Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi

Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi
Episode 21


__ADS_3

Elyon dan Ellena pun duduk di kursi yang ada di taman itu dan sambil memandangi bunga - bunga yang bermekaran di taman itu, bunga-bunga yang setiap hari nya di rawat oleh Mama Emely dengan baik dan menjadikan bunga - bunga itu tumbuh dengan baik dan cantik.


Beberapa menit mereka hanya diam sambil memandangi bunga - bunga itu.


Elyon yang merasa canggung pun memulai pembicaraan terlebih dahulu untuk mencairkan suasana.


" Ekhm... Ellena lo mau ngomong apa sama gw kok harus berdua ajah... " Kata Elyon untuk mencairkan suasana yang canggung itu.


" G-gw mau tanya sama lo boleh... ngak...? " Kata Ellena dengan gugup.


" Santai ajah kalik... kita kan temenan... jadi ngak usah sungkan... Emang mau tanya apa..." Kata Elyon.


" L-lo... terpaksa ngak nerima perjodohan ini? " Tanya Ellena sambil menundukkan kepalanya.


" Sebenarnya... awalnya terpaksa tapi... setelah gw tau kalo lo orang yang di jodohin sama gw... gw malah ngerasa seneng... " Kata Elyon sambil melihat ke arah Ellena.


" Gw ngak tahu... kenapa gw selalu ngerasa nyaman sama lo Na... " Lanjut Elyon sambil tersenyum kecil kepada Ellena.


" Hmm... gw sebenernya juga ngerasa hal yang sama kayak lo Elyon... gw ngerasa nyaman dan akrab sama lo... padahal kita baru ketemu... tapi gw ngerasa udah kenal lama sama lo... " Kata Ellena sambil tersenyum kecil kepada Elyon.


" Jadi lo jugak ngerasain itu jugak sama kayak gw. Gw pikir... gw ajah... yang ngerasa akrab sama lo... " Kata Elyon tak percaya kepada Ellena.


" Bukan itu ajah... Tadi saat lo bilang mau anter Luciana pulang dan juga dia gandeng - gandeng tangan lo... kayak gw ngerasa marah dan hati gw sakit banget... kayak di tusuk duri... tauk... Sebenarnya gw ngak ngerti kenapa gw punya perasaan kayak gitu... Huh..." Kata Ellena sedikit lesu.


" Berarti ngerasa lo cemburu dong... saat gw ngomong kayak gitu... " Kata Elyon menyimpulkan.


" Yah... mungkin bisa di bilang gitu.... Eh... tapi jangan ge-er lo itu cumak perasaan gw ajah... Yah... " Kata Ellena dengan malu.


" Hahaha... iya - iya jangan ngegas dong... Salthing lo yah... Hahaha... " Kata Elyon sambil tertawa kecil.


" Lo itu kenapa sihh... kok sama gw ngak dingin tapi sama orang lain dinginnya kayak kulkas dua pintu tau ngak... " Tanya Ellena bingung.


" Entah lah... tapi biasanya gw ramah dan hangat sama keluarga gw ajah... tapi kalo sama lo gw kok malah mencair yah... padahal baru temenan dua hari doang... Lo kan pernah bilang kalo lo pernah amnesia kan...? Lo pernah ngerasa ngak kalo gw termasuk dalam masa lalu lo...? " Tanya Elyon.


" Iyah... gw pernah ngerasa apalagi saat lo bilang kalo lo ngerasa familiar sama kalung ini..." Kata Ellena sambil menggenggam kalung yang ada di lehernya itu.


" Dan juga... tentang lo manggil gw dengan nama LENA... secara refleks gw ngerasa lo termasuk dalam di masa lalu gw deh... Lo inget ngak tadi saat kepala gw tiba - tiba sakit?" Kata Ellena lagi.


" Hmm... Emang kenapa? Dan juga lo nyebut kata LYON dan juga LENA tadi? " Jawab Elyon.


" Itu sebenarnya gw dapet ingatan tentang dua orang cowok dan cewek pakek seragam SMP... dan mereka saling nyebut nama dengan kata LENA dan LYON... " Kata Ellena.


" Sepertinya kita punya hubungan di masa lalau deh... karna semua ingatan mimpi yang lo ngalamin itu. Gw juga ngalamin hal sama kayak lo... " Kata Elyon.


" Hmm... bisa aja sih... apalagi kita juga pernah ngalamin amnesia saat 3 tahun yang lalu... kayaknya itu bukan kebetulan deh... " Kata Ellena bingung.


" Gimana kalo kita saling bantu untuk mengingat masa lalu kita... " Kata Elyon.


" Oke... lo mau ngak nerima gw apa adanya dan juga mencoba untuk mencintai satu sama lain...? " Kata Ellena.


" Tentu gw akan coba itu... dan akan berusaha untuk menjadi suami yang baik untuk lo..." Kata Elyon.


" Gumawoyo... kayak nya lo itu adalah orang yang di kirimkan tuhan untuk memberikan cahaya dan kebahagiaan dalam kehidupan gw..." Kata Ellena sambil tersenyum bahagia.

__ADS_1


" Munjeobseoyo... Gw akan berusaha untuk... ngebahagia in lo dan juga memberikan kehidupan yang layak... untuk lo... Lo mau ngak ngebantu gw supaya bisa menjadi suami yang baik untuk lo dan bisa ngebahagia in lo lahir dan batin " Kata Elyon.


" Gw pasti bantu in lo kok... Lo juga mau kan untuk bantu in gw agar bisa menjadi istri yang baik... buat lo dan juga bisa memenuhi semua kewajiban sebagai istri lahir maupun batin...? dan lo mau kan nerima semua kekurangan gw...?" Kata Elyon.


" Gw akan selalu mendampingi lo mebimbing lo untuk bisa menjadi istri yang baik.... dan gw akan menerima semua kekurangan lo Ellena..." Kata Elyon sambil tersenyum manis.


" Lo harus janji sama gw dulu... kalo lo bakal selalu mendampingi gw untuk melewati semua rintangan hidup yang akan gw hadapi nanti... " Kata Ellena sambil mengangkat jari kelingking nya sebelah kanan kepada Elyon.


" Gw Elyon Deren Gorneo Aditya... berjanji kepada Ellena Mizella Carion Anggara... untuk selalu bersamanya dan mendampinginya untuk melewati semua rintangan hidup yang akan dia hadapi nanti... dan bulan sebagai saksi nya... " Kata Elyon sambil melingkarkan jari kelingking kanan nya pada Jari kelingking milik Ellena itu.


" Makasih... Gw Ellena Mizella Carion Anggara memegang kata - kata dari Elyon Deren Gorneo Aditya... dan juga berjanji padanya aku akan selalu bersamanya suka maupun duka... dan bulan sebagai saksi janji kita..." Kata Ellena sambil tersenyum manis.


Ellena pun menangis karena karena terharu.


" Lh... kok malah nangis. Gw salah kata yah... " Kata Elyon merasa bersalah.


" Aniyo... lo ngak salah apa - apa kok cumak tadi gw terharu ajah... ada yah... cowok yang serius menjalin hubungan kayak lo... gw beruntung deh... punyak calon suami yang baik kayak... lo... " Kata Ellena sambil menghapus air matanya.


" Iya - iya lah... kan Elyon yaitu salah satu anggota kumpulan para cogan ter handsome di Campus Galaksi " Kata Elyon sambil membanggakan diri nya itu.


" Hahaha... dasar perasaan yang punyak sifat PD tingkat dewa itu gw deh... kok lo yang jadi lebih PD dari gw... " Kata Ellena sambil tertawa kecil.


" Nah... gitu dong ketawa jadi cantik kan dari pada nangis... jadi jelek lho... " Kata Elyon sambil tersenyum kecil.


" Ihh... apaan sih... mulai deh... gombalnya... Garing tauk... " Kata Ellena sambil memalingkan wajahnya dari hadapan Ellen karena malu.


" Cie... salthing... hahaha... Emang beneran lucu lo kalo malu gitu... jadi tambah gemes... Hahaha... " Kata Elyon sambil tertawa kecil.


" Dasar nyebelin... " Kata Ellena sambil malu.


" Semoga lo adalah jodoh terbaik yang di berikan oleh tuhan buat gw Ellena... " Batin Elyon sambil memandang Ellena dengan tersenyum bahagia.


" Elyon kok... malah bengong sih... kesambet baru tau rasa lo... " Kata Ellena sambil menyadarkan Elyon dari lamunannya.


" Ahh... ngak kok gw cumak lagi... mikir sesuatu... ajah... " Kata Elyon mencari alasan lain.


" Ohh... iya Ellena lo mau ngak kita panggilnya LENA dan LYON sama aku kamu... masak kita mau nikah ngomongnya gw lo... ngak cocok kalik... " Kata Elyon.


" Terserah kamu ajah deh... LYON... gw kayaknya ngerasa nyaman dehh... kalo manggil lo kayak gitu... LYON... " Kata Ellena.


" Terserah kamu ajah... LENA... " Kata Elyon.


" Hahaha.... " Mereka pun tertawa bersama dengan penuh bahagia.


" Udah yuk masuk kedalam nanti sakit lho... udara di luar dingin... " Kata Elyon.


" Ya udah yuk... " Jawab Ellena dengan senang.


Mereka pun kembali ke dalam rumah dan bergabung bersama orang tua mereka.


" Kalian udah balik... gimana ngobrolnya seru? " Tanya Mama Emely.


" Biasa ajah... kok mah... " Balas Ellena santai.

__ADS_1


" Elyon ini kunci rumah buat kamu... setelah kamu menikah kamu akan tinggal di sana sama Ellena... " Kata Papa Devan sambil menyerahkan kunci rumah pada Elyon.


" Hmm... iyah pah... " Jawab Elyon sambil menerima kunci rumah yang di berikan Papanya itu.


" Kapan - kapan kamu ke sana... ajak juga Ellena buat liat - liat rumah itu " Kata Papa Devan.


" Hmm... iyah Pah... " Jawab Elyon.


" Ohh.. iya... kalian mau beritahu teman - temen di kampus ngak tentang pernikahan kalian...? " Kata Ellen.


" Kalo tentang itu gw terserah Lyon ajah... sih..." Jawab Ellena.


" Lyon... gimana... menurut kamu...? " Tanya Ellena pada Lyon.


" Emm... kita beritahu temen - temen dekat kita ajah... mereka kan jugak belum tau kalo lo itu adiknya Bang Ellen... " Jawab Elyon.


" Terserah kalo gitu... " Kata Ellen lagi.


" Ya udah kalo gitu, kita makan malam dulu yuk... " Ajak Mama Emely.


" Iya yok, Dev... Lin... " Kata Papa Erlando pada Mama Adelina dan Papa Devan.


" Jadi ngerepotin ajah nih... jeng... " Kata Mama Adelina dengan sungkan pada Mama Emely.


" Ngak kok kita kan mau jadi besan jadi ngak usah sungkan... ngak papa kok... " Kata Mama Emely.


" Ya udah makasih yah... Jeng Mely... " Kata Mama Adelina.


" Iyah... santai ajah... " Balas Mama Emely.


Mereka pun makan bersama, setelah itu mereka oun berbincang-bincang lagi hingga tak terasa waktu sudah menunjuk kan pukul 22.00 WIB malam.


Karena sudah larut malam Keluarga Gorneo Aditya pun pamit untuk pulang ke rumah mereka.


" Bro... Gw sama keluarga gw pergi dulu yah... udah malem... soalnya " Pamit Papa Devan pada Papa Erlando.


" Iyah... Dev... hati - hati yah... " Kata Papa Erlando.


" Bang Ellen... sampek ke temu di kampus... " Kata Elyon pada Ellen.


" Hmm... hati - hati di jalan... " Jawab Ellen.


" tentu... " Jawab Elyon pada Ellen.


" Lena gw pulang dulu yah... sampek ketemu di kampus... " Kata Elyon pada Ellena sambil tersenyum manis.


" Iyah... hati - hati yah... Bayy... " Jawab Ellena.


" Iyah... Bay... " Balas Elyon lagi.


Keluarga Gorneo Aditya pun langsung pergi meninggalkan kediaman keluarga Carion Anggara dan pergi menuju kediaman Gorneo Aditya.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


Jangan lupa like, comment, and, Vote. Yah...😊💜


Annyeong...👋👋


__ADS_2