Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi

Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi
Episode 54.


__ADS_3

Beberapa jam kemudian, bel yang berada di Campus Galaksi pun berbunyi yang menandakan bahwa jam pulang telah tiba itu.


TING... TONG...


Suara bel yang menandakan jam pulang telah tiba itu.


Teman - teman Ellena pun pulang ke rumah mereka masing - masing.


Sedangkan Ellena dan juga Elyon akan pergi ke rumah orang tua Elyon itu.


Di kediaman keluarga Gorneo Aditya.


" MAMA!! PAPA!! " Teriak Ellena yang memasuki rumah keluarga Gorneo Aditya.


" Akhirnya... Mantu kesayangan Mama ada di sini... " Kata Mama Adelina sambil memeluk Ellena itu.


" Ya udah yuk mantu kesayangan Mama duduk dulu... " Kata Mama Adelina pada Ellena yang menyuruh Ellena untuk duduk dulu di ruang keluarga itu.


Mama Adelina dan Ellena pun pergi ke ruang keluarga dan meninggalkan Elyon yang masih ada di depan pintu itu.


" Kalo udah punya mantu... anaknya sendiri pasti di telantarkan... " Batin Elyon yang merutuki nasibnya itu.


Kemudian Elyon pun langsung pergi ke kamar nya itu.


" Sayang kok ke sini ngak bilang - bilang sama Mama... Terus Elyon tadi chat Mama katanya ada yang gangguin Ellena yah...? " Tanya Mama Adelina yang sedang duduk di samping Menantu kesayangan nya itu.


" Ohh... iyah... masalah ini... Kenapa gw lupa buat tanyain masalah ini sama Lyon sih... " Batin Ellena yang lupa untuk menanyakan masalah ini pada Elyon tadi itu.


" Ellena sayang... ada apa kok ngelamun? " Tanya Mama Adelina tadi.


" N-ngak kok Mah... Ellena baik - baik ajah..." Kata Ellena yang sudah tersadar dari lamunan nya tadi itu.


" Jadi gimana... bener kalo Ellena di ganggu saat di campus...? Jawab jujur sama Mama " Tanya Mama Adelina lagi pada Ellena itu sambil menatap Ellena dengan cemas itu.


" Mah... ngak usah khawatir mereka itu cumak lalat Mah... Tinggal tepuk beres kok Mah... " Kata Ellena dengan penuh percaya diri itu.


" Dasar kamu... " Kata Mama Adelina sambil menepuk pipi kanan Ellena dengan pelan itu.


" Ya udah Mah... Ellena ke atas dulu yah...? " Kata Ellena pada Mama Adelina itu.


" Iyah sayang nanti ajak Elyon ke bawah kita makan siang bareng... " Kata Mama Adelina.


" Siap Mah... " Kata Ellena sambil memberikan hormat pada Mama Adelina.


" Dasar Kamu... ngak pernah berubah dari dulu... " Kata Mama Adelina sambil mengelus pipi Ellena dengan sayang itu.


Sedangkan Ellena pun hanya tersenyum manis pada Mama Adelina itu.


" Ya udah Mah... Ellena ke atas dulu... " Kata Ellena sambil pergi ke lantai atas untuk ke kamar Elyon itu.


" Mama bahagia... Ellena ingat lagi sama Mama... semoga Ellena dan Elyon tak kan terpisahkan lagi... Aminn... " Kata Mama Adelina sambil melihat Ellena yang sedang menaiki tangga itu.


Kemudian Mama Adelina pun pergi ke dapur untuk menyiapkan Makan siang itu.


Di Kamar Elyon.


" Lyon... sekarang jelasin sama Lena apa yang terjadi...? " Tanya Ellena yang memasuki kamar Elyon itu.


Sedangkan Elyon yang sedang bermain dengan handphone nya itu. Dia pun langsung menoleh ke arah istrinya itu.


" Maksudnya? " Tanya singkat Elyon itu.


" Ihh... nyebelin... " Kata Ellena dengan kesal itu.


" Lena tanyak... kenapa Lyon beritahu semua orang di campus tentang indentitas Lena sebenarnya..." " Tanya Ellena lagi itu.


" Lyon cumak ngak mau sampek reputasi Lena tercemar... " Balas Elyon dengan singkat itu.

__ADS_1


" Itu doang...? " Tanya Ellena lagi pada Elyon itu.


" Hmm... " Yang hanya di balas deheman oleh Elyon itu.


" Terserah... " Kata Ellena sambil melempar tasnya dengan kesal ke atas sofa yang berada di kamar Elyon itu.


Sedangkan Elyon masih melanjutkan bermain handphone nya sambil membaringkan tubuhnya di atas kasur king size nya itu.


" Ayok cepetan turun kita makan siang dulu... " Kata Ellena sambil menghampiri Elyon yang sedang berbaring dia tas kasur sambil bermain handphone itu.


" Mandi dulu sana... " Suruh Elyon pada Ellena itu.


" Ngak usah nanti ajah... pas di rumah... " Kata Ellena sambil langsung pergi ke luar kamar milik Elyon itu.


Sedangkan Elyon yang melihat itu pun hanya mengangkat bahu tak mengerti dengan perubahan sikap Ellena itu.


Kemudian Elyon pun mematikan layar handphone nya dan pergi menyusul Ellena itu.


Elyon dan Ellena pun makan siang bersama dengan Mama Adelina, mereka ada di kediaman keluarga Gorneo Aditya sampai sore hari.


Setelah mereka menghabiskan waktu mereka di rumah Orang tua Elyon, mereka pun pulang ke rumah mereka sendiri.


Di Rumah Ellena dan juga Elyon.


Setelah sampai, mereka pun langsung memasuki rumah mereka itu karena sudah terlalu lelah itu.


" Bik... Elyon pulang... " Kata Elyon yang memasuki rumah itu dan di ikuti Ellena yang ada di samping nya itu.


" Ehh... Tuan Muda Elyon udah pulang... " Tanya Bik Inah yang menghampiri mereka dari arah dapur tadi itu.


" Bik Inah... apa kabar? " Tanya Ellena pada Bik Inah itu.


" Baik Nona Muda... " Tanya Bik Inah sambil tersenyum ramah itu.


" Ya udah Bik kita ke kamar dulu yah...? " Tanya Elyon pada Bik Inah itu.


" Silahkan Tuan Muda... " Kata Bik Inah sambil sedikit menundukkan kepalanya itu.


Di Kamar Elyon dan Ellena.


" Huh... capek... " Kata Ellena sambil langsung membanting tubuhnya ke atas kasur itu.


Sedangkan Elyon meletakkan tasnya dan juga milik istrinya itu di sofa yang ada di kamarnya dan Ellena itu.


Kemudian Elyon pun menghampiri Ellena yang sedang berbaring tengkurap di atas kasur itu.


" Lena... mandi dulu sana... " Kata Elyon sambil menggoyang - goyang tubuh Ellena itu.


" Lima menitan lagi... " Kata Ellena yang masih berbaring tengkurap itu.


" Ayok... " Kata Elyon sambil menarik Ellena ke dalam pelukannya itu.


" Ayok mandi... nanti lanjut tidur lagi... " Kata Elyon sambil menepuk - nepuk pipi Ellena pelan itu dan masih ada di pelukannya itu.


" Emm... nanti... " Kata Ellena yang masih memejamkan matanya dan malah memeluk Elyon dengan erat itu.


" Ayok... aku ngak akan ajak Lena ke pasar malem, nanti malam... " Ancam Elyon sambil memeluk Ellena itu.


Ellena yang mendengar itu pun langsung membuka matanya kaget, lalu menatap mata Elyon itu.


" Kita beneran amu ke pasar malem...? " Tanya Ellena dengan antusias itu.


" Kalo kamu mandi sekarang... " Kata Elyon pada Ellena itu.


" Beneran...? " Tanya Ellena lagi yang tak percaya jika Elyon akan mengajak nya ke pasar malam itu.


Sedangkan Elyon hanya mengangguk kan kepalanya yang mengiyakan pertanyaan Ellena itu.

__ADS_1


Ellena pun tersenyum senang, lalu Ellena langsung melepas pelukannya pada Elyon dan melompat - lompat dengan kegirangan di atas kasur seperti anak kecil yang habis di berikan mainan oleh orang tuanya itu.


Setelah Ellena puas melompat - lompat di atas kasur, Ellena pun langsung melompat ke arah Elyon dan memeluk nya dengan sangat erat itu.


Sedangkan Elyon hanya membalas pelukan dari Ellena pada nya itu, sambil tersenyum kecil itu.


CUP...


" Makasih... Lyon... " Kata Ellena yang mencium bibir Elyon sekilas itu dan masih di peluk oleh Elyon itu.


CUP...


" Hmm... sama - sama... " Kata Elyon sambil balik membalas mencium bibir Ellena sekilas itu.


" Sekarang cepetan mandi... " Kata Elyon yang menyuruh Ellena mandi itu.


Ellena tak menjawab, tetapi malah memeluk Elyon dengan erat itu.


" Gendong... " Kata Ellena dengan menggunakan nada suara yang imut itu.


Sedangkan Elyon hany tersenyum geli melihat Ellena yang manja padanya itu.


Kemudian Elyon pun menggendong Ellena yang masih memeluknya dengan erat itu.


Setelah Elyon menggendong Ellena ke kamar mandi dan membawakan pakaian Ellena ke kamar mandi, lalu dia pun keluar dan membiarkan Ellena membersihkan diri nya dengan tenang itu.


Setelah itu, Elyon pun tinggal bersiap - siap karena dia sudah mandi di rumah Orang tua nya tadi itu.


Setelah bersiap - siap, Elyon pun menunggu Ellena selesai mandi sambil memainkan handphone nya itu.


Beberapa menit kemudian, Ellena pun sudah keluar dari kamar mandi dan sudah rapi dengan pakaiannya itu.


Elyon yang melihat Ellena sudah keluar dari kamar mandi pun mematikan handphone nya dan menghampiri Ellena yang berjalan ke arah meja riasnya itu.


" Aku keringin rambut kamu... " Elyon ada di belakang Ellena yang sedang duduk di depan meja rias nya itu.


Lalu Elyon pun mengambil hairdryer untuk mengeringkan rambut Ellena yang basah itu.


Sedangkan Ellena sedang memakai cream pelembab untuk wajah nya itu, Ellena tak memerlukan Make Up karena wajahnya yang sudah cantik natural itu.


Setelah memakai pelembab Ellena pun berdiri dan menghadap ke arah Elyon.


" Duduk dulu rambut kamu belum kering... " Kata Elyon yang masih mengeringkan rambut Ellena itu.


Kemudian Ellena pun menyingkirkan kursi yang tadi dia duduki itu agar bisa mendekat ke arah Elyon itu.


" Ada apa...? " Tanya Elyon pada Ellena yang mendekat ke arah nya itu dan masih sambil mengeringkan rambut Ellena itu.


CUP....


Lalu Ellena pun mendekatkan wajahnya ke arah Elyon dan kemudian mencium sekilas bibir Elyon itu.


Setelah itu Ellena pun langsung memeluk Elyon dengan erat itu.


Sedangkan Elyon yang di perlakukan seperti itu oleh Ellena itu. Elyon pun hanya terdiam dengan bingung karena sikap Ellena yang berubah itu.


" Kenapa sejak tadi sikap kamu aneh? " Tanya Elyon sambil melanjutkan mengeringkan rambut Ellena yang hampir kering itu.


" I LOVE YOU... " Kata Ellena pada Elyon yang masih sambil memeluk Elyon itu.


" TOO... " Kata Elyon yang membalas ucapan Ellena itu.


" Lena kenapa jadi tambah manja gini...?" Batin Elyon dengan bingung pada sikap Ellena itu.


" Lyon makasih untuk semua yang kamu lakukan untukku... Aku sangat mencintaimu... semoga tuhan tidak memisahkan kita lagi... Amin... " Batin Ellena yang masih memeluk Elyon itu.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


Jangan lupa like, comment, Vote, Follow, and share. Yah...😊💜


Annyeong...👋👋


__ADS_2