Pendosa Yang Merindukan Syurga

Pendosa Yang Merindukan Syurga
4 Kehamilan


__ADS_3

" Sa...saya Ha..hamil dok " tanya loli dengan suara Tercekat


" Iyah. dan usianya sudah 2 Minggu " jawab dokter


Jedarrrr


Bagai di sambar petir di siang bolong Semua tulang Loli rasanya menjadi Jeli Ari matanya mulai jatuh dan tatapan matanya kosong


" Sekali lagi Selamat Nona dan ini Vitamin serta obat penguat kandungan" ucap dokter menyerahkan sebuah kertas ke loli.


Loli langsung mengambil kertas itu dan langsung keluar dari ruangan itu menuju mobilnya.


Brakkkk


" Hiks hiks hiks aku harus bagaimana hiks hiks siapa ayah anak ini hiks Daddy Adit atau Alex hiks hiks Kenapa kau harus hadir Nak " ucap Loli meraba perutnya yang masih rata


" Bukannya bunda tidak menyayangi mu tapi hiks hiks kamu hadir di saat yang tidak tepat hiks hiks" Lanjut Loli.


Loli melajukan mobilnya meninggalkan Rumah sakit


Skip


Kini Loli duduk di taman seorang diri merenungi Nasibnya dan sekarang di tambah lagi ada janin di rahimnya


" Apa yang harus aku lakukan dengan janin ini" ucap pelan loli


" Aku tidak tau siapa ayahnya Tapi yang menyentuhkan selama sebulan terakhir adalah Daddy Adit dan Alex Tapi apa mereka akan menerima mu Nak" lanjut Loli menunduk melihat perutnya


Di dalam lamunan Loli Tiba tiba di kejutkan dengan Dering ponsel


Teng teng


Loli langsung mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menelfon dirinya


" ternyata ibu panti " Guman Loli


" Assalamualaikum Bu " Salam Loli


" Kamu dimana Nduk ini udah sore kamu kan lagi gak enak badan " kata ibu panti cemas


" Loli lagi di taman Bu " jawab Loli sekuat menahan agar tidak mengadu pada ibu panti tentang masalahnya


" Cepat pulang Nduk ini udah Sore " kata ibu panti


" Iyah Bu Ini Loli pulang sekarang " jawab loli


" Ya sudah hati-hati di jalan Nduk " kata ibu panti


" iya Bu Assalamualaikum" Salam Loli


" WALAIKUM SALAM " Jawab ibu panti


" Lebih baik loli pulang Sekarang dan Pikiran jalan kelanjutan dari masalahku ini " Kata Loli. Beranjak pergi dari Taman


Skip....


Kini Loli sudah sampai di rumah singgah Anak-anak panti


" Huuu kamu pasti bisa loli. ayo tersenyum " Kata loli menyemangati diri sendiri.


Loli keluar dari mobil dan masuk dalam rumah singgah


" Assalamualaikum Bu " Salam Loli


" WALAIKUM SALAM Nduk " jawab ibu dan bapak panti ternyata mereka sengaja menunggu Loli di ruang tamu karna khawatir dengan keadaan Loli


" Sini Nduk" Ajak ibu Membawa Loli duduk di sampingnya


" Bagaimana kata Dokter kamu sakit apa Nduk " tanya ibu panti


Deg


Loli langsung mematung mendengar pertanyaan ibu panti


" Loli" panggil ibu panti namun Loli hanya diam


Pukkk


" Loli " panggil ibu panti


" Aa maaaf ibu. Tadi ibu bilang apa " tanya Loli


" ibu bilang kamu sakit apa" tanya Ibu panti


" Loli nggak apa-apa kok Bu. hanya kecapean aja jadi ibu sama bapak gak usah khawatir " Kata Loli dengan Tersenyum

__ADS_1


" Ya sudah kalau begitu kamu masuk istirahat saja Nduk " Kata bapak panti


" iya Nduk apa perlu ibu Antar ke kamar " Tanya Ibu panti


" nggak perlu Bu. biar loli sendiri saja. lagian Loli udah sehat kok " kata Loli


" Ya sudah kalau begitu loli masuk kamar dulu Bu Pah " izin Loli


" Iya Nduk " jawab ibu dan Bapak panti


Loli berdiri berjalan ke kamarnya sesampainya di kamar ia langsung merebahkan dirinya di atas ranjang.


" Apa yang harus aku lakukan ya Allah " Ucap pelan Loli Menutup matanya berharap ini hanya mimpi.


3 Hari kemudian


Hoekk Hoek Hoek


Loli terus mual dan muntah yang keluar hanya cairan bening saja


" Kamu kenapa Nduk " tanya Ibu panti melihat Loli ya baru keluar dari toilet


" loli gak apa-apa Bu" ucap Loli


" Nduk kamu hamil yah. Jujur sama ibu Nduk. ibu nggak akan marah " Tanya ibu panti. Loli Diam Cukup lama hingga dia membuka suaranya.


" Iyah Bu. loli hamil hiks " Ucap Loli dengan tangis yang pecah


" Sudah berapa lama Nduk " tanya ibu panti


" 2 Minggu Bu " Jawab Loli


" Maafin Loli Bu. loli nggak bisa jaga diri hiks hiks " lanjut Loli


" tidak apa Nduk" Kata ibu panti


" Ayahnya sudah tau" tanya ibu panti yang di balas gelengan oleh Loli.


" Kau harus memberi tahunya Nduk " kata Ibu panti


" Iya Bu. Loli sudah minta ketemu ini hari di taman " Kata Loli


" Istirahatlah ibu keluar Dulu" kata ibu panti


" Bu bisakah kau memasakan ku sup ikan Loli ingin makan" Pinta Loli dengan pelan


30 menit kemudian Masakan ibu panti sudah siap dia mengangkat dan memindahkannya di mangkok lalu membawa di kamar Loli


Tok tok tok


" Loli ibu masuk ya" izin Ibu panti


" Iyah Bu masuk saja nggak di kunci ko pintunya " sahut Loli dari dalam


Ceklek


" Ini Nduk Supnya di habisan ya. ibu mho masak buat makan adek-adek kamu dulu " kata ibu panti. ibu panti langsung keluar


Loli langsung melahap Sup ikan buatan Ibu panti sampai habis.


Skip....


Siang harinya seperti perkataan Loli tadi pagi. sekarang Loli Sedang menuju Taman yang menjadi pertemuannya dengan Alex. Sesampainya disana Loli langsung turun dari mobil lalu mencari keberadaan Alex setelah menemukannya Loli langsung menuju kesana


" Hay Lex. Sudah lama yah " sapa Loli


" Lumayanlah" jawab Singkat Alex Loli hanya bisa tersenyum


" Um Lex ada yang ingin aku bicarakan padamu" ucap pelan Loli


" Apa " tanya Alex


" Aku hamil " ucap pelan Loli


" Dan Kamu mau bilang itu Anak aku gitu. " kata Alex dengan Sinis


" kamu lupa siapa kamu. kamu itu Wanita malam bukan satu dua orang yang menyentuh mu tapi mungkin puluhan atau ratusan. gue nggak akan percaya sama omongan Lo " Lanjut Alex


" Alex Aku..."


" jikapun kamu hamil Anak aku kamu gugurkan saja MANA Sudi AKU MEMPUNYAI ANAK DARI RAHIM WANITA PELACUR SEPERTIMU CUIH" Kata Alex dengan lantang di akhiri dengan meludahi Loli


" Jangan mencari ku cari saja pelanggan Lo PELACUR " Tekan Alex Berlalu pergi


" Hiks Hiks Harapan Terakhir ku hanya Dady Adit " tangis Loli. Loli segera menghubungi Daddy Adit tapi tidak di angkat.

__ADS_1


" Maaf Daddy kali ini Loli Egois Daddy harus menikahi Loli karna ada anak di perut Loli. Loli yakin Daddy Sayang Sama Loli. "guman Loli. Loli segera pergi dari tamat itu.


Malam harinya Loli Nekat datangi Kediaman Adit karna Adit tidak mengangkat telfon darinya.


Ting Tong Loli memencet Bel Kediaman Adit


Ceklek


" Siapa " tanya Wanita


" Saya loli mencari Adit Ada yang saya ingin beritahu ini penting" Tanya loli. Wanita itu menatap loli dari kaki sampai ujung rambut lalu


" Masuk Mas Adit Ada di dalam " Kata wanita itu.


Wanita itu masuk di ikuti Loli di belakangnya.


" Mas ada yang Cariin kamu tuh" ucap Wanita itu


" Siapa sayang" Jawab Adit menoleh ke wanita itu


" LOLI" Kaget Adit langsung berdiri


" Kamu ngapain kesini" Tanya Adit dengan Was-was


" Ada yang ingin loli bicarakan" Ucap Loli pelan


" kamu ikut saya" Kata Adit


" Tidak. Loli ingin bicara disini sekarang juga" ucap Loli


" Loli ingin Dady tinggalin Istri Daddy dan menikahi Loli " Ucap Loli dengan Tegas


" MASSSSS" Teriak Wanita di samping Adit


" APA MAKSUD KAMU NYURUH SUAMI SAYA NINGGALIN SAYA DAN MENIKAHI KAMU " Tanya Wanita itu


" KARNA SAYA HAMIL ANAK DADDY ADIT " Ucap Loli dengan lantang


Plakk


" Marissa kamu jangan percaya sama omongan pelacur ini dia yang menggoda mas sayang " kata Adit


" He kamu jangan sembarang ya. Kamu yang menggoda dan menjebak saya agar meniduri kamu" Teriak Adit


Plak....


" Dasar pelacur berani kamu godain suami saya " Kata Marisa


" Sini kamu " lanjut Marissa menarik Loli keluar dari rumahnya


" Pergi kamu dari rumah saya " Usir Marisa.


" Daddy Aku benaran Hamil Anak Daddy" kata Loli memeluk Adit Tapi Adit mendorongnya hingga terjatuh


BRUKKKK


" Dasar PELACUR " Bentak Adit


" Tapi Hiks Aku benaran Hamil Daddy" kata Loli dengan Tangis berdiri lalu mencoba meraih tangan Adit Tapi di tepis seseorang.


" Ternyata kamu tidak berhasil merayu ku kamu merayu Ayahku begitu " kata pria itu


" Alex " Guman Loli


" Pa jangan percaya omongan Pelacur ini. dia ini adalah Wanita malam banyak pria yang memasukinya " ucap Alex


" Nggak. itu nggak benar Aku hamil benar anak kamu Daddy " kata loli


Plakkkk


" Dasar PELACUR PERGI KAMU DARI RUMAHKU " Teriak Marissa lalu mendorong Loli


BRUKKK


" AAH. Daddy tolong percaya sama Loli" ucap pelan Loli Namun tidak di hiraukan oleh Adit


" DASAR PELACUR" Bentak Alex Menendang perut Loli


Braaak Loli terseret menghantam tiang


" Aaaaaa " Teriak Loli Menahan Sakit di bawah perutnya


" Pergi kamu jangan pernah muncul di kehidupanku atau pun papa ku dasar PELACUR " Tekan Alex lalu masuk dalam Rumah


Loli pergi meninggalkan Kediaman Adit sambil menahan sakit di perutnya dengan tatapan mata kosongnya dia tidak menyadari dari samping terdapat mobil melaju cukup tinggi

__ADS_1


Ting Tingggggggg bunyi Klason Mobil


BRAKKKKKK


__ADS_2