
" Nih Ambil Terus lakuin Tes DNA supaya ada bukti " kata Zein menyodorkan Rambut Lolita yang sudah di simpan dalam sebuah plastik kecil kepada Devan
" Nggak perlu. Ayah sama Bunda pasti langsung percaya hanya melihat Kalung itu. Karna kalung itu di desain langsung Sama Kakek Gue yang dimana hanya ada dua di dunia satu di gue dan satunya lagi di princess gue " Ujar Devan menjelaskan panjang kali lebar
" Kalian semua Percaya Tapi nggak pada Lolita dia nggak akan percaya sama kalian semua tanpa bukti akurat mengingat dia beranggapan kalian membuang dia kan " Ucap Zein menjelaskan Tentang pemikirannya kepada Devan. Devan langsung terdiam setelah mendengar penjelasan Zein yang cukup masuk akal dan dia membenarkan hal itu melihat Respon Lolita tadi
" Lebih baik aku melakukan Tes DNA dulu untuk bukti kalau dia benar-benar adikku yang hilang " batin Devan lalu mengambil Rambut Lolita.
" Kalau gitu gue Izin mau pulang dulu. Gue mau kasih kabar bahagia sama Ayah dan Bunda Tapi sebelum itu Kirimkan satu Foto Lolita Dong buat tunjukan ke Ayah sama Bunda "
" Yah Nanti aku kirim " sahut Zein Antara iya dan tidak. Devan langsung keluar Ruangan.
" Ku harap kau tidak membenci Mereka Baby " Guman Zein menatap Lembut Foto Lolita dalam ponselnya
******
S
K
I
P
******
" Assalamualaikum " Devan mengucapkan salam
" Walai'kum salam Den " jawab pembantu
" Ayah sama bunda dimana Bii " tanya Devan terhadap pembantu yang setengah baya itu
" Tuan dan Nyonya ada di taman belakang Den " jawab Pembantu
" Ooh begitu. Terimah kasih Bii " Ucap Devan lalu beranjak menuju Taman belakang. Sesampainya di sana ia melihat kedua orang tuanya tengah berbincang-bincang sesekali mereka akan tersenyum. Dengan senyuman Devan menuju ke arah kedua orang tuanya.
__ADS_1
" Bunda Ayah " sapa Devan kepada kedua orang tuanya
" Devan " Sontak mereka menghentikan perbincangan mereka lalu menghadap Devan yang sedang berdiri di dekat mereka
" Ada apa Nak. Tidak biasanya kamu pulang Cepat " kata Bunda Devan yang bernama lengkap ISMAYATI ALEXANDER akan tetapi sering di sapa Isma
" Jadi Devan gak boleh pulang cepat gitu " Rajuk Devan terhadap Bundanya
" Bukan gitu juga tapi kan biasanya gitu. Kamu kan selalu lengket sama Zein kan " Ucap Bunda Isma terhadap putranya itu
" Jadi bunda berfikir Devan sama Zein ada apa-apa gitu " Ucap Devan kesal
" Lah siapa tahu kan. Setiap bunda kenalin kamu Cewek Cantik Seksi sekalipun kamu nolak jadi Mana bunda tau kamu masih Normal atau sudah belok " Ucap Bunda Isma Dengan kesal
" Astaga Bunda gak gitu juga konsepnya Bun...... Devan masih Normal, Tongkat Devan juga masih berdiri kalau lihat wanita seksi. Apa perlu Devan menikah langsung 3 gitu biar bunda Puas " Ucap Devan dengan kesal Karna di kira Belok sama Bunda.
" Masa ganteng-ganteng gini di bilangin Belok Kan Ngeselin " Batin Devan.
Sedangkan Untuk Ayah Devan bernama ARKA ALEXANDER hanya bisa menyimak perdebatan istri dan anaknya yang tidak ada habisnya. Kalau jauh selalu khawatir Nah sekarang depan mata ngajak ribut Entah apa yang merasuki istrinya pikir ARKA
" Sudah sudah hentikan perdebatan kalian ini. Kalian membuatku tambah pusing bisa-bisa nanti darah tinggi ku malah naik karna kalian. Dan kamu Devan ada apa kemari biasanya kamu selalu menolak pulang ke Mension sehingga memilih tinggal di Apartemen mu itu padahal di mension lebih nyaman " Tanya ARKA kepada Putra semata wayangnya itu
" Ada apa jangan buat Bunda penasaran " kata Bunda Isma sudah tidak sabar
" Devan Sudah menemukan Princess ALEXANDER Bun "
Deg
ARKA dan istrinya langsung mematung mendengar ucapan Devan, antara percaya dan tidak percaya.
" Jangan main-main kamu Devan. Ayah dan Bunda sudah Mengikhlaskan dia. Kami hanya berdoa dimana pun dia berada semoga di selalu di limpahkan dan di Curahkan kebahagiaan yang begitu besar " kata ARKA menatap Marah Devan
" Devan nggak becanda Yah. Devan sudah menemukannya. Dia tumbuh menjadi gadis yang Manis dan cantik ini fotonya " Ucap Devan menyodorkan ponselnya yang langsung di rebut oleh bundanya
" Dia tumbuh menjadi gadis cantik dan manis tapi sayang bukannya mendapat kebahagiaan dia malah hidup menderita. " Ingin sekali Devan menyampaikan apa yang ada dalam pikirannya akan tetapi Lidahnya seperti kelu untuk mengatakan itu. Ia hanya bisa diam dan menatap Nanar foto Lolita yang sedang di amati oleh Kedua orang tuanya
__ADS_1
" Benarkah dia hiks putriku hiks " tangis haru bunda Isma menatap dan mengusap layar ponsel seperti mengusap wajah Putrinya itu
" Jawab Ayah Devan apa benar dia Adikmu. Princess nya ALEXANDER " Tanya ARKA terhadap putranya dengan mata yang berkaca-kaca
" Benar dia pasti putriku. Lihat wajahnya bahkan sangat mirip seperti ibuku hiks "
Bukan Devan yang menjawab pertanyaan ayahnya akan tetapi istrinya sendiri yang menjawab pertanyaan itu.
" Tapi kenapa di leher nya tidak ada kalung yang di berikan kakek kalian " tanya ARKA untuk menyakinkan lagi perasaannya.
" Dia menyimpan kalung itu Yah. Selama ini dia ada di dekat Devan tetapi Devan tidak menyadari itu baru tadi pagi Devan melihat ia mengenakan kalung itu. " Devan menjelaskan semuanya terhadap kedua orang tuanya.
" Hiks hiks hiks akhirnya hiks akhirnya aku menemukan Princess ku hiks setelah sekian lama akhirnya kami menemukan mu Princess " tangis ARKA pecah Setelah yakin jika wanita yang ada dalam ponsel Devan benar adalah putri mereka yang hilang 19 tahun yang lalu
" Ayoh kita temui Dia. Bunda tidak sabar untuk memeluknya "
" Benar ayo kita temui dia. Ayah ingin memanjakannya lagi seperti dulu "
Kata kedua orang tua itu secara bersamaan beranjak berdiri lalu berjalan cepat menuju pintu masuk Mension. Akan tetapi baru beberapa langkah mereka melangkah mereka berdua langsung menegang mendengar perkataan Devan.
" Kita tidak bisa menemuinya Ayah Bunda " kata Devan dengan Sendu.
" Kenapa. Kau tau ayah dan bunda sangat merindukan Princess Devan. " Kata ARKA
" Devan tau Yah. Bukan hanya Ayah dan bunda yang merindukan Princess tapi Devan juga merindukannya. Akan tetapi kita tidak bisa menemuinya Sekarang karna.... " Devan memberi jeda ucapannya lalu melihat ke arah kedua orang tuanya dengan tatapan yang sendu
" Karna apa Devan... Katakan sama Bunda Karna apa " Desak Bunda Isma. Mendesak Devan untuk menjawab pertanyaan Yang dia ajukan
" Karna dia berfikir kita dengan sengaja membuangnya sehingga ia mungkin membenci kita untuk saat ini " jelas Devan dengan Sedih
* APAAAA....
Zein Malik Muhammad Akbar
__ADS_1
**Laki-laki berusia 24 tahun Pewaris A'K Company perusahaan besar di dunia. Laki-laki yang memiliki sifat Dingin dan tak Tersentuh.
Tinggalkan Jejak dengan Cara Like Vote atau favorit yeah🥰🥰🥰**