Pendosa Yang Merindukan Syurga

Pendosa Yang Merindukan Syurga
TAMAT


__ADS_3

KRING


KRING


KRING


SRETT BRAK PYARRR


"Mengganggu" kata Zein dengan mata yang masih tertutup melempar jam Alarm itu hingga hancur berkeping-keping lalu menarik kembali selimutnya untuk melanjutkan tidurnya namun semua itu gagal karna teriakan sang adik.


"KAKAK BANGUN INI SUDAH SIANG" teriak Karina namun Zein hanya acuh.


"Kak bangun ini adalah hari pernikahan kakak semua harus siap Kak" kata Karina.


Hap


Zein yang mendengar hari pernikahan langsung bangun bahkan terduduk di ranjang.


"Siapa yang menikah" tanya Zein menatap Karina linglung.


"Kakak-lah" jawab ketus karina berjalan keluar meninggalkan Zein yang masih linglung akan keadaan.


"Menikah" Beo Zein


"Astaga hari ini aku menikah" Teriak kegirangan Zein berlari ke kamar mandi.


Karna keinginan kedua orang tua Lolita yang menginginkan pernikahan Lolita harus mewah dan sempurna membuat Zein berusaha keras mewujudkan keinginan itu.


hanya karna untuk menuruti keinginan Lolita, Zein bahkan tidak tidur selama dua hari dua malam karna harus mengerjakan pekerjaan kantor dan mengurus semua persiapan pernikahan dia dan Lolita.


Baru tadi malam Zein bisa tidur dengan tenang setelah memastikan persiapan pernikahan dia dan Lolita telah 100% sempurna hanya menunggu dia melakukan ijab kabul. Itupun Zein tidur sudah sangat larut hingga mengakibatkan dia terbangun siang seperti sekarang.


"Kenapa tidak ada yang membangunkan aku, Biasanya Umi selalu bangunin aku kenapa sekarang tida." monolog Zein sambil mengambil handuk lalu melilitkan di pinggangnya.


Zein berjalan keluar dari kamar mandi lalu mengambil pakaian santai dan memakainya lalu berjalan turun di lantai satu.

__ADS_1


"Umi" panggil Zein lembut.


"Eh kamu sudah bangun" Umi bertanya sambil menoleh ke arah Zein yang berjalan ke arahnya.


"Umi kenapa nggak bangunin Zein" tanya Zein.


"Umi nggak tega Nak kamu sudah dua hari dua malam tidak tidur" kata Umi Renata.


"Duduklah habiskan waktu yang sedikit ini bersama keluarga" Ucap Umi Renata.


Mau tidak mau akhirnya Zein duduk bersama keluarga besarnya yaitu Kakek nenek Abi Umi dan Karina.


Beberapa jam pun berlalu tak terasa hanya menunggu beberapa meni lagi pernikahan itu akan di langsungkan.


"Putri Bunda sangat cantik dan anggun" kata Isma memuji kecantikan Lolita.


"Benarkah" kata Lolita tersipu malu.


"Tentu saja hari ini putri Ayah menjadi Putri tercantik di dunia" sahut Arka yang tiba-tiba masuk dalam kamar Lolita.


"Jadi selama ini Ara tidak cantik begitu" Lolita merajuk dengan memanyunkan bibirnya ke depan membuat Arka hanya terkekeh.


"Sudah berhenti menggoda putriku" kata Isma menatap tajam Suaminya yang terus menggoda Lolita.


"Sayang ayo siap-siap sebentar lagi kita kan turun" kata Isma.


Sedangkan di bawah Zein sudah duduk tenang di depan Pak penghulu. Tenang? itu hanya terlihat dari luar karna yang sebenarnya terjadi Zein begitu gugup.


"Astaga kenapa aku bisa segugup ini" kata Zein dalam hati.


Sret


Zein terpaku menatap wanita yang duduk di sampingnya. begitu mempesona dan anggun membuat mata Zein terpesona hingga tak mengalihkan pandangannya.


"Bisa kita mulai" kata Pak penghulu membuyarkan Keterpesonaan Zein.

__ADS_1


"Silahkan" jawab Arka dan Rayeen serempak.


"Baik saudara Zein pegang tangan saya" Kata pak penghulu. Zein langsung menjabat tangan Pak penghulu.


"Saya nikahkan engkau ananda Zein Malik Muhammad Akbar binti Rayeen Akbar dengan Lolita Asmara Alexandre binti Arka Alexandre dengan mas kawin berupa seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar 100juta rupiah di bayar tunai"


"Saya terimah nikahnya Lolita Asmara Alexandre binti Arka Alexandre dengan mas kawin berupa seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar 100juta rupiah di bayar Tunai" Kata Zein lantang.


"bagaimana para saksi Sah"


"Sah"


"Alhamdulillah"


"Sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri. Silahkan kamu mencium punggung tangan suami kamu" kata pak penghulu.


Skip......


"Sayang kemarilah" panggilan Zein kepada Lolita yang baru saja selesai berganti pakaian.


"Ada apa" tanya Lolita Lembut


Zein hanya diam lalu menarik Lolita hingga terduduk di pangkuannya lalu memeluknya dengan erat.


"Aku bahagia sekali akhirnya aku bisa miliki kamu seutuhnya. aku bahagia sekali" kata Zein mengecup lembut pelipis Lolita.


"Terimah kasih. terimah kasih karna kamu mau menerima wanita kotor sepertiku, Wanita yang penuh akan Dosa, wanita yang...."


"SSSSt aku tidak peduli yang aku pedulikan aku mencintai kamu dan kamu mencintai aku Kita mencari jalan ke surga sama-sama. I love you" Kata Zein


"I love you Too" balas Lolita.


TAMAT


*Maaf yah kalau endingnya tidak seperti ekspetasi kalian. Author masih pemula jadi jika ada kesalahan tolong di maklumi dan di pahami. Author hanya manusia biasa sang pemilik kesalahan, kesempurnaan hanya milik sang pencipta.

__ADS_1


Sampai bertemu di novel Author berikutnya😁 kalau masih mau mampir juga🤣


WASALAM🙏🙏🙏*


__ADS_2