
Di Campus Galaksi.
Mereka pun sudah sampai di kampus mereka, sekarang mereka sedang turun dari mobil setelah memarkirkan mobil mereka tadi.
Saat mereka akan pergi memasuki gedung campus galaksi. Tiba - tiba datanglah Luciana di tengah - tengah Elyon dan Ellena, yang entah dari mana Luciana datang itu.
Luciana pun memisahkan genggam Elyon dan Ellena, lalu Luciana pun bergelayutan di lengan tangan kanan Elyon itu dengan manja.
" Hai Elyon ku... selamat pagi... " Kata Luciana dengan nada yang sangat manja itu dan sambil bergelayutan di lengan tangan kanan milik Elyon itu.
Elyon pun hanya memasang wajah yang datar dan dingin dan lalu Elyon pun menghempaskan tangan Luciana yang bergelayutan di lengan tangan nya itu dengan kasar.
" Aww... Elyon kok kamu kasar sih... " Kata Luciana dengan nada yang di buat - buat.
" Kan Luciana cumak mau nyapa Elyon doang kok... " Kata Luciana dengan nada yang di buat sedih itu.
" Wlekkk.... " Suara Sherly dan Ellena yang seperti ingin muntah saat mendengar Luciana berbicara dengan penuh manja, yang membuat perut Sherly dan Ellena mual seperti ingin muntah itu.
" Kalian kenapa sih... sewot ajah... " Kata Luciana dengan kesal pada Sherly dan Ellena itu.
" Gw enek tau ngak denger nada bicara lo yang sok cantik itu... Wlekkk... " Kata Sherly sambil memperagakan tubuhnya yang seperti ingin muntah itu.
" Kalo gw cantik kenapa hah...?Masalah buat lo...? " Kata Luciana dengan penuh percaya diri nya itu.
" Bermimpi boleh... tapi jangan ketinggian dan jangan lupa introspeksi dulu... nanti jatuh sakit lho... " Kata Ellena dengan santai nya.
" Emang bener kan gw cantik... lo cemburu yah... karena gw lebih cantik dari pada lo... " Kata Luciana dengan penuh percaya diri itu, sambil tersenyum remeh ke arah Ellena.
" Gw... cemburu sama lo... " Kata Ellena sambil menunjuk jari nya ke arah nya itu.
" Maaf anda terlalu percaya diri... bahkan anda bukan apa - apa di banding saya... " Kata Ellena dengan PD nya.
" Ke PD an banget sih... lo... " Kata Luciana yang tak terima.
" Maaf yah... sebenarnya yang terlalu PD sejak tadi siapa... saya atau anda... sebelum bicara seharusnya anda, INTROSPEKSI terlebih dulu deh... " Kata Ellena sambil memasang senyum smrik nya dan sambil menekan kata
" introspeksi " itu.
" Ka-kamu... " Kata Luciana dengan gugup sambil menunjuk ke arah Ellena itu.
" Udah lah... mending lo hempasin ajah tuh... hama... " Kata Sherly pada Ellena sambil melirik ke arah Luciana dengan jijik.
" Iyh sih... bener juga kata Kakak... Ellena juga ngak mau kalo Lyon nya Lena yang Lena cinta ini... sampek sakit hanya gara - gara hama yang tiba - tiba nongol ngak jelas itu.... " Kata Ellena sambil mengusap - usap lengan kanan milik Elyon seperti membersihkan debu itu, yang digelayuti oleh Luciana tadi.
Ellena pun juga sambil melirik ke arah Luciana dengan sambil memasang tersenyum smrik nya itu.
" Hama itu mau rebut Lyon dari gw... sorry gw Ellena ngak akan gw biarin hama kecil kayak dia... mengambil orang yang gw cintai... " Batin Ellena sambil menatap tajam Luciana dan sambil mengeluarkan senyum smrik nya itu.
Luciana yang di sebut hama itu pun langsung menatap Ellena dengan penuh kebencian dan Luciana pun mengepalkan tangan nya untuk menyalurkan amarah nya itu.
" Gw ngak akan nyerah gitu ajah Ellena... gw bakal ngerebut Elyon dari lo... dan gw bakal bales semua yang lo lakuin hari ini... " Batin Luciana sambil menatap Ellena dengan tajam dan sambil mengepal tangannya dengan erat itu yang sedang menahan amarah dalam hati nya itu.
__ADS_1
Lalu setelah itu, Luciana pun pergi menuju ke kelasnya, serta meninggalkan mereka dan sambil menahan amarah yang menggebu di dalam hati nya itu.
" Hahaha... kata - kata lo bener - bener nusuk di hati Ellena... Hahaha.... " Kata Sherly sambil tertawa lebar.
" Ellena cumak mau dia sadar Kak... kalo dia itu bisa dapetin orang yang lebih baik... bukannya malah ngerebut suami orang... " Kata Ellena pada Sherly.
" Kakak bakal keluarin... wanita itu dari kampus... " Kata Ellen pada Ellena.
" Kak jangan gitu dong... dia itu ngak salah... tapi cinta nya pada Elyon yang terlalu buta sampai - sampai dia ingin mendapatkan dan memiliki Elyon, walau dia tau jika Lyon bukan jodohnya... " Kata Ellena pada Kakaknya itu.
" Tapi... " Kata Ellen yang terpotong.
" Kak semua orang bisa berubah... hanya menunggu waktu... " Kata Ellena pada Kakaknya itu agar tak mengeluarkan Luciana dari Campus Galaksi itu.
Sebenarnya Ellena sangat membenci Luciana, tetapi kebencian itu tak menutupi hati nuraninya untuk memaafkan Luciana.
" Ini yang Kakak ngak suka... Ellena terbaik dengan musuh... " Kata Ellen pada Adik kesayangannya itu.
" Siapa bilang... Ellena cumak mau kasih kesempatan buat Luciana bisa berubah... kalo Luciana ngak bisa merubah dirinya maka... Ellena bakal ngelakuin sesuatu biar dia kapok..." Kata Ellena pada Kakaknya itu.
Elyon pun hanya tersenyum melihat Ellena yang memiliki hati yang sangat baik itu.
" Terserah... yok masuk... " Kata Ellen sambil tersenyum kecil dan pergi memasuki gedung campus itu sambil menarik tangan Sherly itu.
" Ihh... By... jangan di tarik dong... Emang aku kambing apa? " Kata Sherly dengan kesal pada Ellen yang menarik tangannya itu.
Mereka pun pergi menuju kelas mereka.
" Pagi... semua... " Kata Ellena sambil memasuki kelasnya itu dan sambil tersenyum pada mahasiswa dan mahasiswi seangkatan nya yang berada di kelas itu.
Sedangkan Luciana yang sedang duduk di bangkunya itu pun langsung menatap tajam ke arah Ellena dengan penuh kebencian, sedangkan Ellena hanya mengacuhkan nya saja.
" Ehh Ellena... pagi juga... " Kata Kanaya yang sedang duduk di bangku nya sambil membaca buku itu.
" Hai Kanaya... " Kata Ellena sambil tersenyum manis pada Kanaya itu.
" Ehh... kenapa lo seneng banget hari ini pasti ada suatu yah...? " Tanya Kanaya pada Ellena yang sedang tersenyum manis pada nya itu.
" Ya iyalah lo tau ngak kenapa?... " Kata Ellena sambil melirik ke arah Luciana yang sedang duduk di bangkunya dan sambil memainkan Handphone nya itu.
Sedangkan Elyon langsung duduk di bangkunya sambil menonton drama yang akan di buat oleh istri kecilnya itu.
" Emang kenapa cerita dong sama gw... " Kata Kanaya yang sangat penasaran itu.
" Tadi di depan gerbang gw bisa singkirkan hama yang nempel sama Lyon kesayangan gw... " Kata Ellena sambil mengeluarkan PD tingkat dewa itu.
" Emang hama itu ngapain...? " Tanya Kanya sambil melihat Ellena yang melirik ke arah Luciana itu.
Sedangkan Luciana yang mendengar Ellena membicarakan nya itu pun langsung mematikan handphonenya dan menoleh ke arah Ellena yang sedang meliriknya sambil memasang senyum smrik nya itu.
" Bahkan gw ngak tau hama itu muncul dari mana terus tiba - tiba nempel sama Lyon gitu ajah... " Kata Ellena pada Kanaya.
__ADS_1
" Doa in yah... Kanaya semoga hama itu ngerti kalo Lyon itu jodoh gw... semoga ajah... dia jauh - jauh dari kehidupan Lyon sama gw... " Kata Ellena sambil melirik ke arah Luciana yang sedang menatapnya dengan penuh kebencian itu.
" Iyh... gw doain... semoga hama itu pergi jauh - jauh dari hidup lo... kalo bisa pergi jauh - jauh dati dunia ini juga ngak papa... " Kata Kanaya sambil melirik ke arah Luciana yang sedang menundukkan kepalnya itu, dan sambil memanas - manasi hati Luciana itu.
" Ohh... yah... apa kata Suga Oppa dulu...? " Tanya Kanya sambil melirik ke arah Luciana sambil tersenyum smrik itu.
" Emm... kalau kamu tidak menikmati hidup, ngapain hidup... " Kata Ellena pad Kanaya.
" Nah itu dia maksud gw... kalo si hama itu ngak mau nikmatin hidup dan kerjaan nya cuma suka nganggu in hidup orang buat, apa dia hidup...? NGAK GUNA TAUK NGAK... " Kata Kanaya sambil menekan kata " Ngak guna tau ngak " itu.
Sedangkan Luciana yang mendengar kata - kata yang di ucap kan Kanaya yang sangat menusuk hati nya itu pun hanya bisa mengepal kan tangan nya dengan erat hingga tangannya memerah itu.
Luciana ingin sekali membalas Kanya tapi dia tak ingin murid lain tau jika dia adalah orang yang mengganggu hubungan Ellena dengan Elyon, karena di Campus Galaksi jika ada seorang mahasiswa atau mahasiswi yang yang mengganggu hubungan pasangan lain akan di cap sampah oleh semua mahasiswa dan mahasiswi di campus itu.
" Yang bakal pergi dari dunia ini itu lo bukan gw... Ellena... " Batin Luciana sambil mengepalkan tangannya itu dan sambil menunjukkan matanya yang penuh akan kebencian pada Ellena itu.
" Iya sih... bener kata lo Kanaya... Tapi gw harap sih... hama itu bisa nge rubah dirinya menjadi lebih baik lagi dan lebih mau introspeksi diri lagi... " Kata Ellena pada Kanaya itu.
" Ellena emang siapa sih hama nya...? kasih tau kita dong...? biar kita buat dia viral di grup kampus kita... Ya kan temen - temen... " Kata salah satu mahasiswi yang seangkatan dengan Ellena itu.
" Pasti dong... " Kata para mahasiswa dan mahasiswi yang ada di kelas itu secara bersamaan, kecuali Elyon itu.
Luciana yang mendengar itu pun hanya ter gugup, dia takut jika Ellena akan memberitahu mereka jika dia adalah hama itu.
" Ngak perlu sebut namanya... setiap orang pasti melakukan kesalahan... jadi kesalahan orang lain ngak perlu di umbar - umbar... " Kata Ellena pada para mahasiswa dan mahasiswi yang ada di kelas nya itu.
Luciana pun menatap Ellena dengan terkejut karena Ellena tak memberi tahu mereka tentang dirinya.
" Tapi Ellena... " Kata salah satu mahasiswi itu terpotong.
" Emang kalian mau kesalahan kalian di umbar - umbar...? " Tanya Ellena pada Mereka.
Semua para mahasiswa dan mahasiswi di kelas itu pun terdiam.
" Lalu ngapain lo cerita tentang si hama itu...? " Tanya salah satu mahasiswa itu.
" Gw cumak ngak mau kalian, ngelakuin hal yang hama itu lakuin... nikmatilah hidupnya bukannya merusak hidup orang lain... " Kata Ellena.
Lalu Ellena pun duduk di bangku nya di samping bangku yang di duduki Elyon itu.
Elyon pun hanya tersenyum melihat Ellena yang memiliki hati nurani yang baik itu.
Sedangkan Luciana tak merasa berterima kasih kepada Ellena, Tapi kebenciannya pada Ellena malah meningkat.
" Lo pikir dengan lo bersikap baik, gw bakal luluh... ngak bakal Ellena tunggu ajah... pembalasan gw nanti... " Batin Luciana sambil menatap Ellena dengan penuh kebencian itu.
BERSAMBUNG.....
Jangan lupa like, comment, Vote, Follow, and share. Yahh...😊💜
Annyeong...👋👋👋
__ADS_1