan yang dia rasakan tidak menepuk kebencian terhadap keluarga kandungnya.


" Tapi Van apa Bokap kamu akan menerima Lolita jika ia tahu kalau Lolita pernah jadi Wanita...."


Suara Zein seperti tercekat di tenggorokan saat akan mengatakan Wanita malam. Sungguh hatinya sakit dan Benci karna itu, Sakit karna hari-hari yang di lalui sang kekasih pasti sangat menderita sampai harus terjun ke dunia malam dan Benci karna ia tidak cepat menemukannya. Andaikan ia temui Lolita lebih awal mungkin kisah hidup kekasihnya itu tidak akan Semenderita ini.

__ADS_1


" Aku tidak tahu Ze. Bokap gue memang berwatak keras apalagi orang yang pernah merusak kebahagiaan kami juga adalah orang yang berprofesi seperti Lolita. Gue senang akhirnya bisa ketemu dia tapi gue takut juga bagaimana kalau Bokap gue nggak terimah dia sebagai anak karna Pekerjaan Lolita di masa lalu " Ungkap Devan yang dilema akan keadaan.


Di satu sisi ia sangat bahagia karna sudah menemukan princess kecilnya tapi bagaimana jika ayahnya malah menolaknya setelah mengetahui masa lalu Lolita sebagai wanita malam. Devan yakin pasti rasa benci itu akan hadir kembali pada Bokapnya mengingat Bokapnya sangat membenci Pekerjaan itu.


" Apa yang harus gue lakuin Ze jika Ayah tidak menerima Lolita dalam keluarga kami " Ucap Devan mulai Gusar. Ia ingin kembali berkumpul dengan adik kecilnya itu seperti waktu kecil. Ia ingin memanjakan Adiknya menebus semua waktu 19 tahun yang tidak bisa menemani perjalanan hidup adiknya itu. Kenapa 19 tahun? Karna Adiknya di Culik saat umurnya genap 1 tahun


" Jika begitu Rahasiakan Masa lalu Lolita. Jangan sampai ayah atau ibu kamu tahu akan masa lalu Lolita " Usul Zein. Itu adalah solusi yang terbaik pikirnya.


" Kau benar Sepertinya aku harus Rahasiakan semuanya dari Ayah dan ibu " jawab Devan menyetujui usulan Zein. Setidaknya lama kelamaan Ayahnya pasti akan luluh dan tidak dapat membenci Lolita lagi pikir Devan. Mereka sudah akur dan Damai seperti tidak terjadi apa-apa padahal muka mereka masing-masing sudah bonyok karna insiden saling memukul tadi.


Ceklek...


Sontak Zein dan Devan langsung menoleh ke arah pintu saat mendengar pintu di buka.


" Maaf...Astaga ada apa dengan wajah kalian berdua tuan " permintaan maaf Lolita terpotong menjadi Teriakan kekhawatiran melihat muka kedua atasannya itu Sudah bonyok sama-sama.


" Perasaan tadi dia Nangis-nangis kenapa sekarang berubah khawatir " Batik keduanya. mereka berdua saling melihat satu sama lain lalu mengangkat Bahu sama-sama seakan-akan mereka sedang berbicara lewat telepati.


Setelah menemukan kota P3K Lolita mendekat ke arah Devan dan Zein Lalu mengobati luka keduanya sesekali ia akan menekan Luka mereka masing-masing hingga mereka berdua akan berteriak sakit.


Sedangkan di tempat lain terdapat Lelaki yang memakai serba hitam lengkap dengan Masker dan topi sedang menelfon seseorang


" Hallo..." kata Pria bertopi


" Ada apa " jawab di sebrang sana


" Aku menemukannya "


" Benarkah "

__ADS_1


" Yah dia ada di negara ini dan bekerja di perusahaan A'K Company sebagai sekretaris Zein Malik Muhammad Akbar selaku pewaris A'K Company " jelas pria bertopi dengan antusias


" Pantau Terus..... Jika sudah waktunya aku akan menjemput mereka semua supaya tidak perlu untuk hidup susah lagi. Sekarang kita sudah mampu untuk menghidupi mereka, Sudah saatnya kita menebus semua jasa angel selama ini " ungkap orang di sebrang telfon dengan Nada yang sedih.


" Emmm tapi... Aku mendapat kabar bahwa dia pernah terjun di dunia malam 2 tahun yang lalu " ucap Pria bertopi dengan sedih, matanya sudah berkaca-kaca.


" Hmmm dan itu semua ia lakukan untuk kita semua. Sekarang kita yang akan membahagiakan Dia sampai dia lupa akan Kesakitannya di masa lalu. Jangan lupa awasi terus untuk minggu-minggu ini jadwalku penuh jadi tidak bisa untuk menemuinya ku harap kamu selalu siaga " Ujar Sebrang sana


" Tenang saja. Aku pasti akan menjaganya, dia adalah malaikat kita, aku tidak mungkin menelantarkan malaikat kita " kata Pria bertopi lalu menutup telfon.


" Kami berjanji Angel. Kami akan menjaga dan menjadikanmu ratu kami, sudah saatnya kamu memetik hasil dari apa yang kamu tanam selama ini " Monolog orang itu menatap Sendu Foto Gadis mungil di ponselnya.


" Tunggulah kami sebentar lagi " Guman Pria bertopi beranjak pergi meninggalkan tempat itu.


Kembali ke keadaan Di ruangan Zein. Setelah mengobati luka Keduanya Lolita membereskan peralatannya lalu meletakkan kembali pada tempatnya.


" Baby Kemari " panggil Lembut Zein. Lolita lalu berjalan mendekati Zein


" Duduklah "


" Em baby bisakah kau memberiku sehelai Rambutmu "


**Ini dia pemeran utama kita gaessss


Lolita Asmara**



gadis berusia 20 tahun yatim piatu di besarkan di panti asuhan. lalu terjun ke dunia malam pada saat umurnya 18 tahun Menjadi wanita malam selama 2 tahun pernah hamil Namun keguguran. Mempunyai sifat yang baik hati dan penuh kasih sayang.

__ADS_1


__ADS_2