Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi

Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi
Episode 43


__ADS_3

Para tamu pun berdansa dengan pasangan mereka dengan penuh bahagia, serta di iringi suara iringan musik yang di main kan oleh para pemain musik yang sangat terkenal yang di undang di acara resepsi pernikahan Elyon dan Ellena itu.


Setelah selesai acara tarian dansa.


" Sungguh tarian dansa yang sangat luar biasa..." Puji Seorang MC itu.


" Dan mari kita mulai acara selanjutnya yaitu pemotongan kue pernikahan untuk merayakan hari yang bahagia ini yang telah mengikat kedua pasangan pengantin ini dengan ikatan pernikahan yang suci ini... " Kata Seorang MC itu lagi.


Kemudian datang lah seorang pelayan wanita yang sedang mendorong sebuah troli yang di atasnya terdapat kue yang berukuran besar yang di taburi cream berwarna ungu itu.


Pelayan perempuan itu pun mendorong troli itu ke arah Ellena dan Elyon.



Setelah itu, Ellena dan Elyon pun memegang pisau kue dan memotong kue tersebut.


Dan para tamu pun bertepuk tangan dengan bahagia.


PROK... PROK... PROK...


Suara tepuk tangan.


Elyon dan Ellena pun saling menyuapi satu sama lain. Setelah itu, mereka pun menyuapi orang tua mereka.


" Semoga pernikahan kalian langgeng terus sampai maut memisahkan... " Kata Mama Emely pada Ellena dan Elyon.


" Aminnn... " Kata Elyon dan Ellena secara bersamaan.


Setelah itu, Ellena pun menyuapi kue untuk Kakak nya dan juga calon Kakak iparnya itu.


" Cepet nyusul yah... " Goda Ellena sambil menyuapi Kakaknya itu.


" Tunggu ajah... " Kata Ellen pada adik kesayangannya itu.


" Bahagia lah... " Kata Ellen sambil mengelus kepala adik kesayangannya itu yang sudah sah menjadi istri dari teman baiknya itu.


" Pasti... " Kata Ellena sambil mencolek kan cream kue itu, ke wajah Ellen.


" Hahaha.... " Tawa lucu Ellena.


" Dasar ke kanak - kanakan... " Kata Ellen sambil mengusap pipinya yang di colek dengan cream oleh Ellena itu.


" Biarin Wlekkk... " Kata Ellena sambil menjulurkan lidahnya ke arah Kakaknya itu.


" Ellena kan udah jadi seorang istri harus di jaga kelakuannya, Ellena bukan anak kecil lagi sekarang... " Kata Papa Erlando.


" Kan Ellena manja cumak sama Kakak doang kok... " Kata Ellena sambil sedikit memajukan bibirnya ke depan itu.


" Iyah... kan Kak Ellen... " Kata Ellena sambil memeluk lengan tangan Kakaknya itu.


Ellen pun hanya mengelengkan sedikit kepalnya karena tingkah Ellena yang masih selalu manja pada nya itu.


Begitu juga dengan Elyon yang hanya tersenyum kecil saat melihat istrinya itu sedang manja dengan Kakak iparnya itu atau Kakaknya Ellena.


" Dasar Ellena... " Batin Elyon sambil menghela nafas pasrah sambil tersenyum kecil.


Para tamu undangan pun sekarang sedang menikmati hidangan yang sudah di sajikan di acara tersebut.


Beberapa menit kemudian, MC pun mengumumkan acara selanjut untuk acara resepsi pernikahan Elyon dan Ellena itu.


" Setelah acara pemotongan kue... mari kita dengarkan suara nyanyian dari para penyanyi yang terkenal yang telah kami undang di acara resepsi pernikahan malam ini.


Mereka pun mendengarkan suara nyanyian dati para penyanyi ternama yang telah di undang di acara resepsi pernikahan Elyon dan Ellena itu.


" Ngak ada yang mau nyanyi nih... di antara kita... " Kata Ellina.


" Kamu ajah Yank... " Saran Gerio pada Ellina.


" Ngak ah... gw ngak bisa nyanyi suara gw fales" Kata Ellina.


" Walaupun fales tapi tetep bagus kok kalo aku yang denger... " Kata Gerio yang sedang menggombali Ellina itu.


" Uhh... so sweat... " Kata Ellina dengan muka yang imut.


" UWEKK... " Suara Sherly, Ellena, dan Kanaya bersamaan.


" Dasar tukang bucin... " Kata Kanaya dan Sherly bersamaan.


" Bodoamat... " Kata Gerio dan Ellina yang sedang berpelukan itu.


" Kalian itu emang cocok... " Kata Ellena pada Gerio dan Ellina.


" Emang... " Kata Gerio dan Ellina secara bersamaan.


Ellena pun hanya tersenyum kecil saja melihat Gerio fan Ellina yang sedang mabuk cinta itu.


" Kadi sekarang yang nyanyi siapa... " Kata Ellina.


" Gw ajah... gimana... " Kata Kanaya.


Teman - teman Ellena dan Elyon pun melihat ke arah Kanaya dengan muka yang serius.


" Kenapa kok kalian ngelihatin gw kayak gituh...? " Tanya Kanaya dengan benar.


" Lo bisa nyanyi...? " Tanya Ellena dengan penasaran.


" Ya bisalah... " Jawab Kanaya dengan santai.


" Mending lo ngak usah nyanyi deh... Kanaya... gw kan ngak pernah tau lo bisa nyanyi... mending ngak usah deh yah Kanaya... " Kata Ellina.


" Ngak pokoknya gw mau nyanyi titik... " Kata Kanaya langsung pergi ke arah panggung dengan penuh percaya diri dan meninggalkan teman - temannya itu.


" Ehh... kok malah pergi sih... " Kata Ellina.


" Argara... henti in Kanya dong... masak dia mau nyanyi... gw kan ngak pernah tau kalo dia bisa nyanyi... nanti kalo terjadi apa - apa gimana...?" Kata Ellina pada Argara.


" Percaya ajah... sama dia... " Kata Argara dengan tersenyum sambil melihat punggung Kanaya yang pergi menuju ke arah panggung itu.


" Dia tau apa yang dia lakukan... " Kata Argara yang masih tersenyum sambil melihat Kanaya yang sudah ada di atas panggung itu.


" Tapi kan... " Kata Ellina terpotong.


" Percaya ajah sama Kanaya Ellina... walaupun kita ngak pernah tau dia nyanyi... tapi belum tentu dia ngak bisa nyanyi kan... " Kata Ellena.


" Iyah... sih... " Kata Ellina.


Sedangkan Kanaya yang sudah berdiri di atas panggung.

__ADS_1


Kanaya pun membisikan sesuatu pada MC itu dan MC itu pun hanya menggunakan kepalanya tanda mengerti.


" Setelah kita mendengar nyanyian dari para penyanyi yang kami undang... mari kita dengarkan nyanyian dari seorang tamu undangan yang ingin menyumbangkan suara untuk kita pada malam hari ini..." Kata MC itu.


" Inilah... Kanaya Willson... " Kata MC itu.


Musik pun di putar dan Kanya pun sudah siap dengan Microfonth di tangan nya itu.


Kanya pun menghela nafasnya untuk menghilangkan kegugupannya itu dan tersenyum ke arah para tamu terutama pada Argara yang sedang melihatnya dengan senyum manisnya itu.


" Lagu ini ku persembahkan untuk orang yang sepesial dalam hidupku... " Kata Kanaya sambil tersenyum manis ke arah Argara.


Dan Argara pun juga termanis pada Kanaya yang sedang tersenyum manis ke arahnya itu.


Setelah itu Kanaya pun mulai bernyanyi dengan suara yang sangat indah dan merdu.


Tak pernah terbayang bila tak bersamamu


Siang hari bagai malam


Bah langit pun jadi kelam


Hati tak menentu...


Hanya denganmu buatku mencinta


Tak peduli kata orang


Bila banyak yang menentang


Ku tetap denganmu...


Mulai hari ini hanya satu kamu di hati


Tak akan bisa berganti


Walau datang banyak hati


Kamulah milikku... 2× .


Lirik lagu Milikku ( ost. Mariposa )


Semua orang pun bertepuk tangan, setelah mendengarkan nyanyian dari Kanaya yang sangat merdu dan indah itu.


PROK... PROK... PROK...


Suara tepuk tangan.


Terutama Argara yang sejak tadi tersenyum mendengar suara Kanaya yang sedang bernyanyi dengan indah dan merdu itu.


Kanya pun tersenyum manis kepada para tamu yang senang dengan nyanyiannya itu dan tak lupa Kanaya mengucapkan terima kasih untuk para tamu yang terhibur dengan nyanyiannya tadi.


" Terima kasih... " Kata Kanya sambil tersenyum manis ke arah para tamu yang terhibur dengan nyanyiannya itu.


Lalu Kanaya pun turun dari panggung dan pergi menuju ke arah teman - temannya itu.


" Wahh... gw ngak tau kalo lo bisa nyanyi dengan merdu kayak gituh... fantastic... Kanaya... " Kata Ellina sambil bertepuk tangan.


PROK... PROK... PROK...


Suara tepuk tangan.


" Pasti... tentang tadi... sorry gw ngak percaya sama lo... " Kata Ellina sambil sedikit menundukkan kepalanya.


" Ngak papa kok... gw tau lo khawatir kan sama gw... karena gw itu demam panggung kan... jadi santai ajah... kita kan teman... " Kata Kanaya sambil merangkul Ellina.


" Iyah... " Balas Ellina sambil tersenyum bahagia.


" Gimana bagus ngak nyanyian ku...? " Tanya Kanaya pada Argara.


" Bagus... Thanks... " Balas Argara pada Kanaya sambil tersenyum bahagia.


" Ohh... jadi yang lo maksud orang sepesial dalam hidup lo itu Argara... kok baru nyadar yah... " Kata Ellina yang baru saja konek itu.


" Ya iya lah... terus siapa lagi kalo bukan Argara" Kata Kanaya sambil memeluk tangan Argara.


" Gw pikir itu gw... " Kata Ellina dengan penuh PD dan santai nya.


" PD banget lo... " Kata Kanaya dan juga Sherly.


" Ihh... kalian kenapa sih... dari tapi sewot muluk... " Kata Ellina.


" Lo yang bikin kita sewot dari tadi... " Kata Sherly dengan kesal pada Ellina yang ngak peka - peka itu.


" Terserah kalian ajah deh... gw cantik... gw diem... " Kata Ellina lagi.


Yang lainnya pun hanya bisa menghela nafas malas karena Ellina yang terlalu anehnya overdosis.


" Udah - udah ribut muluk... " Kata Ellena.


" Mending gw nyanyi ajah deh... " Kata Ellena lagi.


" Ellena beneran mau nyanyi... suara Ellena kan cempreng... " Kata Sherly sambil menggoda calon adik iparnya itu.


" Ihh... Kak Sherly... ngatain Ellena muluk deh... " Kata Ellena dengan kesal.


" Kata siapa cobak kalo suara Ellena itu cempreng, suara itu bagus tauk... lebih bagus dari Jeon Jungkook... lebih merdu dari Park Jimin... lebih indah dari Kim Taehyung dan lebih cantik dari Lisa Blackpink... " Kata Ellena dengan PD nya yang tingkat dewa itu.


" Terserah Ellena ajah... " Kata Sherly dengan muka yang malas menanggapi Ellena yang mulai PD nya tingkat dewa itu.


" Lo emang satu server sama Ellina yah... Na..." Kata Kanaya dengan malas.


" Terserah kalian... " Kata Ellena sambil berdiri dari duduk nya dan pergi menuju ke arah panggung.


" Dia beneran mau nyanyi...? " Tanya Ellina sambil melihat ke arah Ellena yang sedang pergi ke arah panggung itu.


" Biarin ajah... Ellena bisa nyanyi kok..." Kata Sherly dengan santai.


" Kata lo... dia ngak bisa nyanyi... suaranya cempreng...? Kok lo malah ngomong dia bisa nyanyi sih... " Kata Ellina dengan bingung.


" Itu kan cumak bercanda ELLINA... " Kata Sherly dengan kesal sambil menekan kata "ELLINA".


Sekarang Ellena sudah ada di atas panggung dan mengatakan sesuatu pada pada MC.


" Sekarang adalah saat yang di tunggu - tunggu yaitu kita akan mengendarakan suara nyanyian dari pengantin wanita yaitu Ellena Mizella Carion Anggara... " Kata MC itu.


" Mari kita beri tepuk tangan yang meriah... " Kata MC itu lagi.

__ADS_1


Para tamu pun bertepuk tangan dengan meriah.


PROK... PROK... PROK...


Suara tepuk tangan.


Musik pun di putar dan Ellena pun sudah siap dengan Microfonth di tangannya.


Lalu Ellena pun mulai menyanyi.


Cheoeum neol mannadeon geu sungan


Saat pertama kali aku bertemu denganmu


Sumi beokcha oreudeon gieok


Aku ingat, aku tak bernafas


Hoksi nega deureosseulkkabwa


Mungkinkah kau mendengarnya?


Deulkyeosseukkbwa maeum jorideon nal gieokhe


Aku memperhatikanmu, dan hatiku gelisah aku ingat itu


Neon cham moksoriga johasseo.


Suaramu begitu indah


Gati georeul ttae deo johasseo.


Bahkan aku bahagia saat kita berjalan bersama


Gaeurae geureol ttaega isseosseo


Aku ingat saat - saat itu


Gaseum singe saranghaesseossdeon nal isseosseo


Hari saat aku mencintaimu hingga membuatku sakit.


Neon naega maeil cheossarang


Bagiku, kau adalah cinta pertamaku setiap hari


Bomnuni odeut geureohge naneun gidaryeo


Sama seperti salju yang ku tunggu di musim semi


Seolleideon geunaldo chwihaesseossdeon geu bamdo


Di siang hari aku bergetar, di malam hari aku tak terkendali


Maeumi isanghae baram bureooi jeumimyeon


Hatiku terasa aneh, jika angin berhembus


........


Lirik lagu First Love ( ost. Extraordynari You )


Para tamu pun terpesona dengan lagu yang di nyanyikan oleh Ellena, dan mereka pun bertepuk tangan dengan meriah.


PROK... PROK... PROK....


Suara tepuk tangan.


Setelah itu, Ellena pun hanya membungkuk tubuhnya dan turun dari panggung.


Ellena pun kembali ke arah tempat pelaminan.


" Itulah... Nyanyian dari pengantin wanita kita pada malam hari ini mari kita beri tepuk tangan yang meriah... " Kata MC itu.


Dan para tamu undangan pun bertepuk tangan dengan meriah lagi.


PROK... PROK... PROK...


Suara tepuk tangan.


Ellena sekarang sudah duduk kembali di tempat pelaminan di samping Elyon.


" Chotha... " Kata Elyon.


" Gomawo... " Kata Ellena sambil tersenyum manis pada Elyon.


" Wahh... suara lo bagus Na... " Kata Kanaya.


Kan gw udah bilang suara gw itu ngak cempreng... tapi merdu dari Park Jimin, lebih indah dari Kim Taehyung, dan lebih indah... " Kata Ellena yang terpotong.


" Dari Jeon Jungkook... " Kata Ellina, Kanaya dan Sherly secara bersamaan sambil memutar bola mata mereka malas karena Ellena yang mulai mengeluarkan PD tingkat dewa nya itu.


Ellena pun tersenyum dan memperlihatkan deretan gigi putihnya itu.


Tiba - tiba Ellena memegangi perutnya, Elyon yang tak sengaja melihat Ellena yang memegangi perutnya itu pun langsung cemas.


" Kenapa perutnya? " Tanya Elyon sambil mengelus tangan Ellena yang memegangi perutnya itu.


" Baegopha... " Kata Ellena sambil mengeluarkan wajah yang imut dan mata - yang berbinar - binar.


" Laperrr... " Kata Elyon sambil tersenyum kecil.


" Ya udah aku ambilin makanan dulu.. " Kata Elyon lagi dan langsung pergi mengambilkan makanan untuk Ellena yang sedang kelaparan itu.


" Ini makanannya... " Kata Elyon yang baru saja mengambilkan sepiring makanan untuk istrinya yang sedang kelaparan itu.


" Suapin.... " Kata Ellena dengan nada yang manja.


Elyon langsung menyuapi Ellena dengan telaten.


Beberapa menit kemudian, Ellena pun sudah selesai makan dan begitu juga dengan Elyon makan satu piring bersama dengan Ellena tadi.


BERSAMBUNG....


Jangan lupa like, comment, Vote, Follow, and share. Yahh...😊💜


Annyeong....👋👋👋

__ADS_1


__ADS_2