
Rona kebahagiaan terpancar di wajah Zein dan Lolita. Zein tidak Mengalihkan tatapannya dari Lolita yang berada di depannya begitu pula sebaliknya.
" Sayang Ayo pasangkan Cincinnya " Kata Umi menyadarkan Zein dari Keterpesonaan nya kepada Lolita.
Zein Segera mengambil Cincin dari Tangan Umi nya lalu memasangkan di jari manis Lolita dengan yakin.
Prok prok prok
Tepuk tangan para tamu saat Zein selesai memasangkan Cincin kepada Jari Lolita. Sekarang Tibalah Giliran Lolita yang memasangkan Cincin kepada Zein.
Lolita Mengambil Cincin yang berada di tangan Bundanya lalu Memegang tangan Zein untuk di pasangkan
" BERHENTI......" Teriak Seorang Pria tua memasuki Ruangan Pertunangan Zein di ikuti Gadis Mudah di belakangnya.
" Ayah,Kakek " Guman Rayen Renata dan Zein bersamaan
Sedangkan Lolita Hanya bisa bertanya-tanya Siapa Pria tua di depannya ini karna di hari lamaran Ia tidak melihat Kakek Tua ini.
" Ada Apa Ayah " Tanya Rayen Kepada Ayahnya
" Ada Apa katamu " Teriak Bryan Sehingga membuat tamu Undangan kaget dan bertanya-tanya ada apa.
Zein mengernyitkan Alis saat melihat kakeknya berteriak dan menahan emosi
" AKU TIDAK AKAN PERNAH MERESTUI APALAGI MENERIMA WANITA MALAM ITU MENJADI CUCU MENANTU KELUARGA AKBAR " Teriak Lantang Bryant menunjuk ke arah Lolita
Jedarrr
Deg
Parah tamu undangan Mulai mengarahkan pandangannya kepada Lolita. Sedangkan Lolita hanya bisa diam mematung menatap kosong ke depan
__ADS_1
" Kakek jangan berbicara sembarangan " kata Zein menggenggam erat tangan lolita yang sudah berkeringat dingin.
" Bicara Sembarangan. HAHAHAHA " Tawa Bryant menatap Tajam ke arah Zein dan Rayeen lalu kepada Lolita.
" jangan Berpura-pura bodoh lagi Rayeen, Ayah tau kamu mengetahui profesi wanita itu yang sebagai wanita malam. LALU KENAPA KAU MEMBIARKAN ZEIN MENDEKATI WANITA ITU HAA...." Teriak Bryant berapi-api
" KAKEK...." Geram Zein
" APA HA.....KAKEK TIDAK MEMPERMASALAHKAN JIKA WANITA YANG KAU PILIH DARI KELUARGA MISKIN TAPI KAKEK TIDAK SUDI JIKA HARUS PUNYA CUCU MENANTU MANTAN WANITA MALAM " Bentak Bryant kepada Zein mendengar itu Keluarga Zein hanya Diam Sedangkan Keluarga Lolita hanya bisa menatap sendu Ke arah Lolita, Mereka tidak bisa Apa-apa karna apa yang di katakan Kakek Bryant adalah kebenaran
" LIHATLAH WANITA YANG KAU PUJA-PUJA ITU " Teriak Bryant menunjuk Layar di belakang Zein dan Lolita.
Sontak mereka semua langsung melihat ke belakang. Mata Mereka membulat melihat foto-foto Lolita yang waktu menjadi wanita malam yang keluar masuk hotel dengan Berbagai pria Walau di samarkan Make up tetap Ketahuan jika itu adalah Dia.
Para tamu undangan mulai gaduh, Mereka saling membisik lalu menatap Sinis ke arah Lolita.
" Cantik-cantik ternyata Pelacur "
" Dasar ****** "
" pelacur, Murahan "
" nggak tau malu "
" ****** bermimpi menjadi Ratu "
Begitulah Bisik-bisik Para Tamu undangan yang di tujukan kepada Lolita bahkan dengan terang-terangan beberapa orang sengaja membesarkan volume Suaranya.
Keluarga Lolita hanya Diam menanggung malu, Mereka tidak bisa Apa-apa Isma sudah berkaca-kaca menatap ke arah putrinya. Devan mengepalkan tangannya dengan kuat menahan Amarah begitu pula Egi.
" hahaha akhirnya hari ini tiba. Hari dimana Awal kehancuran mu ******, Tapi tenang saja ini baru Awal bukan Akhir " Kata Kristal dalam hati tersenyum licik melihat Pandangan orang-orang kepada Lolita yang Berupaya pandangan jijik dan merendahkan.
__ADS_1
PLAK
" IBU..."
" NENEK..."
" ARA......"
" DASAR PELACUR, SELAMA INI AKU BEGITU MENYUKAI KELUGUAN MU DAN SIFAT MU YANG RAMAH TAPI TERNYATA ITU ADALAH KEDOK UNTUK MENUTUPI SIFAT MU YANG SESUNGGUHNYA. KAMU INGIN MENIKAH DENGAN ZEIN KARNA HARTA, IYA KAN " Teriak Samantha Lantang
" Nenek..."
" DIAM ZEIN.......NENEK MERESTUI MU DENGANNYA KARNA NENEK PIKIR DIA WANITA BAIK-BAIK TAPI TERNYATA IA ADALAH SEORANG PELACUR, MURAHAN " KATA Samantha
" Nyo..nya sa...saya...."
" Diam kamu ****** " Desis Samantha menatap tajam Lolita
" NYONYA JIKA KALIAN TIDAK MENYUKAI MASA LALU PUTRI KU TIDAK PERLU MENGHINA APALAGI MENYAKITI FISIKNYA " Kata Arka Dengan Lantang
" Cih siapa yang menerima putri mu yang pelacur itu " hina Samantha
SREKK
" wanita kotor seperti mu tidak pantas memakai jilbab karna kau hanya mengotorinya " Kata Samantha Lalu mendorong Lolita
BRUUKK
" Ara.."
" ANGEL......"
__ADS_1