
" Em baby bisakah kau memberiku sehelai Rambutmu "
Sontak saja tertegun mendengar permintaan kekasihnya itu. Dengan mengernyitkan alis Lolita menatap Zein dengan lekat. Melihat itu Zein buru-buru mencari jalan lain
" Aa maksud ku Kau mau aku potongkan rambutmu gak? Masalahnya itu di ujungnya ada yang rusak " buru-buru Zein menjelaskan karna jangan sampai Lolita curiga apalagi kalau dia sampai beranggapan mereka Saudara kan akan rumit nanti masalahnya.
" Kamu tau Cara potong rambut " ucap Lolita dengan antusias. Walau dengan ragu Zein menganggukkan kepalanya dengan kaku. Masuk Jebakan sendiri ini man pikir Zein Sedangkan Devan hanya bisa menahan tawa melihat wajah kaku Zein
" Apa kata dunia jika Seorang Zein CEO A'K Company menjadi tukang cukur rambut untuk kekasihnya hahaha " Batin Devan tertawa jahat
" Kalau begitu ayo potongkan. Sebenarnya aku memang berencana untuk memotong Rambutku " Sahut Lolita
" Aa Tapi....tapi disini tidak ada Gunting Baby Bagaimana kalau aku mengantarmu saja ke salon " Usul Zein tapi Langsung tidak di setujui oleh Lolita
" No.. no..no... Tuan Devan tolong Carikan Gunting " pinta Lolita
" Siap Nona " Jawab Devan lalu Segera beranjak keluar
" Devan kampret. Aku membantunya tapi dia malah Tidak membantuku. Astaga apa jadinya aku sebagai CEO tapi sekarang menurun menjadi tukang potong rambut. " Batin Zein yang Tertekan
Beberapa menit kemudian Devan kembali dengan sebuah gunting di tangannya.
" Nona ini Guntingnya " kata Devan meletakkan gunting di tangannya di atas meja
" Nah ini sudah ketemu Guntingnya. Ayo potong " ujar Lolita menyodorkan gunting yang baru di ambilnya kepada Zein.
Huuuuh
Zein hanya bisa membuang Nafasnya secara perlahan lalu mengambil gunting di tangan Lolita. Devan hanya bisa terkekeh melihat itu
" Semoga kamu Benar-benar adikku. Aku ingin memanjakan mu menebus 19 tahun yang aku lewatkan untuk melihat pertumbuhan mu Princess " ucap Devan dalam hati menatap Lolita penuh kerinduan.
*****
Tok
Tok
Tok
" Masuk "
" Tuan " menundukkan kepala
" Ada apa "
__ADS_1
" Di bawah Ada Tuan Vino yang ingin bertemu dengan Tuan "
" Hm sudah tiba ternyata. Jemput mereka dan bawah ke ruangan ku segera "
" Baik Tuan " menunduk kepala lalu beranjak pergi
" Aku harus segera memisahkan Cucuku dan pelacur itu "
Sedangkan di Bawah Seorang pria paruh baya sedang menunggu seseorang di temani dengan Seorang gadis yang berpakaian Syar'i duduk di samping pria paruh baya itu.
" Tuan Vino " menundukkan kepala
" Ah iya " sontak Pria paruh baya yang bernama Vino itu langsung berdiri di ikuti dengan gadis berpakaian Syar'i di sampingnya.
" Tuan sudah menunggu silahkan ikuti saya " menunduk baru berjalan di depan memimpin jalan
Tok
Tok
Tok
" Masuk " Sahut dari dalam
Ceklek
" Tuan " menundukkan kepala
" Baik Tuan " menunduk baru beranjak pergi
" Silahkan duduk. Apa kabarmu Vino. "
" Kabarku baik Paman. Bagaimana dengan Paman " jawab Tuan Vino Duduk di sofa di ikuti gadis di sampingnya
" Haaa kesehatan ku makin menurun karna ulah Cucu Nakal itu "
" Ada apa Paman " tanya Vino
" Entahlah. Aku pusing bisa-bisanya dia memiliki seorang Pelacur " menggertak gigi karna Emosi
" Astaga...jangan salahkan Cucumu Karna ini pasti bukan salahnya tapi salah pelacur itu yang menggoda Cucumu. Mana ada Kucing yang di kasih ikan asin tidak di terkam " kata Vino memprovokasi keadaan. Jika begini anaknya pasti ada kesempatan untuk menjerat Cucu dari Seorang ******** Kekayaan dan ketenaran mereka akan semakin luas karna berbeda dengan keluarga yang terhormat.
" Justru itu paman memanggilmu kesini karna ingin membicarakan sesuatu "
" Sesuatu apa Paman " tanya Vino penasaran
__ADS_1
" Ini tentang janji antara paman dan ayahmu. Bahwa jika kami punya keturunan yang berbeda kelamin untuk kami jodohkan akan tetapi paman dan ayahmu sama-sama memiliki anak Sama yaitu laki-laki Sedangkan anakmu dan Cucuku berbeda karena itu Paman ingin melanjutkan perjodohan yang paman ayah mu Sepakati dulu. Bagaimana menurutmu "
Mendapat pertanyaan seperti itu Vino sangat kegirangan karna mereka akan semakin kaya bila Putrinya benar-benar menikah dengan ****
" Tentu saja. tentu saja saya setuju Paman. Aa ini Dia putriku Namanya Kristalya " sahut Vino menarik gadis di sampingnya
" Kristal Kakek "
" Hm. Kau tau kan siapa Cucuku "
" Tahu Kakek " jawab Kristal
" Jadi bagaimana apa kau setuju jika kamu dan Cucuku kami jodohkan "
" Saya akan Menuruti keinginan orang tua saya kakek " kata Kristal Tersenyum menatap Tuan Vino dengan mata yang berbinar-binar.
" Ahahahahaha. Baiklah Baiklah Kakek sangat Senang mendengar itu "
" Yes akhirnya kamu jatuh dalam pelukanmu. Sudah lama aku mengincar mu tapi kau hanya Cuek tidak Rugi aku menahan panas karna pakaian ini " ucap Dalam hati Kristal.
" Baiklah kalau begitu kami harus pamit dulu Paman karna ada sesuatu yang harus saya kerjakan " ujar Tuan Vino
" Baiklah kalau begitu. Paman akan menghubungi mu nanti untuk mempertemukan kedua keluarga besar kita jika pekerjaan Cucuku sedang kosong "
" Iya Paman kami akan menunggu kabar baik itu. Kalau begitu kami pamit Paman " kata Tuan Vino
" Hm "
Vino dan putrinya beranjak berdiri lalu keluar dari Ruangan meninggalkan pria paruh baya di dalam sendiri. Setibanya di mobil mereka segera masuk lalu meninggalkan tempat itu
" Ayah aku sangat bahagia akhirnya aku mendapatkan pangeran kecilku hahahah " ucap Kristal
" Iyah. Ayah juga bahagia karena kita akan tambah kaya raya " jawab Vino pada putrinya
" Dan aku akan membeli apapun yang aku inginkan tanpa memikirkan harga barang itu. Tapi yah tadi kan kakek bilang kalau pangeran sudah mempunyai seorang Kekasih " sahut Kristal lagi
" Sudah jangan pikirkan itu yang penting paman tidak merestui hubungan mereka. Sekarang tugasmu adalah mendekatkan diri terhadap keluarga pangeran mu itu " kata Vino menenangkan putrinya itu
" Baik Ayah. Aku pasti akan mendapatkan restu mereka dan memiliki pangeran seutuhnya siapa yang dapat menolak pesona Seorang Kristalya Abdullah " ucap Sombong Kristal
" Yah Putri ayah memang Cantik siapa yang akan menolaknya " sahut Vino ikut Membanggakan putrinya.
" Ayah apa aku bisa mendatangi perusahaan pangeran " tanya Kristal
" Jangan...itu akan membuat ia berfikir kamu sama dengan wanita lainnya yang mengejarnya. Biarkan Nanti paman yang akan mempertemukan kalian. Itu akan seakan-akan kamu tidak mengetahui apapun. Jelas Vino jangan sampai putrinya menghancurkan rencananya nanti pikir Vino
__ADS_1
" Baiklah Ayah. Kristal akan patuh terhadap ayah " Ucap Patuh Kristal
" Padahal aku ingin sekali menemuinya akan tetapi benar kata Ayah jangan sampai ia menganggap aku sama seperti wanita yang mengejarnya itu akan membuat dia ilfil padaku Lebih baik aku diam dulu dan mencari tau siapa ****** yang berani merebut pangeran dariku " Ucap dalam Kristal mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat.