
" Bang Alzen Gimana kata Dokter..." Amber langsung memberi pertanyaan kepada Alzen yang baru datang
Haaaa
" Kata Dokter Angel Koma.." Lirih Alzen
Brukk
Brukk
" Bunda..."
" Amber...."
Bunda Isma dan Amber langsung pingsan saat mendengar Lolita Koma membuat mereka semua tambah panik
Sedangkan di tempat lain yaitu di kediaman keluarga besar Akbar
" Katakan BI apa maksud dari perkataan wanita tadi " tanya Karina menuntut Rayeen untuk menjelaskan semuanya
" Sayang. apa yang kamu katakan Nah kamu tetap anak Umi dan Abi " kata Rena mendekat ke arah Karina
" Karina Sayang..."
" Kakek diam Dulu. " potong Karina akan ucapan Bryant
" ABI jelasin ke Karin apa maksudnya " Tanya Karina
__ADS_1
HAAAA
" apa yang ingin kamu ketahui " jawab Rayen ?duduk di sofa single menatap Putrinya dengan tatapan yang sulit di artikan
" Semuanya " lirih Karina nyaris seperti bisikan tapi masih di dengar oleh mereka semua.
" Apa yang di katakan gadis itu semuanya adalah kenyataan. Kamu memang bukan Anak kandung Umi mu melainkan Anak Abi dengan Wanita lain " ucap Rayeen menatap sendu kedua wanita yang begitu Ia cintai itu. Yang satu adalah Istrinya yang selama bertahun-tahun Ia sakiti dan yang satu lagi adalah putrinya. walau ia tak mencintai ibunya tapi ia sangat menyayangi putrinya itu.
Deg
jedarrrr
bagaikan di sambar petir di siang bolong kaki Karina langsung menjadi lemas saat mendengar pengakuan Abinya. Dunianya hancur saat itu juga saat mengetahui orang yang selama ini ia Panggil Umi bukanlah ibu kandungnya lalu siapa ibu kandungnya, Dimana ibu kandung, kenapa ia di tinggalkan disini , berbagai pertanyaan muncul di kepala Karina membuat kepalanya pusing tapi ia tahan ia harus tahu semuanya Malam ini juga.
HAAAA
" Abi tahu kamu mungkin syok mendengar ini tapi cepat atau lambat kamu juga akan mengetahuinya. jadi dengarkan Abi. Abi akan menceritakan semuanya " kata Rayeen memijit pelipisnya lalu menutup mata beberapa saat lalu membukanya
***
***
Di sebuah Ruangan terlihat 2 orang pria yang sedang bertengkar hebat dan 3 orang wanita yang hanya bisa menonton mereka dengan pikiran masing-masing
" APA AYAH GILA HA..... BAGAIMANA AYAH BISA MENYURUHKU UNTUK MENCERAIKAN RENATA SEDANGKAN AKU SANGAT MENCINTAINYA APALAGI SUDAH ADA ZEIN DI ANTARA KAMI " Teriak pria mudah itu kepada Ayahnya
" AYAH TIDAK PEDULI KAMU HARUS MENIKAHI SIVANA DAN MENCERAIKAN WANITA MISKIN ITU " Teriak sosok pria paruh baya yang ternyata adalah Bryant Akbar
__ADS_1
" AYAH...."
" AKU TIDAK SUDI SEUMUR HIDUPKU HARUS MEMILIKI MENANTU MISKIN DAN YATIM PIATU SEPERTINYA RAYEN. KAMU HARUS MENIKAHI SIVANA JIKA TIDAK JANGAN ANGGAP AKU LAGI SEBAGAI AYAH MU " Teriak Bryant
" BAIK. baik aku akan menikahi SIVANA " kata Rayen lemah
Mendengar itu Bryant dan istrinya yaitu Samantha sangat bahagia karna mereka akan mempunyai menantu impian mereka. gadis yang bernama SIVANA itu tersenyum kemenangan dan menatap sinis wanita bercadar di depannya itu. Sedangkan Wanita bercadar itu hanya bisa mengelus dada melapangkan dada untuk melepaskan suaminya untuk wanita lain
" Aku akan menikahinya tapi hanya menikah siri dan dia harus terimah jika harus menjadi yang kedua " kata Rayeen Tegas
Mendengar itu mereka yang tadinya tersenyum kini pudar.
" apa maksudmu Rayeen " tanya Bryant menahan amarahnya
" Aku nggak pa-pa kok Om jika harus menjadi istri kedua " kata SIVANA walau dalam hati ia mengumpat dan memakai wanita bercadar itu.
1 Minggu kemudian
hari ini adalah hari pernikahan Rayeen bersama SIVANA walau hanya menikah siri Namun membakar perasaan seseorang yang duduk di sudut Ruangan. Wanita itu hanya bisa menangis dan memeluk putranya, wanita mana yang rela bila harus berbagi Suami dengan wanita lain. Walau di bibir ia bicara Ikhlas tapi dalam hati Ia berdarah-darah.
Setelah pernikahan Rayen dan SIVANA menuju rumah yang khusus untuk mereka karna Sivana dan Renata memilih tidak tinggal bersama.
Selama 1 Minggu pernikahan Rayeen tinggal bersama dengan Sivana namun tidak pernah menyentuh Sivana walau Sivana telanjang di depannya sekalipun. setelah 1 Minggu selesai Rayeen kembali ke rumah Istri pertamanya yaitu Renata.
3 bulan pernikahannya dengan Sivana Rayeen tidak berubah Ia tidak pernah mengunjungi Sivana lagi Ia memfokuskan untuk merawat Zein kecil dengan Renata.
Sivana yang merasa kesal dan di abaikan menemui orang tua Rayeen selaku. mertuanya dan mengadukan semua perbuatan Rayeen kepadanya hingga membuat kedua mertuanya Murka.
__ADS_1
jangan lupa yah😘😘