
Keesokan harinya.
Ellena pun sudah bangun dan sekarang dia sedang bersiap - siap untuk pergi ke kampusnya, sedangkan Elyon masih sedang nyenyak dalam tidur panjang nya itu.
Ellena pun mendekat ke arah kasur dan tersenyum sambil menatap Elyon yang sedang tenang dalam tidurnya itu.
Sedang Ellena puas memandang Elyon yang sedang tertidur itu, lalu Ellena pun membangunkan Elyon, agar mereka tidak terlambat untuk pergi ke kampus.
" Lyon... ayok bangun... ini udah pagi... " Kata Ellena yang sedang membangunkan Elyon itu sambil menggoyang - goyangkan tangan Elyon yang tak kunjung membuka mata itu.
" Lyon... bangun ihh... " Kata Ellena lagi sambil menggoyang - goyang kan tangan milik Elyon itu.
" Emm... " Suara Elyon sambil membuka sedikit mata nya, lalu Elyon pun menutup matanya dengan tangan nya itu karena silau an matahari yang memasuki matanya itu.
Setelah itu Elyon pun bangun dan mendudukkan diri nya sambil bersandar di sandaran kasur itu, untuk mengumpulkan nyawanya.
" Lyon cepetan mandi. Lena ngak mau kita telat nanti... " Kata Ellena sambil pergi ke meja rias yang ada di kamar pengantin itu.
" Mau kemana? " Tanya Elyon sambil menoleh ke arah Ellena yang sedang merias wajah nya di meja rias itu.
" Yah... ke kampus lah... kita kan udah... izin kemarin... masak mau izin lagi... " Jawab Ellena sambil masih merias wajahnya yang berwarna putih seperti susu itu.
Elyon pun hanya diam tak mengatakan apa pun lagi dan sambil langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya itu.
Sedangkan Ellena pun hanya mengangkat bahunya tak mengerti, saat tak mengatakannya sepatah apapun lagi.
Beberapa menit kemudian Elyon pun telah keluar dari kamar mandi, dengan rambut yang basar, serta melilitkan handuk berwarna putih di pinggangnya dan terpampang lah dada kekarnya yang berwarna putih susu itu.
Sedangkan Ellena yang melihat itu pun hanya melamun dan menatap Elyon dengan tatapan terpesona, karena melihat Elyon yang begitu sexi menurutnya. Dan muka Ellena pun mulai memerah seperti kepiting rebus itu.
" Ekhmm... " Suara Elyon untuk menyadarkan Ellena yang sejak tapi menatapnya dengan penuh kekaguman itu.
" Kenapa natap aku kayak gituh...? Ada yang yang salah? " Tanya Elyon sambil mendekatkan dirinya pada Ellena.
Lalu Ellena pun tersadar karena perkataan dari Elyon itu.
" Ahh... Ekhmm... n-gak... ngak ada yang salah... hehe... " Kata Ellena sambil memalingkan wajahnya karena sudah memerah seperti kepiting rebus itu.
" Kenapa Lyon suka banget bikin jantung gw maraton sih... " Gumam Ellena yang masih memalingkan wajahnya dari hadapan Elyon itu.
__ADS_1
" Apa?? " Tanya Elyon dengan bingung yang mendengar gumaman dari Ellena tadi.
" Ngak... ngak ada apa - apa... " Kata Ellena sambil menghadap ke arah Elyon.
Elyon pun hanya menatap Ellena dengan bingung sambil memperhatikan gerak - gerik Ellena yang sedang gugup itu.
" Kenapa... L-Lyon ngak pakek baju? " Tanya Ellena untuk mengubah topik pembicaraan.
" Tadi lupa ambil... " Kata Elyon sambil langsung pergi ke ruang ganti untuk memakai bajunya itu.
Ellena pun hanya menatap punggung Elyon yang sedang pergi ke arah ruang ganti itu.
" Uhh... jantung gw... semoga ajah... masih aman... Huh.... " Batin Ellena sambil membuang nafasnya itu.
" Kenapa suami gw... sexi banget sih... ahhh... dasar Lyon... suka banget sih... bikin jantung gw maraton gini..." Kata Ellena sambil menjambak - jambak rambut nya karena kesal itu.
Setelah Elyon selesai memakai baju nya, dia pun ke luar dari ruang ganti dan meletakkan handuk yang dia pakai tadi ke tempat yang sudah di sediakan itu.
" Udah selesai... " Kata Ellena sambil menoleh ke arah Elyon yang sudah berganti baju itu.
" Kok Lyon pakek baju nya ngak rapi sih... sini biar Lena rapi in.... " Kata Ellena sambil menghampiri Elyon untuk merapikan baju yang dia pakai itu.
Setelah Ellena sudah selesai merapikan baju yang di pakai Ellena, dia pun langsung melihat penampilan Elyon untuk menilai penampilan nya itu.
" Oke... selesai... kan kalo gini Elyon tambah keren... " Kata Ellena yang menilai penampilan Elyon itu.
" Ya udah... ayok kita ke bawah... " Kata Ellena sambil mengambil tasnya yang sudah dia di siapkan nya itu dia atas kasur bersama dengan tas milik Elyon itu.
Saat Ellena akan melangkahkan kaki nya untuk pergi, Elyon pun langsung menarik tangan Ellena ke hadapannya. Lalu Elyon pun langsung mencium bibir pink Ellena dengan lembut.
CUP....
" Morning Kiss... " Kata Elyon sambil melepas genggaman tangan nya dari tangan Ellena, lalu Elyon pun langsung mengambil tasnya dan pergi ke luar kamar nya itu.
Sedangkan Ellena pun terdiam mematung dan masih mencerna apa yang di lakukan oleh Elyon tadi.
Saat Elyon sudah keluar dari kamarnya dia pun menghentikan langkah kaki nya itu dan menoleh ke arah Ellena yang masih terdiam seperti patung itu.
" Ayok... katanya takut telat... " Kata Elyon sambil melanjutkan langkah kakinya pergi menuju ke bawah untuk sarapan bersama anggota keluarganya itu.
__ADS_1
Ellena pun tersadar dari lamunan nya itu.
" Ahh... iyah Lyon... " Kata Ellena sambil tersenyum bahagia dan sambil langsung pergi menyusul suaminya itu.
Di restoran yang terdapat di hotel itu.
Semua orang pun sedang memakan sarapan nya mereka.
" Elyon... sama Ellena... mana sih... kok lama banget turun nya...? " Kata Sherly sambil celingukan mencari - cari mereka.
" Udah ngak perlu di tunggu... kan mereka pengantin baru... pasti masih mau berduaan di dalam kamar..." Kata Mama Emely.
" Itu mereka... " Kata Ellen sambil menunjuk ke arah Elyon Ellena yang sedang berjalan menghampiri mereka itu.
Mereka pun melihat ke arah Elyon dan Ellena yang sedang berjalan menghampiri mereka itu.
" Kenapa rapi banget...? kalian mau kemana...?" Tanya Mama Adelina pada Elyon dan Ellena yang sudah duduk di kursi yang sudah di sediakan itu.
" Mau ke kampus Mah... " Kata Ellena pada Ibu Mertua nya itu.
" Lho... kalian kan baju ajah... nikah kemarin. Masak udah mau kuliah ajah... " Kata Mama Emely.
" Iyah bener tuh... kenapa kalian ngak honeymoon ajah... kan kalian pengantin baru... " Kata Mama Adelina sambil membenarkan perkataan besannya itu.
" Kita mau fokus sama pendidikan dulu mah... Dua tahun lagi juga kita lulus jadi sarjana... " Kata Elyon pada Mama nya sambil memakan sarapannya itu.
" Ya udah terserah kalian saja... Kami hanya mendukung semua keputusan yang kalian ambil... " Kata Papa Devan.
" Makasih Pah... " Kata Ellena dengan lembut sambil tersenyum manis ke arah ayah mertuanya itu.
" Nanti setelah kalian pulang sekolah... kalian pindah ke rumah kalian... biar nanti barang - barang kalian Papa yang urus... " Kata Papa Erlando.
" Iyah... Pah... " Kata Ellena dan Elyon secara bersamaan sambil sedang memakan sarapan mereka.
Beberapa menit kemudian, mereka pun sudah selesai sarpan, dan sekarang Ellen, Sherly, Elyon, dan Ellena pun berpamitan untuk pergi ke kampus mereka.
BERSAMBUNG....
Jangan lupa, like, comment, Vote, Follow, and share. Yah.... 😊💜
__ADS_1
Annyeong.... 👋👋👋