
" Angel Di rumah sakit "
" APA......." Teriak mereka
Alzen dan Amber segera berlari keluar menyusul Arnold
" Devan Egi ikuti mereka, Ayah Akan membereskan ke kekacauan ini " perintah Arka kepada kedua putranya.
Devan dan Egi segera berlari keluar mengejar Alzen.
SKIP........
" hiks hiks Bang ini bagaimana....Kenapa bisa seperti ini hiks hiks " tanya Amber di sela-sela Tangisnya
" tenanglah " Alzen memeluk Amber untuk menghibur gadis itu
" Kenapa bisa seperti Ini Arnold " Tanya Alzen kepada Arnold
" tadi tiba-tiba Angel berkata kepalanya sakit lalu pingsan mukanya pun langsung pucat bang " Lirih Arnold menatap pintu Ruangan Lolita dengan Sendu
" hiks hiks Bang Angel pernah terbentur kepalanya waktu kecil hiks hiks Dokter Bilang Akan sangat berbahaya jika Angel Terbentur hiks Apalagi hiks tadi kepala Angel berdarah pasti benturan itu keras, Hiks bagaimana ini Bang " Tangis Amber makin pecah Sedangkan Egi dan Devan yang berada tidak jauh dari mereka hanya bisa mematung.
" Lihat saja Jika Angel kenapa-kenapa Aku tidak segan-segan membuat perhitungan kepada mereka semua " Kata Alzen dengan tatapan datar dan tajam
" Devan "
" bagaimana keadaannya Ara " Tanya Isma yang baru sampai lengkap dengan keluarga Zein Termaksud Bryant dan Samantha jangan lupakan juga masih dengan Kristal.
__ADS_1
Mendengar itu Amber melepaskan pelukannya lalu membalik menatap mereka dengan tajam
" Untuk apa kalian kesini Haa... belum puas kalian menyakitinya ha.....masih belum puas...." Teriak Amber menatap mereka semua kejam. Mereka bertiga memang over protektif kepada Lolita tapi yang paling Protektif adalah Amber
" Amber Tenang... jangan seperti ini " kata Alzen membujuk Amber
" Aku nggak bisa Tenang Bang Angel disana pasti kesakitan dan semua itu karna Ulah mereka semua Bang...." Raung Lolita
" Amber tenang yah kita harus tenang Angel membutuhkan kita. sekarang kita hanya bisa berdoa untuk kesehatan Angel " kata Arnold
" Lihat saja PAK TUA jika Angel sampai kenapa-kenapa kau tidak akan menduga apa yang akan kau terimah PAK TUA walau kau berlindung di balik Nama AKBAR mu itu " Sarkasme Amber
" Aku yang akan membalasnya tenang saja " Timpal Alzen menatap Tajam Kakek Bryant
" Devan katakan kepada Bunda bagaimana keadaan Ara " tanya Isma mendesak Devan
" Kami nggak tau Bun Dokter masih di dalam " sahut Egi membuat Arka dan Isma langsung melihat ke arah pintu Ruangan Lolita
" Mr A " Jawab Alzen singkat padat dan Jelas
" Mr A " Kaget mereka semua karna yang mengirimkan mereka surat sekarang ada di depan mereka saat ini
" Kalian siapanya Ara " Tanya Arka
" Saudara " jawab ketiganya kompak
" Saudara " Guman mereka semua
__ADS_1
" Kami hidup bersama dari kecil, besar di jalanan " Kata Amber ketus
" Setelah ini kami akan membawa Angel pergi. jika kalian keluarga kandungnya ingin menjenguk nya silahkan tapi untuk tinggal bersama kalian kami tidak mengizinkan " Kata Alzen dengan tegas
" Tidak bisa seperti itu. Dia adalah anak kandung saya maka seharusnya dia tinggal bersama kami keluarga kandungnya bukan orang Asing " kata Arka menahan Emosi
" Orang Asing? jangan lupa orang asing ini yang telah menemani, melindungi, dan menjaga putrimu Tuan " sahut Arnold Sarkasme
" menurut kalian, Dia akan tinggal bersama kalian dan meninggalkan kami begitu. Jangan banyak bermimpi orang asing yang sesungguhnya itu adalah kalian semua " Timpal Amber Tersenyum Culas membuat mereka semua diam Hingga
" KAK AMBER..."
" Zio..."
Kedua mata Zein Egi dan Devan langsung membulat saat melihat anak kecil yang mereka lihat di Panti asuhan waktu itu sekarang berada di depan mereka dan juga ada pria paruh bayah yang mereka temui waktu itu di belakang Anak itu.
" Zio kamu kenapa bisa disini " Tanya Amber
" Zio di antar pak Agus " Jawab Gio.
Amber langsung menyadari jika di belakang Zio ada Pak Agus penjaga Panti asuhan mereka.
" bagaimana keadaan kakak " Tanya Zio
" Angel masih di dalam. Dokternya belum keluar "
" Kalian mungkin Orang Dewasa tapi jika kalian menyakiti Kakak malaikat ku, Kalian akan mendapatkan balasan yang tak Terduga dari ANAK KECIL ini "
__ADS_1
Ayo Ramaikan Guys 😘ðŸ¤