
" MAMA...!!! PAPA...!!! ELLENA YANG CANTIK SEDUNIA INI UDAH PULANG...!!! " Teriak Ellena saat memasuki rumahnya itu.
" Ya ampun... NA... suara kamu itu udah kayak guntur tauk... " Kata Sherly sambil menuruni tangga dan sambil menutup telinganya dengan kedua tangannya itu.
" Lho... Kak Sherly kok ada di sini sih...? " Tanya Ellena dengan bingung.
" Kan 2 hari lagi Ellena bakal menikah jadi Kakak tinggal disini terus besok Kakak tinggal di hotel yang akan di adakan acara pernikahan kamu itu " Jelas Sherly sambil duduk di sofa ruang keluarga sambil membaca majalah yang ada di atas meja yang terdapat di ruang keluarga itu.
" Ohh... gituh... Kak Sher... Mama sama Papa mana? " Tanya Ellena sambil celingukan mencari kedua orang tuanya itu.
" Udah ada di kamar mereka, mungkin lagi istirahat kan besok kita sibuk buat Hari-H pernikahan kalian nanti... Jadi mereka istirahat lebih awal deh... " Kata Sherly.
" Ohh... gituh... ya udah. Kak Ellen juga ada di kamarnya kan? " Tanya Ellena lagi.
" Iyah... Ellena sayang. Malam ini Kakak tidur di kamar Ellena yah...? " Kata Sherly sambil masih membaca majalah yang di pegang itu.
" Yah... tentulah... kan kalo biasanya Kak Sherly nginep di sini kan Kakak selalu tidur bareng Ellena... " Kata Ellena.
" Hmm... ya udah sana bersihin diri Ellena. Udah bau acem tauk... " Kata Sherly sambil menutup hidungnya.
" Ihh... Kakak mah resek kayak Kak Ellen, padahal masih wangi jugak... " Kata Ellena sambil cemberut.
" Hahaha... iya - iya cumak bercanda kok... Dasar tukang ngambek... " Kata Sherly sambil mencubit pipi chubby milik Ellena dengan gemasnya.
" Ya udah sana mandi terus istirahat pasti udah capek kan? " Kata Sherly lagi.
" Ih... Kakak sakit tauk... " Kata Ellena sambil mengelus pipi yang di cubit oleh Sherly tadi.
" Kenapa sih... semua orang kok selalu cubit pipi Ellena? Kan sakit... " Kata Ellena sambil memajukan sedikit bibirnya ke depan itu.
" Siapa suruh pipi lo... chubby gituh... jadi gemas. Ihh... jadi gemes Kakak " Kata Sherly sambil mencubit pipi Ellena lagi dengan gemasnya.
" Ihh... Kakak... " Kata Ellena dengan kesal.
" Ihh... Bodoamat... au ah... mending Ellena ke kamar ajah... Bye... " Kata Ellena dengan kesal sambil menghentak - hentakkan kakinya dan lalu pergi meninggalkan Sherly sendirian di ruang keluarga itu.
Setelah Ellena sampai di kamarnya dia pun menutup pintu kamarnya dengan sedikit kasar.
" Ihh... Kak Sherly nyebelin banget deh... kan pipi Ellena yang cantik membahana ini jadi sakit... di cubit terus... Emang yah... jadi orang cantik + imut itu susah... kemana - man selalu diliatin dan pipi aku yang chubby ini selalu di cubit... Huh... Ellena lo harus bersyukur... karena lo itu cantik + imut... ngak ada yang kayak lo ini Ellena. Jadi lo harus bersyukur... sabar... sabar... " Kata Ellena dengan PD nya yang tingkat dewa itu sambil mengelus - ngelus dadanya untuk bersabar.
" Hah... mending gw bersihin diri dulu terus... istirahat. Ya ampun... badan gw ini udah pada lengket semua... tapi untung tetep wangi... Hehe... " Kata Ellena dengan bangganya.
Ellena pun langsung pergi kemar mandi setelah menaruh tasnya dan membersihkan badannya yang sudah lengket itu.
Di sisi lain.
Elyon pun sudah samapi di rumah yang tadi Elyon dan Ellena datangi.
__ADS_1
" BIK!!! ELYON DATENG!!! " Teriak Elyon saat memasuki rumah itu.
" Ehh... Tuan Muda... dateng. Ada apa Tuan Muda dateng kemari lagi? atau ada barang yang tertinggal? Biar saya saja yang carikan... " Tanya Bik Inah dengan Be-runtut.
" Udah Bik... ngak ada yang barang Elyon yang ketinggalan kok Bik... jadi Bik Inah tenang ajah... " Jawab Elyon.
" Ohh... ya sudah silakan duduk dulu... masak mau berdiri di depan pintu... " Kata Bik Inah lagi.
" Iyah... Bik... " Jawab Elyon.
Elyon pun pergi ke ruang tamu dan duduk sofa yang terdapat di ruang tamu itu beserta dengan Bik Inah yang mengikutinya.
" Ada apa yah.. Tuan Muda kok kemari? " Tanya Bik Inah lagi yang masih berdiri di dekat sofa yang di duduki oleh Elyon itu.
" Elyon mau ngomong sama Bibik... jadi Bibik duduk dulu di samping Elyon sini... " Kata Elyon sambil menunjuk sofa yang ada di sampingnya itu.
" Tidak perlu Tuan Muda... saya hanya seorang pelayan tidak pantas jika duduk di samping Tuan Muda... " Kata Bik Inah sambil menundukkan kepalanya.
" Bik... apa Bik Inah lupa. Kan Elyon udah bilang sama Bibik... Bik Inah itu udah Elyon anggap seperti ibu kandungElyon sendiri lho... jadi ngak ada perbedaan di antara anak dan ibuk kan... jadi tolong Anak ini ingin ibu nya bisa duduk di sampingnya... " Kata Elyon pada Bik Inah.
Bik Inah yang mendengar Elyon yang menganggap bahwa dia sudah di anggap seperti ibu kandungnya sendiri pun hanay bisa menangis terharu.
" Hiks.. Hiks... " Suara tangis haru Bik Inah.
" Kok malah nangis sih... Bik.. Uljima Bik Inah..." Kata Elyon yang sambil menghapus air mata yang mengalir di pipi Bik Inah itu.
" Saya tidak menyangka jika Tuan Muda selama ini menganggap saya seperti ibu kandung Tuan Muda sendiri... Hiks... Hiks... saya sangat bahagia Tuan Muda... selama ini saya hanya seorang janda yang tidak memiliki seorang anak... tapi Tuan Muda menganggap saya seperti ibuk Tuan Muda... saya sangat senang bisa di anggap seorang ibu oleh Tuan muda... terima kasih Tuan Muda... Terima kasih... Hiks... Hiks..." Kata Bik Inah sambil menangis bahagia.
" Udah Bik... Uljima... Elyon yang seharusnya berterima kasih... saat Elyon masih kecil dan tinggal oleh Papa dan Mama ke luar negeri untuk bekerja, Bik Inah lah... yang selalu menjaga Elyon dengan penuh kasih sayang... Hiks... Hiks... Elyon sangat berterima kasih... apalagi saat aku sedang sakit demam selama 3 hari... dan Papa Mama masih tidak ada di rumah... Bahkan Bibik selalu menjagaku dan selalu berdoa untukku... Bahkan Bik Inah sampai tidak makan dan minum karena selalu menjagaku saat sakit... Elyon tau kk semua itu... yang seharusnya Berterima kasih itu Elyon bukan Bik Inah... " Kata Elyon yang sambil memeluk Bik Inah sambil menangis itu.
" Jadi Bik Inah jangan pernah anggap Elyon sebagai seorang Majikan yah... tapi sebagai seorang anak yang biasa... yang membutuh kan kasih sayang... Elyon mau Bibik janji... sama Elyon kalo Bibik akan selalu ada buat Elyon dan walaupun Elyon majikan Bibik... tapi tolong anggap lah saya sebagai anak Bik Inah yah... Bik Inah harus janji sama Elyon... " Kata Elyon sambil melepaskan pelukannya pada Bik Inah dan menghapus air mata Bik Inah.
" Iyah... Tuan Muda Bibik... janji akan selalu ada bersama Tuan Muda suka maupun duka... sampai Bibik meninggal nanti... " Kata Bik Inah sambil menghapus air mata Elyon itu.
" Ya sudah Bibik buat kan jus kesukaan Tuan Muda yah... ? " Tanya Bik Inah.
" Ngak usah Bik... Elyon kesini cumak mau ngomong sesuatu sama Bibik ajah kok..." Kata Elyon.
" Emang Tuan Muda mau ngomong apa sama Bibik... Hmm... " Kata Bik Inah sambil mengelus pipi Elyon.
" Bik... Bik inah boleh yah... kasih in kunci itu buat Elyon? " Tanya Elyon.
" Bik... Elyon mohon... Elyon selalu bingung... dan selalu di hantui mimpi - mimpi yang entah itu ingatan siapa? pasti semua jawaban yang Elyon butuhkan, pasti ada di ruangan itu Bik..." Kata Elyon lagi.
" Bik... Elyon mohon sama Bibik... izinin Elyon buat liat ruangan MEMORY E♥️E itu Bik... Elyon mohon... " Kata Elyon memohon pada Bik Inah.
" Apa ini waktu yang tepat untuk memberikan kunci itu pada Tuan Muda? Tapi kalo Tuan Muda melihat ruangan itu pasti Tuan Muda akan memaksa untuk mengingat kenangan masa lalu itu, aku ngak mau kejadian itu terulang kembali dan membuat kesehatan Tuan Muda drop seperti dulu lagi... " Kata Bik Inah dengan bingung.
__ADS_1
" Bik kok malah ngelamun sih... Elyon mohon sama Bibik buat beri in kunci itu sama Elyon... Bik... " Mohon Elyon lagi.
" A-ah... maaf tuan muda Bibik tadi kurang fokus tadi..." Kata Bik Inah dengan gugup nya.
" Hmm... jadi gimana Bik...? Bibik pasti beri in kunci itu buat Elyon kan...? " Kata Elyon pada Bik Inah.
" Sepertinya ini waktu yang tepat... apalagi Tuan Muda sudah bertemu dengan Nona Ellena lagi... dan akan segera menikah, sepertinya ini waktu yang tepat... " Batin Bik Inah lagi.
" Kok malah ngelamun lagi sih... Bik... tolong jawab pertanyaan Elyon tadi Bik... " Kata Elyon dengan sedikit lesu.
" Baiklah... Tuan Muda... saya akan berikan kunci ruangan itu kepadaTuan Muda... " Jawab Bik Inah.
" Semoga ini adalah keputusan yang tepat... Semoga... " Batin Bik Inah lagi.
" Bibik... beneran... beri in kunci itu buat Elyon? makasih... Bik... makasih... dengan Bibik kasih kunci itu... Elyon bakal nemu in jawaban yang Elyon perlukan... makasih... " Kata Elyon dengan senang.
" Iyah... Tuan Muda sama - sama... ya sudah saya pergi ambil kuncinya dulu di kamar saya yah... Tuan Muda... " Pamit Bik Inah pada Elyon.
" Iyah... saya tunggu disini... " Jawab Elyon.
" Ya sudah... permisi dulu yah... Tuan Muda... " Kata Bik Inah sambil pergi menuju kamarnya itu.
Setelah Bik Inah sampai di kamarnya, Bik Inah pun mengambil kunci ruangan MEMORY E♥️E yang di inginkan oleh Elyon tadi.
Setelah itu Bik Inah pun pergi ke ruang tamu lagi dan memberikan kunci itu pada Majikan nya yang sudah dia anggap anaknya sendiri itu.
" Ini Tuan Muda... kuncinya... " Kata Bik Inah sambil memberikan kunci itu pada Elyon.
" makasih...Bik... Makasih... " Kata Elyon senang sambil mengambil kunci yang di berikan Bik Inah tadi.
" Iyah... Tuan Muda... memang sudah seharusnya anda mengetahui ruangan tersebut... " Kata Bik Inah dengan memasang senyum yang bahagia.
" Makasih... Bik sekali lagi... " Kata Elyon yang sedang senang itu.
Elyon pun langsung berlari untuk pergi menuju ke ruangan MEMORY E♥️E itu dan meninggalkan Bik Inah yang masih ada di ruang tamu itu.
"Semoga jawaban yang di cari Tuan Muda bisa Tuan Muda temukan di ruangan itu... Semoga..." Batin Bik Inah sambil tersenyum bahagia sambil melihat Elyon yang sudah tak sabar untuk membuka ruangan itu.
Setelah Elyon sampai di depan pintu ruangan itu.
" Semoga Jawaban yang gw butuhkan ada di ruangan ini... Hupmh... Elyon lo harus tenang..." Kata Elyon yang jantungnya sudah maraton itu.
" Kenapa jantungku berdetak dengan kencang yah... Hupmh... semoga... gw bisa dapet jawaban itu disini " Batin Elyon sambil memasukan kunci itu untuk membuka pintu itu.
BERSAMBUNG....
Jangan lupa like, comment, and, Vote. Yah...😊💜
__ADS_1
Annyeong...👋👋