
Setelah membaca pesan itu, Elyon pun hanya memasang wajah yang tersenyum manis dan sambil mengelus - elus buku itu.
Setelah itu Elyon pun tak sengaja melihat sebuah amplop berwarna pink di dalam paper bag berwarna biru muda itu.
Lalu Elyon pun mengambil amplop itu dan membukanya. Dalam amplop itu terdapat sebuah surat yang di tuliskan di secarik kertas berwarna pink yang bergambar bunga itu.
Kemudian Elyon pun membaca surat itu.
Isi surat dari Ellena.
Surprise....
Gimana bukunya... bagus ngak?
Lena harap Lyon suka...
Lyon pasti bingung kenapa Lena kasih buku itu buat Lyon...
Sebenarnya... itu adalah hadiah Anniversary ke- 3 kita, buat Lyon dari Lena.
Mian... kalau kata - katanya terlalu puitis atau bucin...
Tapi itu yang bisa Lena kasih buat Lyon.
Lena tau kalau Lyon ngak suka hadiah yang mewah dan mahal, karena itu Lena buat buku tentang OUR MEMORIES...
Supaya Lyon selalu ingat kenangan - kenangan manis yang telah kita lalui bersama...
Ohh iyh....
Lena kasih pertanyaan buat Lyon yah...
Di dunia ini ada satu yang tidak mudah di pindah dan sulit untuk di pindah.... apa itu...?
Jangan lupa kasih tau jawabannya nanti di taman bunga belakang hotel oke...
Papayy...
From : LENA NYA LYON ❤️
Elyon yang sudah membaca surat dari Ellena itu pun hanya tertawa kecil.
" Hihi... ada ada ajah... " Kata Elyon sambil menggeleng - geleng kan kepalanya itu.
" Yang tidak mudah di pindah... " Gumam Elyon sambil berfikir.
Setelah beberapa menit berfikir, Elyon pun langsung beranjak dari duduknya dan pergi mengambil sesuatu yang ada di dalam tasnya yaitu secarik kertas.
Lalau Elyon pun menulis sesuatu di kertas itu, setelah selesai menulis Elyon pun melipat kertas itu dan memasukkan ke dalam sebuah amplop.
__ADS_1
Dan tiba - tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya.
TOK TOK TOK....
Suara ketukan pintu.
" Elyon sayang... ayo cepetan turun kita akan makan malam bersama keluarga Ellena... " Kata Mama Adelina sambil mengetuk - ngetuk pintu kamar Elyon.
" Iyah Mah... mama duluan ajah... nanti Elyon nyusul... " Kata Elyon yang masih ada di dalam kamarnya dengan nada sedikit tinggi.
" Iya udah... kalo gitu, Mama turun dulu... nanti kamu cepet nyusul yah... " Kata Mama Adelina sambil pergi meninggalkan Elyon yang masih ada di dalam kamarnya itu.
Kemudian Elyon pun langsung memasukkan kembali buku yang di berikan oleh Ellena ke dalam paper bag berwarna biru muda itu dan memasukkan surat yang dia buat tadi ke dalam saku celananya.
Lalu Elyon bersiap - siap, dan setelah itu Elyon pun keluar dari kamarnya dan pergi menyusul Mama nya untuk makan malam bersama dengan keluarga Ellena itu.
Beberapa jam kemudian, acara makan malam pun sudah selesai dan mereka pun kembali ke kamar masing - masing untuk istirahat.
Sedangkan Ellena sekarang sedang berada di taman bunga di belakang gedung hotel, yang sedang menunggu Elyon datang sambil menghirup dan memetik bunga - bunga di taman itu.
" Emmm... wangi banget... " Kata Ellena sambil menghirup bunga yang dia petik tadi.
Tiba - tiba ada yang menutup matanya dari arah belakang.
" Ehh... siapa sih... ini... main nutup mata orang..." Kata Ellena sambil meraba - raba tangan yang menutupi matanya itu.
" Emm... gw tau nih... siapa... udah ketebak dari bau parfumnya... hihihi... gw jahilin ajah ah..." Batin Ellena sambil tertawa kecil.
" Dasar ngak peka... masak Lyon di bilang begal sih... " Kata Elyon dengan kesal.
" Iyalah... kan Lyon begal gantengnya Lena... yang udah mencuri hati Lena ini... " Kata Ellena yang sedang menjahili Elyon itu dan sambil membalikkan tubuhnya untuk menghadap ke arah Elyon itu.
" Dasar tukang bucin... " Kata Elyon dengan singkat sambil sedikit tersenyum kecil.
" Ya ngak papa kan bucin nya kan cumak sama Lyon nya Lena ajah... " Kata Ellena dengan santainya.
" Terserah... " kata Elyon dengan singkat.
" ini... surat buat Lena... " Kata Elyon sambil menyodorkan sebuah amplop kepada Ellena.
" Ini surat buat apa...? " Tanya Ellena dengan bingung sambil mengambil surat itu dari tangan Elyon.
" Kamu buka ajah... ya udah Lena kembali ke kamar sana, jangan lama - lama di luar udaranya dingin ngak baik buat kesehatan kamu... " kata Elyon sambil mengelus pipi Ellena dengan penuh kasih sayang.
Ellena pun hanya menganggukkan kepalanya sedikit sambil merasakan elusan tangan Elyon yang hangat di pipinya itu.
" Ya udah aku pergi dulu... " Kata Elyon.
" Ehh... tunggu dulu... kita ngak lihat dekorasi acara pernikahan kita besok...? " Tanya Ellena.
__ADS_1
" Ngak perlu... besok juga nanti kita tau..." Jawab Elyon.
" Ya udah Lyon ke kamar dulu... nanti kamu juga cepetan kembali ke kamar besok kita udah menikah... jadi jangan sampai begadang..." Kata Elyon.
Ellena pun hany menundukkan kepalanya karena gugup, sebab baru ingat jika besok dia sudah menikah dengan orang yang selama ini sudah memberikan warna pada saat masa remajanya dulu.
Elyon yang menyadari akan hal itu pun langsung mengelus - elus kepala Ellena yang sedang menunduk karena gugup itu.
" Ngak perlu gugup... santai ajah... jangan takut besok cumak pernikahan bukannya mau makan kamu..." Goda Elyon.
Ellena pun langsung menatap Elyon dan sambil tersenyum manis kepada Elyon.
" Gomawo... " kata Ellena sambil tersenyum manis.
" Ya udah Lyon kembali ke kamar... bay Good night... " Kata Elyon sambil mengelus pipi Ellena.
Tetapi tiba - tiba Ellena memeluk Elyon dengan sangat erat, Elyon yang tiba - tiba di peluk oleh Ellena pun membalas pelukan Ellena sambil mengelus rambut Ellena dengan lembut seperti takut akan melukai Ellena.
" Saranghae... " Kata Ellena yang masih memeluk Elyon dengan erat.
" Nado saranghae... " Kata Elyon sambil masih memeluk Ellena dan sambil mengelus rambut Ellena dengan lembut.
Lalu Ellena pun melepas pelukannya pada Elyon.
" nunduk dikit dong... " Pinta Ellena.
" Emang kenapa?? " Tanya Elyon dengan bingung.
" Udah pokoknya nunduk ajah... " kata Ellena lagi.
Elyon yang masih masih bingung itu pun sedikit menundukkan kepalanya dan alhasil wajah Elyon pun sangat dekat dengan wajah Ellena.
" Good night... " Kata Ellena sambil tersenyum manis kepada Elyon.
Setelah itu, tiba - tiba Ellena mengecup kedua pipi Elyon.
CUP... CUP...
" Saranghae... " Kata Ellena dan langsung berlari dengan wajah yang sudah memerah dan pergi meninggalkan Elyon yang sedang mematung karena kaget itu.
Elyon yang mematung karena kaget dengan apa yang di lakukan oleh Ellena tadi.
Elyon terdiam selama beberapa menit, untuk mencerna apa yang terjadi.
" Sepertinya Lena nya Lyon udah mulai berani rupanya... " Kata Elyon dengan senyum smrik nya sambil mengelus kedua pipinya yang tadi di cium oleh Ellena itu.
Setelah itu Elyon pun kembali ke kamarnya sambil memasang senyum yang sangat bahagia.
BERSAMBUNG....
__ADS_1
Jangan lupa like, comment, Vote, Follow, and, share. Yahh... 😊💜
Annyeong...👋👋