Pendosa Yang Merindukan Syurga

Pendosa Yang Merindukan Syurga
Memaafkan


__ADS_3

" Sial. Rencana yang aku buat gagal total " batin Zein


. " Sayang....." Panggi seseorang


Sontak Lolita melihat ke arah Asal suara.


" Nyonya " kata Lolita langsung beranjak berdiri


" Sial. Jika bukan orang tua Wanitaku sudah aku maki mereka " Zein mengumpat dalam hati karna kesal, padahal ia sudah susah payah merencanakan semua ini.


" Nak.... Bunda rindu...kapan kau akan memaafkan kami Nak hiks hiks " ucap Bunda Isma di iringi Isak tangis menatap sendu Lolita.


" Nak Tolong beri kami kesempatan untuk menebus semua kesalahan kami di masa lalu. Biarkan kami menebus waktu 19 tahun yang kau lalui sendiri Nak....Ayah mohon " ucap Tuan Arka menatap Sendu Lolita.


Lolita hanya diam mematung melihat pasangan paruh baya di depannya. Jujur, di satu sisi ia Merindukan kasih sayang, merindukan rasanya di manjain oleh keluarga seperti wanita-wanita lain tapi di satu sisi dia kecewa marah dan benci menjadi satu.


Haaaa


" Baby.... Tidakkah kau memaafkan mereka. Ini semua bukan salah mereka, kau percaya takdir bukan " tanya Zein menatap lembut Lolita.


Lolita hanya menganggukkan kepala menjawab pertanyaan Zein.


" Mungkin sudah takdir yang di tuliskan Tuhan untukmu, Berpisah dan hidup seperti itu Tapi percayalah rencana Tuhan tidak ada yang tahu " Ucap Zein Bijak mencoba memberi pengertian pada Kekasihnya itu. Ia tahu kekasihnya juga merindukan orang tua kandung tapi tertutup dengan perasaan kecewa saja.


" Apa kalian masih bisa menerima ku juga yang pernah menjadi wanita malam " Ucap Lolita pelan menundukkan kepalanya.


Deg


Jantung pasangan itu lagi lagi bagai tertimpa beban yang sangat berat, mendengar pengakuan Wanita mudah di depan mereka yang mereka akui sebagai putri yang hilang.


" Jangan hiks....jangan katakan itu Nak... Kamu tetap permata kami hiks.... " Tangis Bunda Isma makin pecah membayangkan bagaimana menderita nya kehidupan putrinya. Tuan Arka hanya bisa diam dan merengkuh tubuh istrinya yang sudah lemah karna menangis.


" Kami akan selalu menerima mu Nak. Jika kau merasa kotor maka kami akan bersihkan. Jika kau merasa hina dan rendah maka kami akan Angkat derajat mu. Jika kau merasa tak pantas maka kami akan pantaskan. " Kata Tuan Arka bijak menatap Putrinya dengan tatapan Sendu dan penuh kerinduan.


Sesungguhnya Jauh di Lubuk Tuan Arka hatinya lebih sakit, hatinya seperti tercabik-cabik membayangkan bagaimana putrinya yang melayani Nafsu para pria hidung belang.

__ADS_1


Ayah mana yang tak sakit hati jika putrinya menjajah kan diri atau pun di sentuh beberapa pria atau bahkan puluhan hanya untuk melepaskan Nafsu mereka. Sungguh Naluri Ayah yang ia miliki Ingin sekali berteriak marah Dan memakai tapi siapa yang dia akan maki. Bukan salah Mereka atau pun putrinya tapi ini salahnya yang cepat menyerah dan tidak percaya. Andaikan 5 tahun lalu ia percaya sedikit saja tentang surat yang di kirim di kediamannya mungkin nasib putrinya tidak akan sengsara seperti ini.


" Baiklah aku akan mengungkap 1 rahasia lagi. Jadi pikirkan apakah kalian akan menerima ku atau tidak " kata Lolita dengan pandangan kosong


Haaaa


Lolita menarik nafas lalu mengeluarkannya dengan perlahan-lahan lalu mulai bercerita


" 4 atau 5 bulan yang lalu aku hamil tanpa mengetahui siapa Ayah dalam kandunganku tapi aku gugurkan. Apakah kalian masih mau menerima ku wanita hina dan seorang pembunuh ini " kata Lolita menatap pasangan paruh baya itu.


Sedangkan Zein langsung terperanjat kaget mendengar pengakuan Lolita, karna ia tahu pasti cerita sebenarnya tapi kenapa Lolita malah berbohong pikir Zein.


" Kami akan menerima mu Nak. Kau melakukan itu semua pasti ada alasannya " Ucap Tuan Arka. Ia tidak ingin bersifat egois atau mementingkan Egonya sehingga ia akan kehilangan Putrinya lagi.


" Kalian menerima ku " tanya Lolita menunjuk diri sendiri


" Iyah kami akan selalu menerima mu, menerima segala kekurangan mu " Ucap Tuan Arka


" Kalian hiks... Hiks..hiks "


" Ssst jangan menangis sayang, Disini ada Bunda. Tidak akan ada yang mengejek Kamu lagi tidak akan ada yang merendahkan kamu lagi hiks Putri ku sudah besar hiks hiks Cup.... Ke depannya kamu akan selalu menjadi Putri bukan lagi pesuruh " Bunda Isma memeluk Lolita dengan Erat. Ia mencurahkan semua isi hati yang selama ini ia pendam.


" Akhirnya...keluarga kita akan menjadi Utuh.... Kediaman ALEXANDER akan kembali ceria dan penuh warna sama seperti kamu lahir waktu itu " kata Tuan Arka memeluk dan mencium kedua wanita yang amat ia cintai


" Hiks...hiks. Hiks Terimah...kasih. ka..kalian mau menerima Ku hiks "


Cukup lama mereka berpelukan dan mencurahkan segala rindu yang terpendam selama ini. Sedangkan Zein ikut merasa bahagia melihat Kebahagiaan Lolita satu persatu ia dapatkan.


" Tinggal satu lagi yaitu menjadikanmu istriku setelah semua ini. Setidaknya kegagalan rencana ku membawa kebahagiaan yang selama ini kau dambakan " Batin Zein.


Tanpa mereka ketahui ada seseorang yang melihat dan mendengar kan semua yang mereka Ucapkan.


" Ku harap kebahagiaan akan selalu menyertai mu Angel. Untuk sementara kami akan melepaskan kamu bersama mereka jika mereka tidak menyakiti mu kami tidak akan merebut mu dari mereka tapi jika mereka menyakiti Angel kami maka kami pastikan Kamu akan kami ambil kembali Angel " Monolog Pria itu lalu pergi dari situ dengan senyuman indah.


" Hallo "

__ADS_1


" Ada apa "


" Angel sudah memaafkan mereka "


" Bagus kalau begitu. Tapi tetap Awasi semua gerak gerik mereka jangan sampai mereka menyakiti Angel "


" Baik Tuan "


Tut


Tut


Tut


" Sabar " monolog pria bertopi menjalankan mobilnya.


Kembali ke sisi Lolita dan Zein.


" Terimah kasih Nak Zein, karna sudah berusaha untuk membahagiakan Lolita. " Ucap Bunda Isma menatap Zein dengan penuh rasa terima kasih.


" Sama-sama Tante " jawab Zein seadanya karna ia masuk ada kesal sama pasangan paruh baya di depannya.


" Sebagai seorang Lelaki aku tau kamu ingin segera memiliki nya tapi Aku sebagai Ayah menegaskan BAHWA AKU BELUM SIAP UNTUK MELEPASNYA " kata Tuan Arka menatap tajam Zein


Deg


" A...ayah....." Panggil Lolita tapi di potong


" Ayah paham Nak. Tapi ayah belum bisa melepaskan mu. berilah kami sedikit waktu untuk bersamanya Nak hanya sebentar setelah itu aku sendiri yang akan menyerahkan nya " Ucap Tuan Arka kepada Zein. Bahkan dari nada bicara saja Zein sangat tahu Tuan Arka memohon untuk tidak segera mengambil putrinya.


HAAAAA


" Baiklah. Aku akan menunggu waktu itu tiba " kata Zein dengan terpaksa. Sungguh ia ingin sekali segera memiliki Lolita seutuhnya tapi ia juga merasa kasihan pada Tuan Arka selaku seorang ayah yang baru menemukan putrinya. Jadi dengan terpaksa ia harus menunda Niatnya menikahi Lolita segera.


Tinggalkan Like komen dan Favo ya🥰

__ADS_1


__ADS_2