
" Karna dia berfikir kita dengan sengaja membuangnya sehingga ia mungkin membenci kita untuk saat ini " jelas Devan dengan Sedih
* APAAAA...."
Kedua orang tua itu terlihat Shock saat mendengar perkataan Putra mereka.
" Kenapa bisa Hiks hiks kita tidak pernah membuang nya Hiks hiks " tanya Bunda Isma Dengan derai air mata
" Devan tidak tau tapi mungkin dia akan sulit percaya dan memaafkan kita Bun Yah " ucap Devan menatap Sendu kedua orang tuanya.
" Terus apa yang harus kita lakukan Nak " tanya ARKA pada putranya.
" Devan minta kalian jangan menemuinya dulu untuk sekarang Devan akan melakukan Tes DNA untuk bukti Supaya dia percaya bahwa dia benar-benar Adik kandung ku dan anak Dari Ayah sama Bunda " kata Devan
" yah kau benar. Cepat lakukan Tes DNA itu. Kami akan menunggu hasilnya " Ucap ARKA lalu mencabut Sehelai Rambutnya dan rambut istrinya Lalu memberikannya pada Devan.
" Baik Yah Bun, Devan pergi dulu Assalamualaikum " Pamit Devan lalu segera pergi
" Walai'kum salam "
Jawab Keduanya lalu menatap punggung putra mereka yang menghilang di balik pintu.
" Akhirnya aku akan memeluk putriku lagi setelah 19 tahun berlalu hiks hiks Aku sangat merindukan Mas hiks hiks Aku ingin memeluknya segera hiks hiks... " Ucap Bunda Isma di iringi dengan isak tangis
ARKA Menarik tubuh istrinya lalu memeluknya
" Bersabarlah. Kita ikuti Rencana Devan Setelah Devan mendapatkan Bukti Tes DNA itu kita menemuinya " Ucap ARKA membelai rambut istrinya
" Jika dia tidak memaafkan kita bagaimana Mas " tanya Isma pada Suaminya
" Dia pasti akan memaafkan kita. Kita akan menjelaskan semuanya oke. Sekarang jangan menangis lagi seharusnya kita berbahagia hari ini Sayang " Ujar ARKA menghapus air mata Isma
" Yah mas benar aku tidak boleh menangis ini hari bahagia " Ucap Isma berusaha Tersenyum.
Sedangkan di sisi Devan, Ia sudah sampai di Rumah Sakit Milik Sahabatnya yaitu Rumah Sakit Baskara. Ia langsung beranjak masuk menuju Ruangan Sepupunya yang tak lain dan tak bukan adalah EGIAYANTO BASKARA.
Tok
Tok
Tok
" Masuk " Sahut dari dalam
Ceklek
" Lo sibuk Gi " tanya Devan. Egi mengangkat kepalanya lalu melihat Devan yang sudah duduk di depannya
" Eh kau Van ada apa. Tumben bangat kau datang disini " tanya Egi bingun
" Gue mau Lo lakukan Tes DNA ketiga Jenis rambut ini. Usahakan tiga hari keluar hasil jika perlu Besok keluar Deh hasilnya " Ucap Devan Semangat 45
__ADS_1
" Gila kau. Mana ada Tes DNA secepat itu goblok. Hasil tes DNA akan keluar 1 Minggu " Kata Egi menatap Kesal sepupunya itu
" Gue nggak mau tau dalam 3 hari hasilnya harus keluar " Kekeh Devan
" Astaga Van jangan Ngaco kamu " Egi menatap tajam Devan
" Gue nggak Ngaco. Lo mau ketemu Princess nggak? "Tanya Devan
" Princess mana lagi Van gue bukan playboy Cap buaya kaya Lo "
Habis sudah kesabaran Egi. Dengan kesal ia menunjuk nunjuk Devan dengan jarinya.
" Princess Nya ALEXANDER " jawab Devan menekan marga Ayahnya. Egi langsung menatap Devan dengan mata menyipit tanda tidak mengerti
" Di antara rambut itu ada salah satu rambutnya Princess sedangkan kedua lainnya adalah rambut Bokap dan nyokap gue. Kalau Lo mau tahu secepatnya maka usahakan secepatnya pula hasilnya keluar "
Dengan kesabaran yang besar Devan menjelaskan panjang kali lebar kepada Egi tentang kebenaran Rambut itu.
" Sekarang Lo paham kan " tanya Devan
" Tapi Van bagaimana kalau hasilnya tidak Cocok. Kita akan kecewa lagi dan lagi " ucap Pelan Egi. Bukan satu atau dua kali mereka melakukan Tes DNA bahkan mungkin sudah ratusan akan tetapi tidak pernah ada yang cocok sehingga mereka Menghentikan pencarian karna banyak Wanita mudah yang Mengaku-ngaku Sebagai Putri dari Keluarga ALEXANDER.
" Kali ini gue yakin Gi. Dia punya kalung kayak gue " kata Devan mengeluarkan kalung di balik kemejanya. Mendengar itu Egi menatap Devan dengan pandangan penuh harap.
" Baiklah 3 hari, dalam 3 hari hasil Tes DNA akan keluar " kata Egi dengan penuh harapan
" Tapi katakan dulu siapa gadis itu " Tanya Egi penasaran
" Bilang dulu Van. Dia juga kan Adek gue masa Lo nggak kasih tau gue mukanya gimana " Omel Egi menghadang Devan
" Dia ada di dekat kita, kita kenal kok orangnya dan pastinya semoga kamu tidak patah hati saat ia terbukti bahwa dia adalah Adik kita " Ucap Devan menepuk bahu Egi lalu berlalu pergi.
Sedangkan Egi masih Asyik memikirkan perkataan Devan barusan.
" Patah hati maksudnya gimana. Jangan-jangan gadis itu Karina lagi " batin Egi tertekan
" Van jangan bilang kalau dia adalah Kari....Lah orangnya mana. " ucap Egi kesal.karna asyik berpikir Sehingga ia tidak menyadari bahwa Devan sudah pergi.
" Haaa... Sudahlah lagian Karina Kan Adek kandung Zein. Nggak mungkin kalau dia adalah Princess. Lebih baik aku segera melakukan Tes DNA " Monolog Egi mengambil stempel ketiga Rambut itu lalu beranjak keluar dari ruangannya.
Tok
Tok
Tok
" Masuk "
Ceklek
Seorang pria masuk dalam Ruangan lalu menatap Kekasihnya dengan pandangan Rumit.
__ADS_1
" Baby " panggil Zein Lembut
" Zein "
Sontak Lolita segera menghentikan pekerjaannya lalu melihat Zein
" Ada apa " tanya Lolita
" Kau sudah baikan Baby " Zein tidak menghiraukan pertanyaan Lolita.
" Aku nanya dia malah balik nanya. Ngeselin memang " gerutu Lolita dalam hati
" Aku memang kenapa " Balas Lolita dengan memaksakan senyum kepada Zein
" Tidak usah menutupinya Baby aku tau kau tidak baik-baik saja " kata Zein
" Hem mungkin tadi Iyah tapi sekarang sudah tidak apa-apa " kata Lolita
" Baguslah "
Ingin sekali Zein menanyakan banyak hal pada Lolita akan tetapi ia takut membuat Lolita kesal atau bahkan mungkin sedih jika harus bertanya tentang kehidupannya yang dulu
" Segera ke ruangan ku yah, kita makan siang bersama Oke " kata Zein mendekati Lolita yang hanya diam
" I-iyah sebentar Lagi " Jawab Lolita gugup
" Hm aku pergi dulu " pamit Zein lalu melabuhkan kecupan di kening Lolita
Cup.
Setelah mengecup kening Lolita Zein segera keluar Dari Ruangan Lolita dengan wajah yang berseri seri. Sedangkan Lolita kini hanya bisa diam mematung tersipu malu karna ulah Kekasihnya itu
" Astaga sadar Loli " Guman Lolita menepuk nepuk pipinya lalu segera beralih mengerjakan pekerjaan yang tinggal sedikit lagi.
Beberapa menit kemudian Loli sudah menyelesaikan semua pekerjaan nya Lalu segera menuju Ruangan Bos sekaligus kekasihnya itu
Tok
Tok
Tok
" Masuk "
Ceklek
DEVANDO ALEXANDER
Pria berusia 24 tahun Sahabat Dekat Zein. memiliki Sifat yang sedikit ramah dan di Cap sebagai playboy Cap Buaya.
__ADS_1