Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi

Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi
Episode 33


__ADS_3

" Hmm... " Yang di jawab deheman oleh Elyon.


" Lyon benar... semua yang Lena impikan ada di tempat ini... " Kata Ellena sambil melihat ke arah danau yang memiliki jembatan di tengahnya itu.


" Maaf sekali lagi... seharusnya ini adalah hadiah dari Lyon di hari Anniversary ke 3 kita... " Kata Elyon sambil memasang wajah yang sendu.


" Lyon... kok malah sedih sih... Walaupun Lyon terlambat kasih hadiah nya, tapi Lena tetep suka kok... Lyon... lebih baik terlambat daripada tidak pernah... " Kata Ellena sambil mengusap pipi Elyon dengan penuh kasih sayang.


Elyon pun hanya tersenyum manis kepada Ellena.


" Hmm... dan walaupun terlambat cinta kita tetep sama kan...? " Tanya Ellena.


" Ngak cuma sama... tapi Lyon tambah lebih sangat cinta sama Lena... " Kata Elyon lagi.


" Beneran...? " Goda Ellena sambil tertawa kecil.


" Terserah, kalo ngak percaya... " Kata Elyon dengan acuh.


" Hahaha... kalo gituh... mana buktinya...? " Tanya Ellena lagi sambil tersenyum cekikikan.


" Cinta itu ngak perlu bukti tapi ketulusannya yang terpenting... " Jawab Elyon.


" Ihh... sok puitis... Haha... " Kata Ellena sambil tersenyum kecil.


" Biarin... tapi Lena cinta kan sama orang sok puitis ini...? " Goda Elyon dengan PD nya.


" Ihh... PD banget sih... ngak yah... kata siapa? " Goda Ellena balik.


" Oke... terserah, Kalo gituh... Lyon pulang ajah... ngak usah ketemu sama Lyon lagi kalo Lena rmang udah ngak cinta sama Lyon... " Kata Elyon pura - pura ngambek.


" Mau nge jahilin Lyon ngak akan bisa... " Batin Elyon sambil memasang senyum smrik nya.


Setelah itu Elyon pun berjalan pergi meninggalkan Ellena sendirian.


" Ehh... Lyon kok malah ngambek beneran sih... jangan ngambek dong..." Kata Ellena.


" LYON!!! TUNGGU DONG!!! " Kata Ellena sambil berlari mengejar Elyon.


Elyon yang mendengar panggilan Ellena tadi pun langsung menghentikan langkahnya.


Ellena pun langsung memeluk Elyon dari belakang.


" Hiks... Jangan marah dong... tadi kan Lena kan cumak bercanda... jangan tinggalin Lena... Hiks... Lena kan ngak beneran ngomong kayak gituh... Hiks... Lena sayang kok sama Lyon... jangan tinggalin Lena... Hiks... " Kata Ellena menangis sambil memeluk Elyon dari belakang.


Elyon yang mendengar tangis Ellena yang masih memeluknya dari belakang itu pun langsung melepas pelukan Ellena dan berbalik menghadap Ellena sambil menghapus air mata yang mengalir di pipi Ellena itu.


" Kok malah nangis sih... tadi Lyon cumak bercanda lho... " Kata Elyon sambil mengelus pipi Ellena.


" Hiks... Hiks... Lyon jahat tau ngak... Hiks... bercandanya ngak lucu tauk... Hiks... Hiks... Lyon jahat... jahat... jahat... " Kata Ellena sambil menangis dan sambil memukuli dada bidang Elyon itu.


Elyon pun hanya diam saat Ellena memukuli dad bidang miliknya itu.


Setelah Ellena puas memukuli Elyon, Ellena pun langsung memeluk Elyon.

__ADS_1


" Hiks... Maaf... tadi Lena lagi emosi... tadi... Hiks... Hiks... Hiks... " Kata Ellena yang menangis sambil memeluk Elyon itu.


" Lena takut banget yah... kalo Lyon ninggalin Lena...? " Tanya Elyon sambil mengelus rambut milik Ellena itu.


" Udah tau pakek nanya lagi... Hiks... Hiks... ngak lucu tauk bercandanya... " Kata Ellena sambil melepas pelukannya pada Elyon.


" Ih... jangan marah dong... kan Lyon ngak tau kalo Lena beneran nganggep kejadian tadi serius... " Kata Elyon.


" Maaf... kalo Lena nganggep kejadian tadi serius... Mian nee... " Kata Elyon lagi.


" Ngak papa... tadi yang mulai bercanda dulu Lena kok... jadi Lena juga salah... Mian nee... " Kata Ellena.


" Tapi Lyon harus janji sama Lena kalo... Lyon ngak akan bercanda kayak gituh lagi... karena Lena takut kalo Lyon ninggalin Lena lagi... cumak sekali saja... kita pernah berpisah... dan tidak untuk kedua kalinya lagi... " Lanjut Ellena lagi.


" Iyah... Lyon janji ngak akan ngelakuin itu lagi... udah dong jangan nangis lagi... oke... Apapun yang terjadi Lena harus percaya sama Lyon kalo Lyon ngak akan pernah ninggalin Lena sendirian. Kita harus bisa saling percaya... karena dasar dari sebuah hubungan itu adalah sebuah kepercayaan... " Kata Elyon.


Ellena pun hanya menganggukkan kepalnya sambil tersenyum manis pada Elyon.


" Udah ngak usah nangis lagi... " Kata Elyon sambil mengusap pipi Ellena.


" Mending kita lihat - lihat tempat ini... Lyon udah 3 tahun ngak pernah lihat tempat ini... untung ajah... Papa nyuruh pelayan setiap bulan buat bersihin tempat ini... jadi tempat ini selalu terawat... " Kata Elyon lagi.


" Iyh... ayok... " Balas Ellena sambil senyum yang bahagia.


Mereka pun berkeliling tempat itu, sambil melihat - lihat rumah yang sederhana di dekat danau itu serta melihat - lihat taman bunga yang berada di sebelah rumah sederhana itu.


Setelah melihat - lihat tempat itu yang disertai dengan canda gurau Ellena dan Elyon itu. Mereka pun duduk di teras rumah pohon di sebelah lapangan basket itu, untuk menghilangkan lelah setelah melihat - lihat dan berkeliling tempat itu sambil meminum segelas teh hangat sambil memandangi bulan yang ada di langit malam dan danau yang cantik di tempat itu.


" Lyon... apa kamu pernah berpikir bisa memiliki pasangan sepertiku...? " Tanya Ellena sambil memandang danau yang di penuhi oleh teratai itu.


" Kenapa...? " Tanya Ellena lagi.


" Karena Lyon ngak pernah mengira jika Lyon bisa punya pasangan yang seperti Lena... " Jawab Elyon sambil meminum teh hangat yang ada di tangannya itu.


" Terus saat pertama kali bertemu denganku, Lyon menganggap Lena seperti apa...? " Tanya Ellena lagi.


" Emm... Aneh... " Jawab Elyon lagi dengan singkat.


" Memang kenapa Elyon bisa berpikiran seperti itu...? " Tanya Ellena lagi.


" Karena kamu berbeda dari yang lainnya... " Jawab Elyon lagi.


" Aku terkadang berpikir... apakah Lyon benar - benar menerima diriku yang aneh ini... dan tak sempurna seperti para gadis - gadis cantik di luar sana...? " Tanya Ellena lagi sambil meminum teh hangat yang di buatkan oleh Elyon tadi untuknya.


" Dan apakah aku juga pantas untukmu...? " Tanya balik Elyon.


" Lena... di dunia ini semua orang itu berbeda - beda... kita di lahir kan di dunia ini untuk menjadi nyata bukan untuk menjadi sempurna... " Lanjut Elyon lagi.


Ellena pun hanya tersenyum manis kepada Elyon tanpa menjawab pertanyaan Elyon itu.


" Lena.... cinta kita itu nyata bukan sempurna..." Kata Elyon lagi.


" Seharusnya kita itu saling melengkapi kekurangan satu sama lain bukan malah kita saling merendahkan diri kita sendiri... " Kata Elyon.

__ADS_1


" Iyah... Lena janji ngak akan merendahkan diri Lena sendiri Oke... " Kata Ellena sambil tersenyum manis.


" Ya udah yuk pulang... nanti kemalaman lagi... kita pulang nya... " Ajak Elyon.


" Hmm... ya udah deh... " Balas Ellena.


Setelah itu mereka pun pergi meninggalkan tempat itu dan lalu Elyon pun menjalankan mobilnya itu untuk pergi menuju kediaman Keluarga Carion Anggara untuk mengantarkan Ellena pulang.


Setelah beberapa menit perjalanan, mereka pun sampai di depan Kediaman Keluarga Carion Anggara itu.


Ellena dan Elyon pun turun dari mobil Elyon.


" Lyon ngak mampir dulu...? " Tawar Ellena.


" Ngak perlu... udah malem... " Tolak Elyon.


" Hmm... ya udah kalo gituh... " Kata Ellena.


" Jangan lupa besok jemput Lena pagi hari yah... besok kan kita mau ambil baju untuk pernikahan kita... terus lihat - lihat dekorasi acara pernikahan kita di hotel... " Lanjut Ellena lagi.


" Hmm... iyah... " Balas Elyon.


" Ya udah kalo gituh... Lena masuk dulu yah... Good Night... Lyon... " Kata Ellena sambil membalik kan badannya untuk memasuki rumahnya itu.


" Tunggu dulu... " Kata Elyon sambil menggenggam tangan Ellena yang akan pergi untuk memasuki rumahnya itu.


" Iyah... ada apa lagi? " Tanya Ellena dengan bingung sambil membalikkan tubuhnya ke arah Elyon lagi.


Elyon pun hanya diam dan tak menjawab pertanyaan dari Ellena itu, Elyon pun langsung memajukan kakinya untuk lebih dekat ke hadapan Ellena sampai hanya ada beberapa jarak cm di antara mereka.


Lalu Elyon pun mendekatkan wajahnya ke wajah Ellena sampai hidung mereka bersentuhan.


Ellena yang di perlakukan seperti itu oleh Elyon pun hanya diam seperti patung dan saat wajah Elyon hampir mendekati ke wajahnya, Ellena pun refleks menutup matanya.


" Lyon mau ngapain sih...? " Batin Ellena yang masih menutup matanya itu.


Elyon yang melihat Ellena menutup matanya pun langsung melancarkan aksinya, dengan mencium kedua pipi Ellena.


CUP... CUP...


Setelah mencium pipi Ellena, Elyon pun langsung membisikan sesuatu ke telinga Ellena.


" Good Night... Lena... BTW pipi kamu kok merah kayak kepiting rebus sih...? " Bisik Elyon di telinga Ellena.


Ellena yang dibisiki oleh Elyon seperti itu pun langsung membuat pipi dan telinganya memerah seperti kepiting rebus.


" Ihh... apa pan sih... Dasar Lyon Mesum... " Kata Ellena dan langsung berlari untuk memasuki rumahnya dan meninggalkan Elyon karena malu itu.


BERSAMBUNG....


Jangan lupa, like, comment, Follow, and share. Yahh... 😊💜


Kalo ada kesalahan kata atau sedikit tidak nyambung mohon di maafkan yah...,🙏😊💜

__ADS_1


Annyeong... 👋👋


__ADS_2