
" Baiklah mari kita mulai... anda sudah siap? " Tanya penghulu itu pada Elyon.
Elyon pun menganggukkan kepalanya dengan penuh percaya diri sambil terus menggenggam tangan Ellena dengan tangan kiri Elyon itu.
" Bismillah.... saya nikahkan engkau Elyon Deren Gorneo Aditya Bin Devan Gorneo Aditya dengan Ellena Mizella Carion Anggara Binti Erlando Kenzo Carion Anggara dengan mas kawin tersebut di bayar tunai..." Kata penghulu itu menggunakan ijab qobul dengan fasih sambil menggenggam tangan Elyon.
" Saya terima nikahnya Ellena Mizella Carion Anggara Binti Erlando Kenzo Carion Anggara dengan maskawin tersebut di bayar tunai..." Kata Elyon yang mengucapkan ijab qobul dengan suara lantang dan penuh percaya diri.
" Bagaimana para saksi sah...? " Tanya Penghulu itu pada para tamu undangan.
" SAH... " Kata para tamu undangan secara bersamaan.
" Alhamdulillah... " Kata Elyon, Ellena dan penghulu tersebut secara bersamaan.
" Selamat kalian sudah sah... menjadi sepasang suami istri... " Kata Penghulu itu lagi.
Elyon fan Ellena pun saling memandang satu sama lain dan sambil tersenyum manis, karena akhirnya mereka sudah sah menjadi sepasang suami istri.
" Silahkan untuk kedua pengantin saling memasangkan cincin pernikahan..." Kata penghulu itu.
Elyon dan Ellena pun saling bertukar cincin pernikahan.
Setelah itu, Ellena pun mencium tangan Elyon dan Elyon pun mencium dahi Ellena.
" Aku berjanji akan selalu menjaga ikatan pernikahan yang suci ini dengan sepenuh jiwa, hati, dan raga ku..." Batin Ellena sambil tersenyum manis ke arah Elyon.
" Aku akan berusaha untuk terus membuatmu bahagia Lena... " Batin Elyon sambil tersenyum kecil ke arah Ellena.
Para tamu pun saling bertepuk tangan, karena sekarang Elyon dan Ellena akhirnya pun sudah sah menjadi sepasang suami istri.
Setelah mereka memasang cincin pernikahan mereka pun menandatangi surat - surat pernikahan mereka.
Kemudian itu, acara di lanjutkan dengan Elyon dan Ellena menyalami semua para tamu undangan yang telah hadir di acara akad nikah Elyon dan Ellena dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir di acara pernikahan Elyon fan Ellena itu.
Dan juga para tamu pun di persilahkan untuk menikmati hidangan yang telah di siapkan di acara akad nikah Elyon dan Ellena itu.
" Selamat untuk kalian yah... sayang... Mama Adelina seneng banget akhirnya kalian menikah juga... " Kata Mama Adelina.
" Selamat untuk pernikahan kalian yah... sayang... " Kata Mama Emely sambil menitikkan air mata dan sambil mengelus pipi putri tunggalnya itu.
Ellena yang melihat wanita yang sudah melahirkannya dan merawatnya yang menangis itu pun langsung menghapus air mata Mamanya dan memeluknya hingga erat.
" Eomeoni Uljima... " Kata Ellena sambil memeluk Mamanya itu dengan erat.
" Mah... kok malah nangis...? " Tanya Papa Erlando pada istrinya yang sedang menangis di pelukan putri tunggal mereka itu.
Mama Emely pun melepaskan pelukan Ellena dan menghapus air mata yang mengalir di pipinya itu.
" Gimana Mama ngak nangis Pah...? " Kata Mama Emely pada suaminya itu.
" Anak kita udah punya suami, pasti anak kita ngak tinggal bareng kita lagi dong... Hiks..." Kata Mama Emely sambil menangis terisak.
" Udah dong Mah... jangan nangis lagi... kan Ellena nanti tinggal sama Elyon... Elyon pasti menjaga anak kita dengan baik... " Kata Papa Erlando sambil memeluk istri tercintanya itu.
" Hiks... Hiks... Hiks... " Isak tangis Mama Emely di pelukan suami tercintanya itu.
" Mama tenang ajah... Elyon sama Lena kan bisa ke rumah Mama, kalo Mama kangen sama Lena... " Kata Elyon pada Mama Emely yang sudah menjadi ibu mertua nya itu.
" Beneran... " Kata Mama Emely sambil melepas pelukan suaminya itu dan menghapus air mata yang mengalir di pipinya itu.
" Iyh... Jeng Mely. Elyon pasti ke rumah kamu kok kalo Jeng Mely kangen sama Ellena... Elyon pasti bisa menjaga Ellena dengan baik... " Kata Mama Adelina.
" Iyh Jeng Lina, makasih... tolong bantu menjaga Ellena yah...? " Tanya Mama Emely.
" Iyh... Jeng Mely... tenang ajah... " Jawab Mama Adelina.
" Ya udah mending kita pergi makan dulu yuk..." Kata Mama Emely.
" Iyh Mah... ayok... " Kata Papa Erlando.
" Yok Ellena... Elyon... kita makan kalian pasti udah lelah... nanti setelah makan kalian ke kamar buat istirahat..." Kata Papa Devan.
" Iyah Pah... Papa sama Mama pergi duluan ajah... Ellena sama Lyon mau ke temen - temen dulu Pah... " Kata Ellena.
" Ya udah kalo gitu... " Kata Papa Devan.
Kemudian orang tua Ellena dan Elyon pun pergi untuk makan bersama, sedangkan Elyon dan Ellena pun pergi ke arah teman - temannya yang sedang duduk di tempat untuk para tamu undangan.
" Hay... " Sapa Ellena.
" Hay... selamat yah... Ellena ku tersayang... semoga pernikahan kalian selalu langgeng sampek tua... dan jangan lupa gw pesen keponakan yang lucu... Oke... " Kata Ellina.
__ADS_1
" Yank apa an sih... itu anak bukan makanan maen pesen ajah... " Kata Gerio.
" Terserah dong... mulut mulut gw... " Kata Ellina.
Dan mereka pun saling berdebat karena hal yang tak faedah.
Teman - teman Ellena dan Elyon pun melihat perdebatan Ellina dan Gerio yang tak faedah pun memutar bola mata mereka malas.
" Udah lah... biarin ajah mereka udah biasa... " Kata Kanaya sambil melihat ke arah Ellina fan Gerio dengan wajah yang jengah.
" Btw... selamat yah... akhirnya Ellena ku yang cantik ini udah nikah... jangan lupa buatin gw keponakan yang lucu yah..." Kata Kanaya.
" Baru juga sah... udah minta keponakan ajah sih lo... mending sono nikah sama Argara supaya bisa buat anak yang lucu... " Goda Ellena.
Argara dan Kanaya pun salthing karena ucapan Ellena tadi.
" A-apa an sih... ngak jelas tau n-ngak... " Kata Kanaya dengan sedikit terbata - bata dan mukanya pun sudah memerah seperti kepiting rebus.
" Cieee... lagi ada yang malu nih... " Goda Ellena lagi.
" Ellena ihh... mending sana pergi deh... kalo cumak mau ngegoda gw... " Kata Kanaya dengan malu.
" Hahaha... " Tawa kecil Ellena.
" Dek..." Panggil Ellen.
" Ehh... Kakak... " Kata Ellena saat melihat Ellen yang sedang memanggilnya itu.
" Selamat yah... Dek... " Kata Ellen sambil memeluk Ellena dan mengelus rambut Ellena dengan lembut.
" Iyh... Kak... Makasih... " Kata Ellena sambil membalas pelukan dari Kakaknya itu.
" Hmm... iyh... " Kata Ellen sambil melepas pelukannya pada Ellena itu.
" Bro... selamat " Kata Ellen sambil menjabat tangan Elyon.
" Hmm... lo juga cepet nyusul Bang... " Kata Elyon sambil membalas jabat tangan Ellen.
" Pasti..." Kata Ellena.
" Selamat Yah... Ellena... Elyon... semoga pernikahan kalian langgeng terus... " Kata Sherly.
" Iyh Kak Makasih... " Kata Ellena.
" Yok... " Jawab Ellina dan Gerio.
" Kalo masalah makan ajah... kalian nomer satu... " Kata Argara.
" Bodoamat... " Kata Ellina dan Argara secara bersamaan.
" Ya udah yuk... " Kata Ellen.
Mereka pun pergi untuk menikmati hidangan yang sudah di siapkan di tempat itu.
Setelah mereka sudah mengisi perut mereka yang kosong tadi, teman - teman Ellena pun pamit untuk pulang dan nanti malam mereka akan datang saat acara resepsi pernikahan Elyon dan Ellena.
Sedangkan Elyon, Ellena, Ellen, dan Sherly kembali ke dalam hotel dan pergi ke kamar mereka masing - masing untuk istirahat, kecuali Ellena dan Elyon yang sekarang sudah akan tinggal satu kamar karena meeka sudah sah menjadi pasangan suami istri.
Di kamar Ellena dan Elyon.
Ellena pun langsung membanting tubuhnya ke atas kasur karena kelelahan dan masih mengenakan baju pengantin nya itu.
" Ah... ya ampun... capek banget gw... " Kata Ellena sambil terlentang di atas kasur.
Elyon pun hanya tersenyum kecil sambil sedikit menggelengkan kepalanya karena kelakuan istrinya itu.
Elyon pun melepas jas yang berwarna hitam dan dasi hitamnya itu, serta meniggalkan pakaian kemeja berwarna putih itu.
Lalu Elyon pun duduk di atas kasur di samping Ellena yang sedang berbaring itu.
" Sana mandi dulu, terus baru tidur... " Kata Elyon sambil mengelus rambut Ellena yang sedang memejamkan matanya karena terlalu kelelahan itu.
" Emm... iyh... Suamiku " Kata Ellena sambil membuka matanya dan lalu bangkit dari atas kasur dan langsung pergi ke kamar mandi.
Beberapa detik kemudian, Ellena pun pergi keluar dari dalam kamar mandi dan masih mengenakan baju pengantin nya itu.
Elyon yang melihat Ellena yang masih belum mandi itu pun menaikkan alisnya karena bingung.
" Lyon... hehe... " Panggil Ellena sambil sedikit cengengesan.
" Kenapa? " Tanya Elyon dengan bingung.
" Tolong bantu Lena turunin resleting baju pengantin Lena... yah... karena tangan Lena dari tadi ngak nyampek - nyampek... buat nurunin nya" Kata Ellena sambil memasang wajah yang berbinar - binar.
__ADS_1
Elyon pun menghampiri Ellena dan berdiri di belakang Ellena dan membantunya untuk menurunkan resleting baju pengantin yang di pakai Ellena itu.
Dan terpampang lah jelas punggung Ellena yang seputih dan semulus susu itu.
Elyon pun menutup matanya untuk menahan hasrat yang mulai menggebu yang ingin menerkam tubuh Ellena yang baru saja sah menjadi istrinya itu.
" Makasih... suamiku... " Kata Ellena sambil langsung pergi ke dalam kamar mandi itu.
Elyon pun masih menahan hasratnya itu sambil memainkan Handphone nya itu untuk mencoba menghilangkan hasratnya itu.
Beberapa menit kemudian, Ellena pun sudah keluar dengan handuk yang melilit di tubuhnya itu yang menutupi dadanya sampai pahanya itu dan dengan rambut yang basah karena air itu.
Elyon yang melihat Ellena keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di tubuhnya dengan rambut yang basah karena air itu dan Elyon pun mencoba meneguk slavina nya dengan susah.
" Glekk.... tahan - tahan Lyon lo udah janji sama Lena buat ngak ngelakuin itu sebelum Lena siap... " Batin Elyon yang mencoba meneguk slavina nya dengan susah itu.
" Kenapa ngak pakek baju...? " Tanya Elyon sambil masih menahan terus hasratnya yang mulai menggebu itu.
" Tadi Lena lupa ngak bawa baju ke kamar mandi... " Kata Ellena.
Elyon pun masih menatap Ellena dengan mata yang seperti ingin menerkam mangsanya, dan Elyon pun tak sengaja melihat dua gundukan milik Ellena yang tertutupi handuk itu.
Ellena yang menyadari Elyon melihat ke arah ke dua gundukan nya itu pun langsung menutupi dadanya dengan kedua tangannya.
" Ihh... dasar Elyon mesum... " Kata Ellena dengan wajah yang sudah memerah.
Ellena pun langsung mengambil baju nya dari dalam lemari, setelah itu Ellena pun langsung masuk ke dalam kamar mandi dengan wajah yang sudah memerah karena Elyon yang menatap tubuhnya tadi.
" Akhh... dasar... pakek lupa bawa baju lagi... ihh... sebel - sebel... jadi malu gw... akhh... " Gumam Ellena.
Sedang kan Elyon masih belum sadar akan apa yang dia lakukan nya tadi.
" Akhh... apa yang gw lakuin... Kenapa gw ngak bisa tahan hasrat gw sih... ahh... nyebelin..." Kata Elyon sambil menjambak - jambak rambutnya.
Beberapa menit kemudian, tiba - tiba pintu kamar mandi pun terbuka.
CKLEK...
Suara pintu yang terbuka.
Dan keluarlah Ellena yang sudah memakai pakaian santainya sambil menundukkan kepalanya karena wajah nya yang sudah memerah karena malu itu.
Ellena pun langsung membaringkan tubuhnya ke atas kasur, serta menarik selimut dan memiringkan tubuhnya yang membelakangi Elyon.
" Maaf yang tadi Lena... Lyon beneran ngak sengaja tadi... sumpah... " Kata Elyon.
" Aku kan juga pria normal... jadi... " Kata Elyon terpotong.
" Ngak papa kok Lyon... Kamu ngak salah kok... tadi yang salah Lena karena lupa ngak bawa baju ke kamar mandi tadi... " Kata Ellena masih berbaring membelakangi Elyon itu.
" Ngak perlu minta maaf... di kamus kita ngak ada kata maaf... " Kata Elyon dan langsung beranjak dari duduknya dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket karena keringat itu.
Ellena pun tersenyum saat melihat punggung Elyon yang akan memasuk kedalam kamar mandi.
" Maaf... Lyon. Lena masih belum siap untuk kita melakukan hubungan itu... " Batin Ellena dan masih melihat ke arah pintu kamar mandi dan tak lupa membawa pakaian santainya ke dalam kamar mandi.
Beberapa menit kemudian Elyon pun sudah ke luar dari kamar mandi dengan mengenakan pakaian santainya, serta rambutnya yang basah itu.
Elyon pun menghampiri Ellena yang berbaring di atas kasur dengan posisi memiringkan tubuhnya ke arah kiri.
Elyon pun duduk di samping Ellena yang berbaring membelakanginya itu, Elyon pun mengelus kepala Ellena yang sudah menutup matanya itu.
" Kamu pasti ingin tahu apa jawaban dari pertanyaan kamu..." Kata Elyon sambil masih mengelus kepala Ellena dengan lembut.
" Jawabannya adalah cinta karena jika kita sudah mencintai seseorang maka tidak akan mudah untuk memindahkan cinta... Hari ini cinta kita sudah dipersatukan dengan ikatan pernikahan yang suci... Lyon janji pada Lena nya Lyon jika Lyon akan terus menjaga ikatan pernikahan ini... dengan seluruh hati, jiwa, dan ragaku..." Kata Elyon sambil masih mengelus kepala Ellena yang sudah menutup matanya itu.
" Good night... " Kata Elyon lagi sambil mencium kening Ellena.
Setelah itu Elyon pun menarik selimut dan berbaring di samping Ellena yang membelakanginya itu, lalu memeluk Ellena dari belakang dan Elyon pun mulai menutup matanya.
Ellena pun membuka matanya karena tadi Ellena belum tertidur dan hanya menutup matanya, lalu Ellena pun tersenyum sambil menggenggam tangan Elyon yang sudah tertidur sambil memeluknya dari belakang itu.
" Kau juga berjanji Lyon nya Lena... " Batin Ellena dengan tersenyum manis sambil masih menggenggam tangan Elyon yang memeluknya dari belakang itu.
Setalah itu, Ellena menutup matanya dan sambil menggenggam tangan Elyon yang memeluknya itu.
Dan meraka pun tertidur dan bermimpi yang sangat indah.
BERSAMBUNG....
Jangan lupa like, comment, Vote, Follow, and share. Yahh... 😊💜
Annyeong...👋👋
__ADS_1